Berapa Lama Proses Daftar Merek HAKI Kelas 42 Sampai Terdaftar DJKI – Bagi pemilik software house, konsultan IT, developer aplikasi, startup teknologi, SaaS, perusahaan cybersecurity, maupun bisnis digital, pertanyaan tentang berapa lama proses daftar merek HAKI Kelas 42 sampai terdaftar DJKI sangat penting.
Apalagi jika nama brand sudah digunakan untuk website, aplikasi, proposal, kontrak kerja sama, media sosial, hingga pemasaran. Semakin besar bisnis berkembang, semakin penting memastikan status merek dan proses perlindungannya.
Kabar baiknya, proses pendaftaran merek di Indonesia pada 2026 telah dipercepat. DJKI menyampaikan bahwa proses pendaftaran merek dapat diselesaikan maksimal 6 bulan apabila permohonan tidak mengalami kendala. Sementara itu, berdasarkan Permenkum Nomor 5 Tahun 2026, pemeriksaan formalitas berlangsung 15 hari kerja, kemudian permohonan diumumkan selama 2 bulan sebelum masuk pemeriksaan substantif.
Jadi, apabila Anda menemukan penawaran jasa dengan istilah “10 hari kerja”, penting memahami bahwa angka tersebut dapat merujuk pada target proses layanan atau pendampingan, bukan jaminan sertifikat merek terbit dalam 10 hari.
Berapa Lama Pendaftaran Merek Kelas 42 Sampai Terdaftar?
Secara umum, DJKI pada 2026 menyebut penyelesaian pendaftaran merek dapat mencapai maksimal 6 bulan apabila tidak mengalami kendala.
Berdasarkan penjelasan DJKI mengenai Permenkum Nomor 5 Tahun 2026, alur utamanya meliputi pemeriksaan formalitas selama 15 hari kerja, pengumuman selama 2 bulan, kemudian pemeriksaan substantif. Pemeriksaan substantif yang sebelumnya dapat berlangsung sampai 150 hari kini dipangkas menjadi 30 hari, dan dapat mencapai maksimal 90 hari kalender apabila terdapat usul tolak.
Gambaran sederhananya:
- Pengajuan permohonan
- Pemeriksaan formalitas – 15 hari kerja
- Masa pengumuman – 2 bulan
- Pemeriksaan substantif
- Keputusan pendaftaran atau tahapan penolakan
- Penerbitan sertifikat secara elektronik apabila disetujui
Karena itu, Kelas 42 tidak memiliki waktu khusus yang berbeda hanya karena bidangnya software atau IT. Durasi lebih dipengaruhi oleh tahapan pemeriksaan dan kondisi permohonannya.
Apakah Bisa Selesai Hanya 10 Hari Kerja?
Ini adalah pertanyaan yang sering muncul ketika pemilik software house mencari jasa pendaftaran merek.
10 hari kerja dapat digunakan sebagai target proses layanan atau pendampingan tertentu, tetapi bukan berarti merek sudah terdaftar DJKI dalam 10 hari.
Jika sebuah jasa membantu menyiapkan data, melakukan pemeriksaan awal, menyusun uraian jasa, dan mengajukan permohonan dalam 10 hari kerja, pekerjaan tersebut berbeda dengan keseluruhan pemeriksaan yang dilakukan DJKI.
DJKI sendiri menjelaskan bahwa setelah pengajuan masih terdapat tahapan formalitas, pengumuman, dan pemeriksaan substantif.
Karena itu, pemilik bisnis perlu membedakan:
| Tahapan | Perkiraan/Ketentuan |
|---|---|
| Persiapan dan pendampingan | Tergantung penyedia layanan dan kelengkapan dokumen |
| Pemeriksaan formalitas | 15 hari kerja |
| Pengumuman | 2 bulan |
| Pemeriksaan substantif | 30 hari, maksimal 90 hari kalender apabila terdapat usul tolak |
| Keseluruhan proses | DJKI menyebut maksimal 6 bulan apabila tidak mengalami kendala |
Mengapa Proses Daftar Merek Kelas 42 Tidak Langsung Terbit?
Pendaftaran merek bukan hanya proses memasukkan nama ke sistem. Merek harus melalui pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.
DJKI melakukan pemeriksaan substantif yang mencakup penelusuran, analisis, dan penyusunan usulan pendaftaran atau penolakan.
Hal ini penting karena nama software house atau brand IT yang ingin didaftarkan perlu diperiksa dari berbagai aspek, termasuk kemungkinan adanya persoalan dengan merek lain.
Beberapa hal yang dapat memengaruhi perjalanan permohonan antara lain:
- kelengkapan data;
- ketepatan kelas;
- uraian jasa;
- hasil pemeriksaan merek;
- adanya keberatan;
- adanya usul penolakan;
- tanggapan pemohon terhadap tahapan pemeriksaan.
Dengan kata lain, cepat mengajukan bukan berarti otomatis cepat terdaftar.
Mengapa Kelas 42 Penting untuk Software House?
Kelas 42 berkaitan dengan berbagai jasa di bidang teknologi, termasuk layanan pemrograman dan pengembangan perangkat lunak.
Bagi perusahaan teknologi, pemilihan kelas harus disesuaikan dengan jasa yang benar-benar ditawarkan, bukan hanya berdasarkan nama perusahaan.
Misalnya:
- Software house;
- Pengembangan aplikasi;
- Konsultan IT;
- Pengembangan website;
- SaaS;
- Cloud computing;
- Cybersecurity;
- Pemeliharaan software;
- Integrasi sistem;
- Pengembangan teknologi AI.
Karena itu, sebelum mengajukan merek, pemilik usaha sebaiknya melakukan pemeriksaan terhadap nama merek sekaligus uraian jasa.
Untuk informasi kekayaan intelektual dan layanan resmi, Anda dapat mengakses DJKI.

Contoh Jasa Kelas 42 dan Keterangannya
Berikut contoh bisnis atau layanan teknologi yang dapat berkaitan dengan Kelas 42. Penentuan uraian akhirnya tetap harus disesuaikan dengan kegiatan usaha yang sebenarnya.
1. Software House
Software house menyediakan jasa pembuatan atau pengembangan perangkat lunak untuk klien.
Keterangan:
Aktivitas pemrograman dan pengembangan software dapat berkaitan dengan Kelas 42.
2. Konsultan IT
Perusahaan memberikan konsultasi mengenai sistem teknologi informasi, transformasi digital, maupun solusi IT.
Keterangan:
Jenis konsultasi teknologi informasi dapat termasuk layanan Kelas 42 sesuai uraian jasa yang digunakan.
3. Pengembangan Aplikasi Mobile
Perusahaan mengembangkan aplikasi Android, iOS, atau aplikasi mobile lainnya.
Keterangan:
Jasa pengembangan aplikasi dapat dikaitkan dengan Kelas 42 sesuai bentuk layanan yang ditawarkan.
4. Pengembangan Website
Perusahaan menyediakan jasa desain dan pengembangan website.
Keterangan:
Jasa pengembangan website merupakan salah satu aktivitas teknologi yang dapat berkaitan dengan Kelas 42.
5. SaaS
Perusahaan menyediakan software yang digunakan pelanggan melalui internet.
Keterangan:
SaaS merupakan salah satu bentuk layanan teknologi yang dapat menggunakan Kelas 42.
6. Cybersecurity
Perusahaan menyediakan layanan keamanan sistem, jaringan, atau perangkat lunak.
Keterangan:
Jasa teknologi keamanan dapat berkaitan dengan Kelas 42 sesuai uraian jasa.
7. Cloud Computing
Perusahaan menyediakan layanan komputasi berbasis cloud.
Keterangan:
Layanan teknologi berbasis cloud dapat memiliki uraian jasa yang berkaitan dengan Kelas 42.
8. Maintenance Software
Perusahaan menangani pemeliharaan, perbaikan, pembaruan, dan pengembangan software.
Keterangan:
Pemeliharaan perangkat lunak termasuk salah satu aktivitas yang berkaitan dengan Kelas 42.
9. Integrasi Sistem
Perusahaan membantu menghubungkan beberapa sistem software agar dapat bekerja secara terintegrasi.
Keterangan:
Integrasi dan pengembangan sistem dapat termasuk dalam layanan teknologi Kelas 42.
10. Pengembangan Teknologi AI
Perusahaan mengembangkan solusi software berbasis artificial intelligence atau machine learning.
Keterangan:
Pengembangan teknologi AI dapat berkaitan dengan Kelas 42, tergantung karakter layanan yang ditawarkan.
Tahapan Daftar Merek HAKI Kelas 42
Sebelum mengajukan merek, persiapan yang baik dapat membantu mengurangi kesalahan administratif.
1. Menentukan Nama Merek
Tentukan nama atau logo yang akan digunakan untuk membedakan jasa perusahaan.
2. Melakukan Penelusuran Awal
Pemeriksaan awal penting untuk melihat apakah terdapat merek yang memiliki persamaan atau kemiripan yang perlu diperhatikan.
3. Menentukan Kelas
Untuk jasa teknologi, Kelas 42 dapat relevan, tetapi tetap harus disesuaikan dengan jenis jasa yang sebenarnya.
4. Menyiapkan Uraian Jasa
Uraian jasa harus menggambarkan layanan yang benar-benar ditawarkan perusahaan.
5. Menyiapkan Data Pemohon
Data pemohon dan dokumen yang diperlukan perlu diperiksa sebelum pengajuan.
6. Mengajukan Permohonan
Permohonan diajukan melalui sistem pendaftaran merek yang tersedia.
7. Pemeriksaan Formalitas
DJKI melakukan pemeriksaan formalitas dalam tahapan awal. Berdasarkan informasi DJKI terkait Permenkum 5/2026, tahap ini berlangsung 15 hari kerja.
8. Pengumuman
Setelah memenuhi tahapan formalitas, permohonan diumumkan selama dua bulan.
9. Pemeriksaan Substantif
Merek kemudian diperiksa secara substantif. DJKI menyebut durasinya 30 hari dan dapat mencapai maksimal 90 hari kalender apabila terdapat usul tolak.
10. Pendaftaran dan Sertifikat
Apabila permohonan memenuhi ketentuan, merek didaftarkan dan sertifikat elektronik diterbitkan sesuai mekanisme yang berlaku.
Faktor yang Bisa Membuat Proses Lebih Lama
Walaupun DJKI menyebut proses dapat selesai maksimal enam bulan apabila tidak mengalami kendala, setiap permohonan memiliki kondisi yang berbeda.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Dokumen tidak lengkap
- Data pemohon tidak sesuai
- Uraian jasa kurang tepat
- Ada keberatan dari pihak lain
- Terdapat usul penolakan
- Pemohon perlu memberikan tanggapan
- Permohonan memiliki persoalan substantif tertentu
DJKI juga menjelaskan bahwa apabila terdapat usul penolakan, pemohon diberikan waktu 30 hari kerja untuk menyampaikan tanggapan secara elektronik.
Inilah sebabnya tidak tepat menjanjikan bahwa setiap merek Kelas 42 pasti terdaftar dalam jumlah hari tertentu.
Berapa Biaya Daftar Merek Kelas 42?
Selain waktu, biaya juga menjadi pertanyaan penting bagi software house dan konsultan IT.
Halaman biaya DJKI mencantumkan tarif pendaftaran merek sebesar Rp2.800.000 per kelas untuk pemohon umum dan Rp500.000 per kelas untuk usaha mikro/usaha kecil serta kategori tertentu yang tercantum dalam ketentuan DJKI.
Jika menggunakan jasa pendampingan, biaya jasa profesional merupakan komponen terpisah dan bergantung pada ruang lingkup layanan.
Karena tarif pemerintah dapat berubah, pemohon sebaiknya selalu mengecek informasi terbaru melalui kanal resmi DJKI sebelum melakukan pembayaran.
Keunggulan Layanan PERMATAMAS
Bagi Anda yang membutuhkan pendampingan pendaftaran merek Kelas 42, PERMATAMAS menawarkan beberapa keunggulan layanan:
Proses Cepat — Target 10 Hari Kerja
Persiapan dan proses layanan ditargetkan hingga 10 hari kerja, sesuai kelengkapan dokumen dan ruang lingkup layanan.
Perlu diperhatikan: target tersebut bukan jaminan bahwa merek sudah terdaftar DJKI dalam 10 hari.
Berpengalaman Sejak 2011
PERMATAMAS telah berpengalaman membantu kebutuhan administrasi dan perizinan sejak tahun 2011.
Terpercaya — +2.000 Izin Edar Terbit
PERMATAMAS menyebut telah membantu proses hingga lebih dari 2.000 izin edar terbit. Angka tersebut merupakan pengalaman layanan perizinan secara keseluruhan, bukan klaim jumlah pendaftaran merek Kelas 42.
Aman & Resmi
Untuk layanan merek, proses pendampingan dilakukan dengan mengacu pada prosedur resmi DJKI.
Klaim “terdaftar sistem Kemenkes RI” sebaiknya dipahami sebagai bagian dari layanan/perizinan kesehatan dan bukan berarti jasa pendaftaran merek merupakan layanan resmi Kemenkes, karena pendaftaran merek berada di ranah DJKI.
Garansi 100% Uang Kembali
Tersedia garansi 100% uang kembali sesuai syarat dan ketentuan layanan yang berlaku.
Jasa Daftar Merek HAKI Kelas 42
Jika Anda ingin mendaftarkan brand software house, konsultan IT, aplikasi, SaaS, atau bisnis teknologi, persiapan sejak awal dapat membantu proses menjadi lebih terstruktur.
PERMATAMAS dapat membantu dalam:
- pemeriksaan awal nama merek;
- analisis kebutuhan Kelas 42;
- pemeriksaan uraian jasa;
- persiapan data;
- pendampingan pengajuan;
- pemantauan proses;
- pendampingan terhadap tahapan lanjutan sesuai kebutuhan.
Anda dapat melihat layanan Jasa Daftar Merek HAKI untuk informasi lebih lanjut.
Bagaimana Jika Merek Kelas 42 Ditolak?
Tidak semua permohonan otomatis disetujui. Apabila terdapat usul penolakan, pemohon memiliki mekanisme untuk memberikan tanggapan sesuai ketentuan.
DJKI menyebut pemohon diberikan waktu 30 hari kerja untuk menyampaikan tanggapan atas usul penolakan.
Apabila diperlukan, Anda dapat mempelajari layanan Jasa Banding Merek HAKI.
Namun, jasa pendampingan tidak dapat menjamin suatu merek pasti diterima karena keputusan tetap berada pada otoritas yang berwenang.
Bagaimana Jika Merek Sudah Terdaftar tetapi Berpindah Pemilik?
Dalam perkembangan bisnis, merek dapat menjadi bagian dari transaksi atau restrukturisasi perusahaan.
Misalnya:
- akuisisi perusahaan;
- pengalihan aset;
- perubahan kepemilikan;
- restrukturisasi bisnis;
- transaksi kekayaan intelektual.
Untuk kebutuhan administrasi tersebut, tersedia Jasa Pengalihan Merek HAKI.
Jangan Lupakan Perpanjangan Merek Kelas 42
Setelah merek terdaftar, pemilik juga perlu memperhatikan masa perlindungannya. DJKI menjelaskan bahwa perlindungan merek dapat diperpanjang untuk 10 tahun lagi, dan permohonan perpanjangan dapat dilakukan enam bulan sebelum masa perlindungan berakhir.
Untuk membantu pengelolaan tersebut, tersedia Jasa Perpanjangan Merek HAKI.
Kapan Sebaiknya Mendaftarkan Merek Software House?
Tidak perlu menunggu sampai bisnis menjadi besar untuk mulai memikirkan merek.
Beberapa kondisi yang dapat menjadi pertimbangan:
- Brand sudah digunakan secara komersial.
- Website sudah menggunakan nama tersebut.
- Aplikasi sudah dipasarkan dengan brand tersebut.
- Klien mulai mengenal perusahaan berdasarkan nama brand.
- Perusahaan berencana melakukan ekspansi.
- Brand akan digunakan untuk jangka panjang.
Semakin banyak investasi perusahaan terhadap sebuah brand, semakin penting memastikan aspek mereknya dikelola dengan baik.
Kesimpulan
Berapa lama proses daftar merek HAKI Kelas 42 sampai terdaftar DJKI?
Untuk kondisi permohonan yang tidak mengalami kendala, DJKI pada 2026 menyatakan proses pendaftaran merek dapat diselesaikan maksimal sekitar 6 bulan. Tahapan baru mencakup pemeriksaan formalitas 15 hari kerja, pengumuman selama dua bulan, kemudian pemeriksaan substantif.
Jadi, 10 hari kerja tidak dapat dijadikan sebagai waktu pasti sertifikat merek terbit. Jika ada penyedia jasa yang menawarkan proses 10 hari kerja, pastikan yang dimaksud adalah target pekerjaan atau pendampingan, bukan jaminan pendaftaran selesai dalam 10 hari.
Untuk bisnis software, aplikasi, konsultan IT, SaaS, cybersecurity, dan berbagai layanan teknologi lainnya, Kelas 42 dapat menjadi kelas yang relevan sesuai jenis jasa yang ditawarkan.
Jika Anda ingin mempersiapkan pendaftaran secara lebih terstruktur, Anda dapat menggunakan layanan Jasa Daftar Merek HAKI PERMATAMAS atau memeriksa informasi resmi melalui DJKI.
KONSULTASI GRATIS
FAQ Berapa Lama Daftar Merek Kelas 42
1. Berapa lama daftar merek Kelas 42?
DJKI menyatakan proses pendaftaran merek dapat selesai maksimal sekitar 6 bulan apabila tidak mengalami kendala.
2. Apakah merek bisa terdaftar dalam 10 hari kerja?
10 hari kerja dapat menjadi target layanan pendampingan, tetapi bukan jaminan sertifikat merek terbit dalam 10 hari.
3. Berapa lama pemeriksaan formalitas?
Berdasarkan penjelasan DJKI mengenai Permenkum 5/2026, pemeriksaan formalitas berlangsung 15 hari kerja.
4. Berapa lama masa pengumuman?
Masa pengumuman permohonan berlangsung 2 bulan.
5. Berapa lama pemeriksaan substantif?
DJKI menjelaskan pemeriksaan substantif berlangsung 30 hari, dan dapat mencapai maksimal 90 hari kalender apabila terdapat usul tolak.
6. Apakah Kelas 42 khusus untuk software?
Tidak hanya software. Kelas 42 mencakup berbagai jasa ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan cakupan yang perlu disesuaikan dengan layanan sebenarnya.
7. Berapa biaya pendaftaran Kelas 42?
Tarif yang tercantum pada halaman DJKI adalah Rp2.800.000 per kelas untuk umum dan Rp500.000 per kelas untuk UMK/kategori tertentu yang memenuhi ketentuan.
8. Apa yang membuat proses lebih lama?
Antara lain kelengkapan administrasi, keberatan, usul penolakan, dan kebutuhan memberikan tanggapan.
9. Apakah merek yang mendapat usul tolak masih bisa ditanggapi?
Ya, DJKI menjelaskan pemohon memiliki waktu 30 hari kerja untuk menyampaikan tanggapan atas usul penolakan.
10. Setelah merek terdaftar apakah harus diperpanjang?
Ya. Perlindungan merek dapat diperpanjang untuk 10 tahun berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.
