Jasa HAKI Kelas 7 Merek Mesin Industri, Generator, Alat Otomatisasi, Robotik, dan Mesin Cetak – Memiliki merek untuk produk mesin bukan hanya soal memasang nama pada produk. Bagi produsen, distributor, maupun pemilik bisnis di bidang manufaktur, perlindungan merek menjadi bagian penting dari strategi bisnis jangka panjang. Terlebih ketika produk seperti mesin industri, generator, alat otomatisasi, robotik, dan mesin cetak mulai dipasarkan secara luas.
Dalam sistem klasifikasi merek, Kelas 7 mencakup berbagai mesin dan mesin perkakas, motor dan mesin selain untuk kendaraan darat, kopling serta komponen transmisi tertentu, hingga berbagai peralatan mekanis. Daftar resmi DJKI juga mencantumkan berbagai jenis generator, mesin cetak, robot industri, mesin otomatis, dan peralatan produksi.
Karena itu, pemilihan uraian barang ketika mengajukan pendaftaran perlu dilakukan secara cermat. Kesalahan menentukan kelas atau uraian barang dapat membuat perlindungan merek tidak sesuai dengan produk yang sebenarnya dipasarkan.
Jika Anda sedang mengembangkan merek mesin dan membutuhkan pendampingan, jasa HAKI Kelas 7 dapat membantu mulai dari pemeriksaan awal, penyusunan uraian barang, pengajuan, sampai pemantauan proses administrasi.
Apa Itu HAKI Kelas 7?
Dalam konteks merek, Kelas 7 merupakan klasifikasi untuk berbagai mesin dan mesin perkakas. Sistem klasifikasi resmi DJKI memasukkan antara lain motor dan mesin selain kendaraan darat, mesin industri, mesin cetak, generator, mesin pengolahan, serta berbagai robot dan peralatan mekanis.
Artinya, perusahaan yang menggunakan satu merek untuk produk mesin perlu memperhatikan apakah barang yang dipasarkan memang termasuk dalam cakupan Kelas 7. Contohnya, DJKI mencantumkan generator listrik, mesin cetak industri, robot industri, mesin press industri, mesin injection molding, serta berbagai mesin otomatis dalam daftar Kelas 7.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui sistem resmi DJKI. Sebelum mengajukan, pemilik usaha sebaiknya melakukan penelusuran merek dan menentukan uraian barang yang relevan.
Contoh Produk Merek HAKI Kelas 7 dan Keterangannya
1. Mesin Industri
Mesin industri merupakan salah satu kelompok produk yang sangat relevan dengan Kelas 7. Contohnya meliputi mesin produksi, mesin pemrosesan material, mesin press, mesin pengolahan, hingga mesin khusus untuk kebutuhan manufaktur.
DJKI secara resmi mencantumkan istilah seperti mesin industri untuk membersihkan pasir, mesin press industri, dan berbagai mesin industri lainnya dalam daftar Kelas 7.
Jika sebuah perusahaan menggunakan merek tertentu pada mesin produksi yang dijual kepada pelanggan industri, merek tersebut dapat dipertimbangkan untuk didaftarkan dengan uraian barang yang sesuai.
2. Generator Listrik
Generator merupakan produk yang banyak digunakan untuk menghasilkan tenaga listrik, baik untuk kebutuhan industri, komersial maupun fasilitas tertentu.
Dalam Kelas 7 terdapat berbagai uraian terkait generator, termasuk generator listrik, generator listrik untuk keadaan darurat, generator bertenaga surya, generator bertenaga angin, dan jenis generator lainnya.
Contohnya, sebuah perusahaan yang memasarkan diesel generator, gasoline generator, atau generator listrik dengan merek sendiri perlu memperhatikan perlindungan mereknya sejak awal.
3. Mesin Otomatisasi Industri
Otomatisasi semakin banyak digunakan dalam proses manufaktur untuk meningkatkan konsistensi dan efisiensi produksi. Produk yang berkaitan dengan otomatisasi dapat berupa mesin pengepakan otomatis, mesin penyortiran, sistem mekanis produksi, dan mesin otomatis lainnya.
DJKI mencantumkan berbagai mesin otomatis dalam Kelas 7, termasuk automatic packing machines for food dan sejumlah peralatan mesin untuk kebutuhan industri.
Karena produk otomatisasi biasanya memiliki nilai investasi cukup besar, merek yang digunakan sebaiknya dipertimbangkan sebagai aset kekayaan intelektual perusahaan.
4. Robot Industri
Robot industri menjadi bagian penting dari perkembangan manufaktur modern. Produk ini dapat digunakan untuk pengelasan, pengecatan, pemotongan, pemolesan, pengolahan material, hingga pekerjaan produksi tertentu.
Sistem Klasifikasi Merek DJKI mencantumkan industrial robots, robot untuk mesin dan mesin perkakas, robot pengelasan, robot pembentukan logam, robot pengerjaan kayu, serta berbagai robot industri lainnya pada Kelas 7.
Oleh karena itu, produsen robotik yang membangun merek sendiri perlu memperhatikan klasifikasi dan uraian barang ketika melakukan pendaftaran.
5. Mesin Cetak Industri
Mesin cetak tidak hanya berupa printer biasa. Dalam sektor manufaktur terdapat mesin cetak industri, mesin cetak inkjet, mesin cetak untuk kemasan, mesin cetak tekstil, dan berbagai teknologi printing untuk kebutuhan produksi.
DJKI mencantumkan industrial printing machines, industrial inkjet printing machines, label printing machines, digital printing machines, serta jenis mesin cetak lainnya dalam Kelas 7.
Pendaftaran merek membantu perusahaan membangun identitas produk sekaligus memberikan dasar perlindungan terhadap merek yang digunakan dalam kegiatan perdagangan.
6. Mesin Injection Molding
Mesin injection molding digunakan untuk membentuk berbagai produk dari bahan tertentu, terutama dalam industri manufaktur.
Dalam daftar Kelas 7 terdapat injection molding machines serta mesin injection molding untuk plastik.
Jika sebuah perusahaan memproduksi atau mendistribusikan mesin injection molding dengan merek sendiri, uraian barang perlu disesuaikan dengan produk yang benar-benar dipasarkan.
7. Mesin Las dan Robot Las
Peralatan pengelasan merupakan bagian penting dalam industri manufaktur dan konstruksi. Produk dapat berupa mesin las listrik, mesin las laser, hingga robot pengelasan.
DJKI mencantumkan mesin las listrik, mesin las laser, robot pengelasan laser, robot spot welding, robot pengelasan orbital, dan berbagai peralatan pengelasan lainnya pada Kelas 7.
Untuk perusahaan yang menggunakan merek sendiri pada produk tersebut, perlindungan merek dapat menjadi bagian dari strategi membangun reputasi produk.
8. Mesin Pengolahan Makanan Industri
Tidak semua mesin pengolah makanan masuk dalam kategori yang sama. Untuk mesin yang digunakan dalam proses produksi industri, Kelas 7 dapat mencakup berbagai peralatan mekanis pengolahan makanan.
Contohnya termasuk industrial food mixers, mesin pemotong makanan, mesin pencacah, mesin pengiris, mesin pengupas, serta mesin persiapan dan pengolahan makanan.
Produsen dapat menentukan uraian barang yang paling sesuai dengan jenis mesin dan fungsi yang dipasarkan.
9. Mesin Pengepakan dan Packaging
Industri packaging menggunakan berbagai mesin untuk mengisi, menyegel, membungkus, menyortir, dan memproses produk secara otomatis.
Kelas 7 mencakup berbagai mesin terkait pengemasan, termasuk automatic packing machines dan mesin untuk mencetak pada kemasan.
Bagi perusahaan yang memiliki merek mesin packaging sendiri, pendaftaran merek dapat membantu memberikan perlindungan terhadap identitas komersial produk tersebut.
10. Mesin Pemotong dan Mesin Perkakas
Mesin perkakas digunakan untuk berbagai aktivitas produksi, seperti pemotongan, pengeboran, penggerindaan, pembentukan logam, dan pekerjaan mekanis lainnya.
Kelas 7 mencakup sejumlah produk seperti mesin bubut untuk pengerjaan logam, mesin pemotong plasma, mesin gerinda, mesin bor, alat pemotong mekanis, dan berbagai mesin perkakas lainnya.
Pemilik merek sebaiknya memastikan uraian barang yang dipilih benar-benar menggambarkan produk yang dipasarkan agar ruang lingkup perlindungan merek lebih jelas.

Mengapa Merek Mesin Perlu Didaftarkan?
Persaingan industri membuat nama merek semakin penting. Dua perusahaan dapat menjual jenis mesin yang serupa, tetapi merek menjadi salah satu identitas yang membedakan produk di pasar.
Pendaftaran merek juga bukan sekadar formalitas. Dalam praktiknya, pemeriksaan merek mempertimbangkan persamaan dengan merek yang sudah ada. Bahkan dalam perkara banding merek, DJKI dapat mempertimbangkan hubungan jenis barang, fungsi, tujuan penggunaan, metode pembuatan, saluran distribusi, dan faktor lainnya ketika menilai keterkaitan barang.
Karena itu, sebelum mengajukan pendaftaran, pemilik bisnis sebaiknya:
- Menentukan pemilik merek secara tepat.
- Memeriksa ketersediaan atau potensi kemiripan merek.
- Menentukan Kelas 7 dan uraian barang yang relevan.
- Menyiapkan identitas serta dokumen pemohon.
- Mengajukan permohonan melalui prosedur resmi.
Cara Daftar Merek HAKI Kelas 7
Proses pendaftaran dapat dimulai dengan menentukan terlebih dahulu produk yang akan dilindungi. Jangan hanya berpatokan pada istilah umum seperti “mesin industri”, karena uraian barang perlu menggambarkan produk secara lebih spesifik.
Selanjutnya dilakukan pemeriksaan awal terhadap merek. Tahap ini penting untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya merek yang memiliki persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek yang hendak diajukan.
Secara umum, tahapan yang perlu dipersiapkan meliputi:
- Menentukan nama/logo merek.
- Menentukan pemohon atau pemilik merek.
- Menentukan Kelas 7.
- Menyusun uraian barang.
- Melakukan penelusuran merek.
- Menyiapkan dokumen permohonan.
- Mengajukan permohonan.
- Mengikuti proses pemeriksaan sesuai ketentuan DJKI.
Untuk mendapatkan pendampingan pendaftaran, Anda dapat melihat layanan Jasa Daftar Merek HAKI.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Persyaratan administrasi dapat berbeda tergantung status pemohon dan bentuk pengajuan. Namun, secara umum pemilik usaha perlu menyiapkan informasi mengenai pemohon, merek yang akan didaftarkan, serta daftar barang atau jasa yang akan dilindungi.
Dokumen dan data yang biasanya perlu dipersiapkan antara lain:
- Nama dan identitas pemohon.
- Nama atau logo merek.
- Alamat pemohon.
- Uraian barang Kelas 7.
- Informasi mengenai kepemilikan merek.
- Dokumen pendukung sesuai jenis pemohon.
- Surat atau dokumen lain apabila dipersyaratkan.
Kunci pentingnya adalah uraian barang harus disusun secara tepat, bukan sekadar menyalin istilah produk tanpa mempertimbangkan fungsi dan penggunaannya.
Berapa Biaya Daftar Merek Kelas 7?
Biaya pendaftaran merek dipengaruhi oleh ketentuan tarif resmi yang berlaku, status pemohon, serta jumlah kelas yang diajukan. Karena tarif dan ketentuan dapat berubah, sebaiknya pemohon memeriksa informasi terbaru melalui kanal resmi DJKI sebelum melakukan pembayaran.
Selain biaya resmi, apabila menggunakan jasa konsultan atau pendampingan, terdapat biaya layanan yang bergantung pada ruang lingkup pekerjaan.
Dengan demikian, pemilik usaha sebaiknya membedakan antara biaya resmi pendaftaran dan biaya jasa pendampingan.
Berapa Lama Proses Pendaftaran Merek Kelas 7?
Pendaftaran merek tidak dapat disamakan dengan proses internal jasa pendampingan. Setelah permohonan diajukan, terdapat tahapan pemeriksaan sesuai prosedur DJKI.
Karena itu, klaim “proses cepat hanya 10 hari kerja” sebaiknya dipahami sebagai target waktu pelayanan administratif atau pendampingan dari penyedia jasa, bukan jaminan bahwa DJKI menerbitkan sertifikat merek dalam 10 hari kerja.
PERMATAMAS dapat membantu mempersiapkan dokumen dan mendampingi proses administrasi sehingga pemohon lebih mudah mengikuti setiap tahapannya.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Daftar Merek Mesin
Merek produk industri memiliki uraian barang yang cukup teknis. Kesalahan kecil dalam menentukan uraian dapat membuat perlindungan tidak sesuai dengan produk yang sebenarnya.
Beberapa hal yang perlu dihindari:
- Tidak melakukan penelusuran merek terlebih dahulu.
- Salah memilih kelas.
- Uraian barang terlalu umum.
- Uraian barang tidak sesuai produk.
- Data pemohon tidak konsisten.
- Menganggap nama perusahaan otomatis sama dengan merek.
- Mengira pendaftaran merek memberikan perlindungan untuk semua jenis barang.
Untuk produk mesin, sebaiknya uraian barang ditentukan berdasarkan jenis, fungsi, dan penggunaan produk, kemudian disesuaikan dengan sistem klasifikasi yang berlaku.
Bagaimana Jika Merek Kelas 7 Ditolak?
Penolakan merek tidak selalu berarti seluruh proses harus berhenti. Pemohon perlu melihat alasan penolakan dan dokumen resmi yang diterima.
Jika terdapat dasar untuk mengajukan keberatan sesuai prosedur, pemilik merek dapat mempertimbangkan langkah hukum administratif yang tersedia. DJKI sendiri memiliki mekanisme Komisi Banding Merek, dan terdapat putusan banding yang menunjukkan bahwa suatu permohonan dapat dipertimbangkan kembali berdasarkan alasan dan bukti yang diajukan.
Untuk kebutuhan tersebut, layanan Jasa Banding Merek HAKI dapat menjadi pilihan pendampingan administratif.
Pengalihan dan Perpanjangan Merek Kelas 7
Merek yang sudah terdaftar dapat menjadi aset bisnis. Dalam kondisi tertentu, kepemilikan merek dapat mengalami perubahan, misalnya karena pengalihan hak.
Untuk kebutuhan tersebut, tersedia layanan Jasa Pengalihan Merek HAKI.
Selain itu, pemilik merek juga perlu memperhatikan masa perlindungan dan prosedur perpanjangan. Informasi layanan dapat dilihat melalui Jasa Perpanjangan Merek HAKI.
Keunggulan Layanan PERMATAMAS
Bagi pelaku usaha yang ingin mendaftarkan merek mesin, pendampingan dapat membantu mengurangi kesalahan administratif dan mempermudah persiapan dokumen.
Keunggulan layanan yang ditawarkan:
- Proses cepat: target pendampingan hingga 10 hari kerja.
- Berpengalaman: sejak tahun 2011.
- Terpercaya: pengalaman menangani lebih dari 2.000 izin edar.
- Aman & resmi: proses diarahkan melalui sistem dan prosedur resmi yang berlaku.
- Garansi: klaim pengembalian dana 100% sesuai syarat dan ketentuan layanan.
Khusus poin pengalaman, angka +2.000 izin edar merupakan pengalaman layanan perusahaan pada pengurusan perizinan, bukan jumlah merek Kelas 7 yang diterbitkan DJKI.
Kesimpulan
Merek Kelas 7 relevan bagi banyak bisnis yang bergerak di bidang mesin industri, generator, otomatisasi, robotik, mesin cetak, mesin packaging, mesin pengolahan, mesin perkakas, dan berbagai peralatan mekanis lainnya. Sistem klasifikasi resmi DJKI memang mencantumkan berbagai produk tersebut dalam Kelas 7.
Pendaftaran merek sebaiknya tidak hanya berfokus pada nama yang menarik, tetapi juga pada penelusuran merek, klasifikasi, uraian barang, dokumen, serta kesesuaian produk dengan perlindungan yang dimohonkan.
Jika membutuhkan pendampingan, PERMATAMAS dapat membantu proses persiapan dan pengurusan merek Kelas 7 secara lebih terarah, mulai dari konsultasi hingga proses administrasi.
KONSULTASI GRATIS
FAQ HAKI Kelas 7
1. Apa itu merek HAKI Kelas 7?
Kelas 7 adalah klasifikasi merek yang mencakup berbagai mesin, mesin perkakas, motor dan mesin tertentu, generator, robot industri, serta berbagai peralatan mekanis.
2. Apakah generator masuk Kelas 7?
Ya. Sistem klasifikasi DJKI mencantumkan berbagai jenis generator listrik dalam Kelas 7.
3. Apakah robot industri masuk Kelas 7?
Ya. Berbagai jenis robot industri tercantum dalam Kelas 7, termasuk robot pengelasan, pembentukan material, dan robot untuk mesin perkakas.
4. Apakah mesin cetak masuk Kelas 7?
Berbagai jenis mesin cetak industri, inkjet, label printing, dan mesin cetak lainnya tercantum dalam Kelas 7.
5. Apakah satu merek bisa digunakan untuk beberapa produk?
Bisa, tetapi uraian barang yang diajukan harus sesuai dengan produk yang ingin dilindungi dan ketentuan klasifikasi yang berlaku.
6. Apakah mesin otomatisasi dapat didaftarkan di Kelas 7?
Banyak jenis mesin otomatisasi dan peralatan mekanis dapat masuk Kelas 7, tergantung jenis dan fungsi produknya.
7. Apakah perlu melakukan pengecekan merek sebelum mendaftar?
Sangat disarankan agar pemohon dapat mengetahui potensi persamaan dengan merek yang telah diajukan atau terdaftar sebelumnya.
8. Apakah merek yang ditolak bisa diajukan banding?
Tersedia mekanisme banding merek sesuai ketentuan yang berlaku, dengan alasan dan persyaratan yang harus dipenuhi.
9. Apakah merek Kelas 7 bisa dialihkan?
Hak atas merek dapat dialihkan sesuai ketentuan hukum dan prosedur administrasi yang berlaku.
10. Mengapa menggunakan jasa pengurusan merek?
Pendampingan dapat membantu dalam penelusuran awal, pemilihan kelas, penyusunan uraian barang, persiapan dokumen, dan pemantauan proses administrasi.
