Berapa Lama Proses Daftar Merek HAKI Kelas 44 Sampai Terdaftar DJKI – Bagi pemilik klinik, salon kecantikan, spa, layanan kesehatan, perawatan tubuh, fisioterapi, hingga jasa kecantikan, merek bukan sekadar nama usaha. Merek menjadi identitas yang membedakan layanan dari kompetitor sekaligus aset bisnis yang dapat dikembangkan dalam jangka panjang.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah: berapa lama proses daftar merek HAKI Kelas 44 sampai terdaftar di DJKI?
Secara regulasi, proses pendaftaran merek tidak selesai hanya dalam hitungan beberapa hari. Ada tahapan pemeriksaan formalitas, pengumuman, pemeriksaan substantif, hingga keputusan pendaftaran. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, pemeriksaan substantif dapat berlangsung paling lama 150 hari setelah tahapan pengumuman sesuai mekanisme yang ditentukan.
Karena itu, pemohon perlu membedakan antara waktu persiapan dan pendampingan jasa dengan waktu resmi proses pemeriksaan di DJKI.
Daftar Merek HAKI
Berapa Lama Daftar Merek HAKI Kelas 44?
Secara sederhana, prosesnya dapat dipahami seperti berikut:
Persiapan → Pengajuan → Pemeriksaan formalitas → Pengumuman → Pemeriksaan substantif → Keputusan → Pendaftaran merek.
Peraturan Menteri Hukum Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pendaftaran Merek saat ini berstatus berlaku. Dalam peraturan tersebut, permohonan diumumkan dalam Berita Resmi Merek paling lama 15 hari sejak tanggal penerimaan dan masa pengumuman berlangsung selama 2 bulan.
Setelah tahapan tersebut, pemeriksaan substantif dilakukan untuk menilai apakah merek memenuhi ketentuan pendaftaran. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 mengatur pemeriksaan substantif diselesaikan paling lama 150 hari.
Jadi, tidak tepat apabila seluruh proses pendaftaran merek Kelas 44 dijanjikan selesai hanya 10 hari kerja di DJKI. Angka 10 hari kerja dapat digunakan sebagai target waktu layanan persiapan atau pendampingan administrasi, tetapi bukan sebagai jaminan bahwa DJKI menerbitkan pendaftaran dalam 10 hari.
Berapa Lama Sebenarnya Proses Daftar Merek Kelas 44?
Dalam praktiknya, waktu keseluruhan bergantung pada kelengkapan dokumen, tahapan pemeriksaan, ada atau tidaknya keberatan, serta hasil pemeriksaan substantif.
DJKI menjelaskan bahwa proses permohonan mencakup pengajuan, pemeriksaan formalitas, pengumuman, dan proses pemeriksaan berikutnya. Standar pelayanan DJKI juga mencantumkan pemeriksaan formalitas selama 15 hari kerja pada layanan yang dijelaskan dalam dokumen standar tersebut.
Beberapa tahap pentingnya adalah:
- Persiapan dan pengajuan permohonan
Pemohon menyiapkan nama/logo, data pemohon, kelas dan uraian jasa, serta dokumen pendukung. - Pemeriksaan formalitas
Dokumen diperiksa untuk melihat kelengkapan persyaratan administratif. - Pengumuman merek
Permohonan diumumkan selama 2 bulan sehingga pihak lain dapat mengajukan keberatan apabila memiliki alasan dan bukti yang relevan. - Pemeriksaan substantif
Pemeriksa menilai substansi merek, termasuk potensi persamaan dengan merek pihak lain dan alasan-alasan lain yang dapat menyebabkan merek tidak dapat didaftarkan. Tahap ini menurut UU Merek dapat berlangsung paling lama 150 hari.
Dengan demikian, pemilik usaha sebaiknya memandang pendaftaran merek sebagai proses hukum dan administratif yang membutuhkan waktu, bukan sekadar proses upload dokumen.
Apa Itu Merek HAKI Kelas 44?
Kelas 44 pada klasifikasi merek berkaitan dengan berbagai jasa di bidang kesehatan, perawatan tubuh dan kecantikan, termasuk layanan klinik, salon, spa, fisioterapi, dan layanan sejenis.
Karena itu, pemilihan Kelas 44 harus disesuaikan dengan jenis jasa yang benar-benar ditawarkan oleh bisnis.
Contohnya:
- Klinik kesehatan
- Klinik kecantikan
- Salon kecantikan
- Spa
- Perawatan wajah
- Perawatan tubuh
- Salon rambut
- Perawatan kuku
- Fisioterapi
- Layanan kesehatan tertentu
Kesalahan menentukan kelas atau uraian jasa dapat membuat perlindungan merek tidak sesuai dengan kebutuhan bisnis. Karena itu, sebelum mengajukan permohonan, pemilik usaha sebaiknya melakukan pemeriksaan dan penentuan klasifikasi secara cermat.

Contoh Merek Usaha yang Dapat Berkaitan dengan Kelas 44
Berikut contoh ilustratif untuk memahami jenis usaha yang dapat menggunakan Kelas 44. Nama-nama di bawah hanya contoh dan bukan berarti tersedia atau dapat langsung didaftarkan. Ketersediaan merek tetap perlu diperiksa terlebih dahulu.
1. Klinik Sehat Prima
Jenis layanan: layanan klinik kesehatan.
Contoh ini menggambarkan usaha yang menyediakan jasa pelayanan kesehatan dengan nama khusus sebagai identitas bisnis.
2. Klinik Cantika Medika
Jenis layanan: klinik kecantikan dan perawatan wajah.
Jika bisnis memberikan layanan kecantikan, uraian jasa perlu disesuaikan dengan layanan yang benar-benar diberikan.
3. Glow Beauty Clinic
Jenis layanan: perawatan kecantikan dan perawatan wajah.
Nama seperti ini dapat digunakan sebagai contoh untuk memahami pentingnya perlindungan identitas brand pada bisnis beauty clinic.
4. Rumah Spa Nusantara
Jenis layanan: spa dan perawatan tubuh.
Usaha spa dapat memiliki merek yang menjadi identitas utama dalam pemasaran dan pelayanan kepada konsumen.
5. Salon Ayu Berseri
Jenis layanan: salon kecantikan dan perawatan rambut.
Untuk bisnis salon, pemilihan uraian jasa perlu dibuat sesuai layanan yang ditawarkan.
6. Klinik Fisio Sehat
Jenis layanan: fisioterapi.
Nama ini merupakan contoh bisnis yang bergerak dalam layanan fisioterapi dengan merek sebagai identitas komersial.
7. Bella Nail Studio
Jenis layanan: perawatan kuku.
Salon atau studio khusus nail care juga dapat memiliki brand tersendiri yang perlu dipertimbangkan perlindungan mereknya.
8. Natural Skin Care Clinic
Jenis layanan: perawatan kulit dan kecantikan.
Contoh ini menunjukkan bahwa layanan yang berhubungan dengan perawatan kulit perlu memperhatikan klasifikasi jasa secara tepat.
9. Prima Wellness Center
Jenis layanan: layanan kesehatan dan perawatan tubuh.
Untuk usaha dengan beberapa jenis layanan, uraian jasa harus disusun secara cermat agar sesuai dengan aktivitas bisnis.
10. Elegance Hair & Beauty
Jenis layanan: salon rambut dan kecantikan.
Contoh ini menggambarkan brand yang menggabungkan layanan rambut dan kecantikan dalam satu usaha.
Tahapan Daftar Merek Kelas 44 Sampai Terdaftar DJKI
1. Menentukan Nama dan Logo Merek
Tahap pertama adalah menentukan merek yang akan digunakan. Jangan hanya mempertimbangkan apakah nama tersebut terdengar menarik.
Pemeriksaan awal terhadap merek yang sudah ada juga penting karena Permenkum Nomor 5 Tahun 2026 mengatur bahwa permohonan dapat ditolak apabila memiliki persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek pihak lain dalam kondisi yang diatur peraturan.
2. Menentukan Kelas dan Uraian Jasa
Untuk bisnis klinik, salon, spa atau layanan kesehatan dan kecantikan, Kelas 44 sering menjadi kelas yang relevan.
Namun, tidak semua bisnis kesehatan atau kecantikan otomatis memiliki uraian jasa yang sama. Uraian harus disesuaikan dengan kegiatan usaha.
3. Mengajukan Permohonan
Permohonan dilakukan melalui sistem DJKI dengan memasukkan data pemohon, data merek, kelas, uraian barang/jasa, serta mengunggah dokumen yang diperlukan.
Standar pelayanan DJKI mencantumkan tahapan pembuatan akun, pembayaran kode billing, pengisian data permohonan, pengunggahan dokumen, dan penerbitan tanda bukti permohonan.
Informasi resmi dapat diperiksa melalui DJKI – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.
4. Pemeriksaan Formalitas
Pada tahap ini, kelengkapan administrasi diperiksa.
Dokumen yang tidak lengkap dapat menyebabkan adanya permintaan untuk melengkapi kekurangan. Karena itu, pemeriksaan dokumen sebelum pengajuan menjadi bagian penting dari strategi agar proses administrasi berjalan lebih tertib.
5. Pengumuman Merek
Menurut Permenkum Nomor 5 Tahun 2026, permohonan diumumkan dalam Berita Resmi Merek paling lama 15 hari sejak Tanggal Penerimaan dan pengumuman berlangsung selama 2 bulan.
Pada masa ini, pihak lain dapat mengajukan keberatan apabila memiliki alasan dan bukti bahwa merek tersebut seharusnya tidak didaftarkan.
6. Pemeriksaan Substantif
Ini merupakan salah satu tahapan penting.
Pemeriksa akan menilai substansi permohonan berdasarkan ketentuan merek. Misalnya, peraturan mengatur mengenai daya pembeda, nama umum, persamaan dengan merek pihak lain, merek terkenal, serta beberapa alasan penolakan lainnya.
Pemeriksaan substantif berdasarkan UU Merek diselesaikan paling lama 150 hari.
7. Merek Terdaftar
Apabila permohonan memenuhi persyaratan dan hasil pemeriksaan tidak menghasilkan penolakan, proses berlanjut sampai merek terdaftar sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena terdapat beberapa tahapan tersebut, pemilik klinik atau salon sebaiknya tidak menunda pendaftaran jika brand sudah digunakan atau akan segera digunakan secara komersial.
Mengapa Proses Daftar Merek Tidak Bisa Dijamin 10 Hari?
Ini bagian yang penting bagi calon pemohon.
Layanan profesional dapat membantu mempercepat persiapan, pengecekan dokumen, pengajuan dan pendampingan administrasi, tetapi waktu pemeriksaan oleh DJKI tetap mengikuti mekanisme dan kewenangan lembaga tersebut.
DJKI sendiri memiliki standar pelayanan yang mencantumkan tahapan pemeriksaan formalitas, pengumuman dan pemeriksaan substantif.
Karena itu, klaim layanan “proses cepat hanya 10 hari kerja” sebaiknya dipahami sebagai target proses layanan pendampingan, bukan jaminan sertifikat merek Kelas 44 terbit dalam 10 hari kerja.
Penjelasan seperti ini penting dalam penerapan prinsip E-E-A-T karena informasi mengenai waktu proses harus dibedakan antara waktu layanan konsultan dan waktu proses resmi pemerintah.
Syarat Daftar Merek HAKI Kelas 44
Secara umum, persiapan pendaftaran meliputi data dan dokumen yang diperlukan untuk mengajukan merek.
Standar pelayanan DJKI mencantumkan antara lain:
- Etiket atau label merek.
- Tanda tangan pemohon.
- Dokumen tertentu untuk pemohon UMK.
- Surat kuasa apabila menggunakan Konsultan KI.
- Dokumen prioritas apabila menggunakan hak prioritas dari luar negeri.
Selain itu, pemohon perlu menyiapkan nama merek, logo bila ada, kelas 44 dan uraian jasa secara tepat.
Semakin rapi persiapan awal, semakin kecil risiko proses administrasi terhambat karena kekurangan dokumen.
Faktor yang Dapat Membuat Proses Lebih Lama
Tidak semua permohonan berjalan dengan durasi yang sama dalam praktik.
Beberapa faktor yang perlu diperhatikan antara lain:
1. Dokumen Tidak Lengkap
Kekurangan dokumen dapat menimbulkan proses pelengkapan.
2. Merek Memiliki Kemiripan
Apabila terdapat merek yang sama atau memiliki persamaan pada pokoknya dalam konteks yang relevan, permohonan dapat menghadapi pemeriksaan lebih lanjut atau penolakan.
3. Ada Keberatan dari Pihak Lain
Masa pengumuman memberikan kesempatan bagi pihak lain untuk menyampaikan keberatan sesuai ketentuan.
4. Uraian Jasa Kurang Tepat
Kesalahan menentukan uraian jasa dapat membuat perlindungan merek tidak sesuai dengan kebutuhan usaha.
5. Merek Tidak Memenuhi Ketentuan Substantif
Permenkum Nomor 5 Tahun 2026 memuat berbagai alasan merek tidak dapat didaftar atau ditolak, termasuk tidak memiliki daya pembeda atau memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek tertentu yang telah terdaftar atau dimohonkan lebih dahulu dalam kondisi yang diatur.
Cara Mempercepat Persiapan Daftar Merek Kelas 44
Walaupun waktu pemeriksaan DJKI tidak dapat dijamin oleh pihak jasa, pemohon dapat membuat proses persiapan lebih efisien.
Langkah yang dapat dilakukan:
- Tentukan nama merek sejak awal.
- Periksa potensi kemiripan merek.
- Pastikan Kelas 44 sesuai dengan jasa yang diberikan.
- Susun uraian jasa dengan benar.
- Siapkan dokumen pemohon.
- Pastikan file logo/etiket sesuai persyaratan.
- Periksa kembali data sebelum pengajuan.
- Simpan bukti permohonan dan pembayaran.
- Pantau status permohonan.
- Siapkan respons apabila terdapat pemberitahuan dari DJKI.
Bagi pemilik klinik, salon atau bisnis kecantikan, langkah-langkah tersebut dapat mengurangi kesalahan administratif yang sebenarnya dapat dicegah sejak awal.
Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 44
Bagi pelaku usaha yang belum memahami proses pendaftaran, pendampingan profesional dapat membantu mulai dari pemeriksaan awal, penentuan kelas, persiapan dokumen, pengajuan hingga pemantauan proses.
Informasi layanan pendaftaran merek dapat dilihat melalui Jasa Pendaftaran Merek HAKI.
Keunggulan layanan PERMATAMAS
- Proses cepat: hanya 10 hari kerja untuk proses layanan/pendampingan yang menjadi ruang lingkup jasa.
- Berpengalaman: sejak tahun 2011.
- Terpercaya: +2.000 izin edar telah terbit.
- Aman & resmi: membantu proses secara resmi sesuai prosedur yang berlaku.
- Garansi: 100% uang kembali sesuai ketentuan dan syarat layanan.
Perlu ditegaskan kembali, target 10 hari kerja merupakan waktu layanan pendampingan, bukan jaminan bahwa DJKI menyelesaikan seluruh proses pendaftaran merek dalam 10 hari.
Bagaimana Jika Merek Mengalami Perubahan atau Pengalihan?
Merek merupakan aset yang dapat terus berkembang bersama bisnis. Dalam kondisi tertentu, hak atau permohonan merek dapat mengalami perubahan atau pengalihan sesuai ketentuan.
Untuk kebutuhan pengalihan merek, informasi layanan dapat dilihat di Jasa Pengalihan Merek HAKI.
Sedangkan untuk kebutuhan perpanjangan, tersedia informasi melalui Jasa Perpanjangan Merek HAKI.
Apabila terdapat keputusan penolakan dan pemohon mempertimbangkan upaya hukum administratif yang tersedia, informasi layanan banding dapat dilihat melalui Jasa Banding Merek HAKI.
Kesimpulan: Berapa Lama Daftar Merek Kelas 44?
Proses daftar merek HAKI Kelas 44 sampai terdaftar DJKI tidak dapat disamakan dengan proses layanan 10 hari kerja. Ada beberapa tahapan resmi yang harus dilalui.
Masa pengumuman sendiri berlangsung selama 2 bulan, sedangkan pemeriksaan substantif menurut UU Merek dapat berlangsung paling lama 150 hari.
Artinya, pemilik klinik, salon, spa, dan bisnis kecantikan sebaiknya memberikan waktu yang cukup untuk keseluruhan proses dan tidak hanya berpatokan pada waktu persiapan pengajuan.
Yang paling penting bukan sekadar mengajukan secepat mungkin, tetapi memastikan nama merek, kelas 44, uraian jasa, dokumen dan strategi pendaftaran sudah dipersiapkan dengan benar.
Dengan pendampingan yang tepat, proses persiapan dapat dibuat lebih terstruktur sehingga pemohon memahami setiap tahap yang sedang berlangsung.
KONSULTASI GRATIS
FAQ Daftar Merek HAKI Kelas 44
1. Berapa lama daftar merek Kelas 44?
Waktu keseluruhan bergantung pada tahapan dan kondisi permohonan. Masa pengumuman berlangsung 2 bulan dan pemeriksaan substantif dapat berlangsung paling lama 150 hari sesuai ketentuan.
2. Apakah daftar merek bisa selesai 10 hari?
10 hari kerja dapat menjadi target layanan persiapan atau pendampingan, tetapi bukan jaminan seluruh proses DJKI selesai dalam 10 hari.
3. Apakah salon bisa mendaftar Kelas 44?
Ya, jasa salon dan kecantikan termasuk jenis jasa yang relevan dengan Kelas 44, sepanjang uraian jasanya sesuai.
4. Apakah klinik dapat mendaftarkan merek?
Ya. Merek klinik dapat diajukan dengan klasifikasi dan uraian jasa yang sesuai dengan layanan klinik.
5. Apakah spa termasuk Kelas 44?
Jasa spa dan perawatan tubuh dapat berkaitan dengan Kelas 44.
6. Apa yang membuat pendaftaran merek ditolak?
Antara lain karena tidak memenuhi persyaratan substantif, tidak memiliki daya pembeda, atau memiliki persamaan pada pokoknya/keseluruhannya dengan merek tertentu dalam kondisi yang diatur peraturan.
7. Apakah Kelas 44 hanya untuk klinik?
Tidak. Kelas 44 mencakup berbagai jasa kesehatan, kecantikan dan perawatan tertentu.
8. Apakah nama merek harus menggunakan logo?
Tidak selalu. Merek dapat berupa nama atau bentuk lain sesuai ketentuan, tetapi bentuk merek yang diajukan harus dipersiapkan dengan benar.
9. Apakah merek yang sudah diajukan langsung terlindungi sebagai merek terdaftar?
Pengajuan dan pendaftaran merupakan tahapan yang berbeda. Permohonan masih harus melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan.
10. Di mana mendapatkan informasi resmi pendaftaran merek?
Informasi resmi dapat diperoleh melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan JDIH DJKI. Peraturan yang berlaku saat ini antara lain Permenkum Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pendaftaran Merek.
