Syarat Daftar Merek HAKI Kelas 20 Mebel dan Furnitur Lengkap – Industri mebel dan furnitur di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perabot rumah, kantor, hotel, restoran, hingga berbagai proyek interior. Produk seperti meja, kursi, lemari, kabinet, rak, tempat tidur, dan berbagai perabot lainnya tidak hanya bersaing dari sisi kualitas dan desain, tetapi juga dari kekuatan merek. Bagi pelaku usaha, brand yang mudah dikenali dapat menjadi aset penting yang perlu dipersiapkan perlindungannya sejak awal.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mendaftarkan merek melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Untuk produk mebel dan furnitur, Kelas 20 menjadi salah satu klasifikasi yang perlu diperhatikan. Namun, sebelum mengajukan permohonan, pemilik usaha perlu mengetahui syarat daftar merek HAKI Kelas 20 agar dokumen dan informasi yang disiapkan sesuai kebutuhan.
Melalui PERMATAMAS, pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 20 mulai dari konsultasi, pengecekan brand, analisis kelas, penyusunan spesifikasi produk, persiapan dokumen, hingga pengajuan resmi ke DJKI. Setelah permohonan berhasil diajukan dan diterima, bukti penerimaan permohonan dapat diperoleh sekitar 1 hari kerja. Bukti tersebut bukan sertifikat merek, karena permohonan masih harus mengikuti tahapan pemeriksaan DJKI.
Apa Itu Merek HAKI Kelas 20?
Kelas 20 DJKI merupakan klasifikasi merek yang mencakup berbagai barang seperti furnitur, perabot, dan produk tertentu yang umumnya dibuat dari bahan non-logam sesuai klasifikasi barang yang berlaku.
Dalam industri mebel, Kelas 20 menjadi salah satu kelas yang penting untuk diperhatikan oleh produsen maupun pemilik brand. Produk yang dipasarkan dengan merek tertentu dapat memiliki nilai komersial sehingga identitasnya perlu dipersiapkan untuk memperoleh perlindungan hukum.
Beberapa contoh produk yang dapat berkaitan dengan Kelas 20 antara lain:
- Meja.
- Kursi.
- Lemari.
- Rak.
- Kabinet.
- Tempat tidur.
- Furnitur rumah.
- Furnitur kantor.
- Perabot penyimpanan.
- Produk mebel lainnya.
Penentuan kelas tetap perlu disesuaikan dengan jenis, bahan, fungsi, dan spesifikasi produk yang akan didaftarkan.
Syarat Daftar Merek HAKI Kelas 20
Mengetahui persyaratan sejak awal dapat membantu pemilik usaha mempersiapkan proses pendaftaran dengan lebih baik. Kelengkapan data juga penting agar proses pengajuan tidak terhambat karena kekurangan dokumen administratif.
Secara umum, beberapa data dan dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain:
- Identitas pemohon.
- Nama merek yang akan didaftarkan.
- Logo merek apabila digunakan.
- Alamat pemohon.
- Daftar barang atau produk.
- Kelas merek.
- Spesifikasi produk.
- Tanda tangan pemohon.
- Dokumen pendukung sesuai status pemohon.
- Data lain yang diperlukan dalam sistem permohonan DJKI.
Persyaratan dapat berbeda tergantung apakah pemohon merupakan perorangan, badan usaha, atau kategori pemohon tertentu. Karena itu, dokumen sebaiknya diperiksa sebelum pengajuan dilakukan.
JASA DAFTAR MEREK
Hubungi PERMATAMAS untuk Daftar Merek Kelas 20
Belum yakin dengan dokumen yang dibutuhkan? PERMATAMAS siap membantu memeriksa persyaratan, mengecek brand, menentukan klasifikasi, menyusun spesifikasi produk, hingga melakukan pengajuan resmi melalui DJKI.
1 Hari Langsung Dapat Bukti Penerimaan Permohonan setelah permohonan berhasil diajukan dan diterima.
Dokumen Pemohon yang Perlu Dipersiapkan
Salah satu bagian penting dalam pendaftaran merek adalah menyiapkan identitas pemohon dengan benar. Kesalahan data dapat menyebabkan proses administrasi menjadi kurang lancar.
Untuk pemohon perorangan, umumnya perlu menyiapkan:
- Identitas pemohon.
- Nama lengkap.
- Alamat.
- Kontak yang dapat dihubungi.
- Data pendukung lain sesuai kebutuhan pengajuan.
Sedangkan untuk badan usaha, data perusahaan perlu disesuaikan dengan dokumen legalitas yang dimiliki.
Yang paling penting adalah memastikan nama, alamat, dan informasi pemohon konsisten agar tidak menimbulkan kesalahan administratif saat permohonan diajukan.
Syarat Nama Merek yang Akan Didaftarkan
Selain dokumen pemohon, nama merek juga perlu diperhatikan. Tidak semua nama dapat didaftarkan sebagai merek.
Sebelum menentukan brand, sebaiknya lakukan pengecekan terhadap:
- Persamaan nama dengan merek lain.
- Kemiripan tulisan.
- Kemiripan bunyi.
- Unsur dominan merek.
- Kelas barang.
- Jenis produk.
- Merek yang sudah terdaftar.
- Merek yang sedang dalam proses.
Nama yang menurut pemilik usaha unik belum tentu aman untuk didaftarkan. Karena itu, pengecekan merek sebelum pengajuan merupakan langkah yang sangat disarankan.
Syarat Logo Merek Kelas 20
Jika bisnis menggunakan logo sebagai bagian dari identitas brand, logo tersebut juga dapat disiapkan untuk permohonan merek.
Pemilik usaha sebaiknya memastikan:
- Logo sesuai dengan identitas bisnis.
- Tampilan logo sudah final.
- Informasi merek konsisten.
- Logo tidak menggunakan unsur yang bertentangan dengan ketentuan pendaftaran merek.
- Data logo siap digunakan dalam permohonan.
Apabila bisnis hanya menggunakan nama tanpa logo, pendaftaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan perlindungan merek yang diinginkan.

Syarat Daftar Produk Mebel dan Furnitur
Pemilik usaha juga perlu menentukan barang apa saja yang ingin dilindungi. Jangan hanya menuliskan “furnitur” secara umum tanpa mempertimbangkan jenis produk yang sebenarnya dipasarkan.
Contoh produk yang dapat berkaitan dengan Kelas 20 antara lain:
Meja dan Kursi
- Meja makan.
- Meja kerja.
- Meja kantor.
- Meja tamu.
- Kursi makan.
- Kursi kantor.
- Kursi tamu.
- Bangku.
- Stool.
Lemari dan Rak
- Lemari pakaian.
- Lemari penyimpanan.
- Kabinet.
- Rak buku.
- Rak pajangan.
- Rak penyimpanan.
- Lemari kantor.
Perabot Rumah dan Kantor
- Tempat tidur.
- Furnitur kamar tidur.
- Furnitur ruang tamu.
- Furnitur ruang makan.
- Furnitur kantor.
- Perabot penyimpanan.
Daftar produk harus disesuaikan dengan klasifikasi barang resmi yang berlaku, sehingga tidak semua produk yang disebut furnitur otomatis harus dimasukkan tanpa analisis.
Mengapa Spesifikasi Produk Harus Tepat?
Spesifikasi barang merupakan bagian penting dari permohonan merek. Kesalahan menentukan barang dapat membuat perlindungan merek tidak sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Misalnya, sebuah perusahaan memiliki brand yang digunakan untuk meja, kursi, dan kabinet. Pemilik usaha perlu memastikan barang-barang tersebut dicantumkan dengan tepat sesuai klasifikasi yang berlaku.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Jenis barang.
- Fungsi produk.
- Bahan produk.
- Kategori barang.
- Produk yang benar-benar dipasarkan.
- Kelas yang sesuai.
Karena itu, penyusunan spesifikasi sebaiknya dilakukan dengan teliti sebelum permohonan dikirimkan.
Apakah Merek Furnitur Wajib Didaftarkan?
Tidak semua usaha furnitur secara otomatis diwajibkan mendaftarkan mereknya. Namun, apabila sebuah perusahaan membangun brand untuk membedakan produk dari kompetitor, pendaftaran merek sangat disarankan sebagai langkah perlindungan hukum.
Merek yang sudah terdaftar dapat memberikan hak eksklusif kepada pemiliknya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Manfaat pendaftaran antara lain:
- Melindungi identitas brand.
- Mengurangi risiko penggunaan merek oleh pihak lain.
- Meningkatkan kredibilitas usaha.
- Memperkuat nilai bisnis.
- Mendukung ekspansi usaha.
- Menjadi bagian dari aset kekayaan intelektual.
Semakin besar investasi yang dikeluarkan untuk membangun sebuah brand, semakin penting pula mempertimbangkan perlindungannya.
Mengapa Harus Cek Merek Sebelum Daftar?
Pengecekan merek merupakan tahap yang sebaiknya dilakukan sebelum pengajuan. Tujuannya untuk mengetahui apakah terdapat merek lain yang memiliki persamaan atau kemiripan yang relevan.
Pengecekan dapat dilakukan dengan memperhatikan:
- Nama merek.
- Persamaan bunyi.
- Persamaan tulisan.
- Unsur dominan.
- Kelas barang.
- Jenis produk.
- Merek terdaftar.
- Merek yang sedang dalam proses.
Hasil pengecekan bukan jaminan bahwa permohonan pasti diterima. Keputusan tetap berada pada proses pemeriksaan DJKI berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Cara Daftar Merek HAKI Kelas 20 untuk Pemula
Bagi pemilik usaha mebel yang belum pernah mendaftarkan merek, proses dapat dilakukan secara bertahap.
1. Tentukan Brand
Pastikan nama merek sudah dipilih dan akan digunakan secara serius untuk produk.
2. Cek Merek
Lakukan pengecekan untuk mengidentifikasi potensi persamaan dengan merek lain.
3. Tentukan Kelas
Pastikan produk yang didaftarkan sesuai dengan Kelas 20 atau kelas lain yang relevan.
4. Tentukan Spesifikasi Barang
Susun daftar produk secara jelas dan sesuai kegiatan usaha.
5. Siapkan Dokumen
Lengkapi identitas pemohon, logo jika ada, alamat, daftar barang, dan dokumen pendukung.
6. Ajukan Permohonan
Permohonan diajukan melalui sistem resmi DJKI.
7. Pantau Pemeriksaan
Setelah mendapatkan bukti penerimaan, permohonan tetap harus mengikuti tahapan pemeriksaan sampai memperoleh keputusan.
Berapa Biaya Daftar Merek Kelas 20?
Biaya pendaftaran merek perlu dibedakan antara biaya resmi pemerintah dan biaya jasa pendampingan apabila menggunakan layanan profesional.
Besarnya biaya dapat dipengaruhi oleh:
- Status pemohon.
- Jumlah kelas.
- Tarif PNBP yang berlaku.
- Paket jasa yang dipilih.
- Kebutuhan pendampingan.
Karena tarif resmi dapat berubah mengikuti peraturan pemerintah, sebaiknya pemohon memastikan tarif yang digunakan adalah tarif yang berlaku ketika permohonan diajukan.
Untuk menghindari kesalahpahaman, tanyakan kepada penyedia jasa apakah harga yang ditawarkan sudah mencakup biaya resmi DJKI atau hanya biaya jasa.
Berapa Lama Proses Daftar Merek Kelas 20?
Pemilik usaha perlu membedakan antara bukti penerimaan permohonan dan sertifikat merek.
Jika dokumen sudah lengkap dan permohonan berhasil diajukan serta diterima, bukti penerimaan permohonan dapat diperoleh sekitar 1 hari kerja.
Namun, sertifikat merek tidak otomatis terbit dalam satu hari. Permohonan masih harus melalui tahapan pemeriksaan DJKI sesuai ketentuan.
Dengan demikian, istilah “1 hari” pada layanan pendaftaran merek perlu dipahami sebagai waktu memperoleh bukti penerimaan setelah permohonan berhasil diajukan, bukan waktu penyelesaian seluruh proses pendaftaran.
Apa yang Menyebabkan Merek Furnitur Ditolak?
Merek yang diajukan tidak otomatis diterima. DJKI akan melakukan pemeriksaan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Beberapa hal yang dapat menjadi persoalan antara lain:
- Memiliki persamaan dengan merek pihak lain.
- Tidak mempunyai daya pembeda.
- Hanya menjelaskan jenis atau karakteristik barang.
- Mengandung unsur yang dilarang.
- Spesifikasi barang tidak tepat.
- Terdapat alasan penolakan lain sesuai ketentuan.
Inilah alasan mengapa pemilik usaha sebaiknya melakukan persiapan sebelum mengajukan permohonan.
Kapan Sebaiknya Merek Mebel Didaftarkan?
Waktu yang ideal adalah ketika brand sudah ditentukan dan produk akan dipasarkan secara serius.
Jangan menunggu bisnis menjadi besar. Ketika produk sudah mulai dikenal, investasi untuk membangun brand biasanya juga semakin besar.
Segera pertimbangkan pendaftaran apabila merek sudah digunakan pada:
- Kemasan.
- Katalog.
- Website.
- Marketplace.
- Media sosial.
- Showroom.
- Brosur.
- Papan nama.
- Kendaraan usaha.
Dengan mendaftarkan merek lebih awal, pengembangan brand dapat dilakukan dengan lebih terencana.
Siapa yang Membutuhkan Jasa Pendaftaran Merek Kelas 20?
Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 20 dapat digunakan oleh berbagai pelaku usaha, mulai dari pemula hingga perusahaan yang sudah berkembang.
Layanan ini cocok untuk:
- Produsen meja.
- Produsen kursi.
- Produsen lemari.
- Pengusaha mebel.
- Produsen furnitur rumah.
- Produsen furnitur kantor.
- Pengusaha interior.
- Distributor furnitur.
- Supplier mebel.
- UMKM furnitur.
- Pemilik brand perabot.
Baik bisnis rumahan maupun perusahaan besar sama-sama dapat mempertimbangkan perlindungan merek.
Mengapa Memilih PERMATAMAS?
PERMATAMAS memberikan pendampingan dalam proses pendaftaran merek dengan membantu pemilik usaha memahami setiap tahap yang diperlukan.
Layanan kami meliputi:
- Konsultasi profesional.
- Pengecekan brand.
- Analisis Kelas 20.
- Penyusunan spesifikasi produk.
- Persiapan dokumen.
- Pengajuan resmi melalui DJKI.
- Pendampingan administrasi.
- Informasi perkembangan proses.
Dengan pendampingan tersebut, pemilik usaha dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis sementara proses administratif merek dipersiapkan secara lebih terstruktur.
Tips Agar Pengajuan Merek Kelas 20 Lebih Siap
Sebelum melakukan pengajuan, ada beberapa hal sederhana yang dapat dilakukan pemilik usaha:
- Pastikan nama brand sudah final.
- Lakukan pengecekan merek.
- Tentukan produk yang benar-benar ingin dilindungi.
- Pastikan kelas sesuai dengan produk.
- Siapkan dokumen pemohon.
- Periksa kembali ejaan nama merek.
- Pastikan spesifikasi barang tepat.
- Gunakan tarif resmi terbaru.
- Simpan bukti pembayaran dan dokumen pengajuan.
- Pantau proses setelah permohonan diterima.
Persiapan yang baik dapat membantu mengurangi kesalahan administratif dan membuat proses menjadi lebih terarah.
Pendaftaran Merek Furnitur Merupakan Investasi Jangka Panjang
Membangun bisnis mebel bukan hanya tentang menghasilkan produk berkualitas. Pemilik usaha juga perlu membangun identitas yang mudah dikenali dan dipercaya pelanggan.
Nama brand dapat digunakan pada produk, kemasan, katalog, media sosial, marketplace, showroom, hingga berbagai kegiatan promosi. Seiring waktu, reputasi tersebut dapat menjadi bagian dari nilai bisnis.
Karena itu, pendaftaran merek HAKI Kelas 20 sebaiknya dipandang sebagai investasi untuk menjaga identitas bisnis dalam jangka panjang, bukan sekadar biaya administrasi.
Daftarkan Merek HAKI Kelas 20 Mebel dan Furnitur Bersama PERMATAMAS
Memahami syarat daftar merek HAKI Kelas 20 mebel dan furnitur lengkap merupakan langkah awal sebelum mengajukan permohonan. Mulai dari identitas pemohon, nama atau logo merek, daftar produk, kelas, hingga spesifikasi barang perlu dipersiapkan secara tepat.
Jika Anda memiliki bisnis mebel, meja, kursi, lemari, rak, kabinet, tempat tidur, furnitur rumah, furnitur kantor, atau produk perabot lainnya, PERMATAMAS siap membantu proses Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 20 mulai dari konsultasi, pengecekan brand, analisis kelas, penyusunan spesifikasi, persiapan dokumen, hingga pengajuan resmi melalui DJKI.
1 Hari Langsung Dapat Bukti Penerimaan Permohonan setelah permohonan berhasil diajukan dan diterima. Untuk sampai pada status merek terdaftar, permohonan tetap harus mengikuti tahapan pemeriksaan DJKI.
PERMATAMAS — Solusi Aman dan Profesional untuk Pendaftaran Merek HAKI.
KONSULTASI GRATIS
FAQ – Syarat Daftar Merek HAKI Kelas 20 Mebel dan Furnitur Lengkap
1. Apa itu Merek HAKI Kelas 20?
Kelas 20 merupakan klasifikasi merek yang umumnya mencakup mebel dan furnitur, seperti meja, kursi, lemari, tempat tidur, serta produk tertentu dari kayu, plastik, dan bahan non-logam.
2. Produk mebel apa saja yang termasuk Kelas 20?
Contohnya meja, kursi, lemari, rak, sofa, tempat tidur, furnitur rumah, dan berbagai produk mebel sesuai klasifikasi yang berlaku.
3. Apa saja syarat daftar Merek HAKI Kelas 20?
Umumnya diperlukan identitas pemohon, nama atau logo merek, serta uraian barang atau produk yang akan didaftarkan.
4. Siapa yang dapat mendaftarkan merek furnitur?
Perorangan, UMKM, perusahaan, produsen, maupun pemilik usaha dapat mengajukan pendaftaran merek sesuai persyaratan.
5. Apakah merek perlu dicek sebelum didaftarkan?
Ya. Pengecekan merek disarankan untuk mengetahui potensi persamaan dengan merek yang sudah terdaftar atau sedang diajukan.
6. Apakah satu merek dapat digunakan untuk berbagai produk mebel?
Bisa, selama produk-produk tersebut dicantumkan dalam uraian barang yang sesuai pada Kelas 20.
7. Apakah semua produk furnitur masuk Kelas 20?
Tidak selalu. Klasifikasi merek ditentukan berdasarkan jenis, fungsi, dan karakteristik produk.
8. Berapa biaya daftar Merek Kelas 20?
Biaya mengikuti tarif resmi DJKI dan dapat berbeda berdasarkan kategori pemohon serta jumlah kelas yang didaftarkan.
9. Berapa lama proses pendaftaran Merek Kelas 20?
Proses mengikuti tahapan resmi DJKI, mulai dari pengajuan, pengumuman, pemeriksaan substantif, hingga penerbitan sertifikat apabila disetujui.
10. Apakah PERMATAMAS membantu pendaftaran Merek Kelas 20?
Ya. PERMATAMAS membantu pengecekan merek, klasifikasi produk, persiapan dokumen, pengajuan, dan pemantauan proses di DJKI.
