Syarat Daftar Merek HAKI Kelas 44 Jasa Kesehatan dan Kecantikan Lengkap – Memiliki klinik, salon, pusat kecantikan, spa, skin care, atau usaha jasa kesehatan bukan hanya membutuhkan pelayanan yang baik. Nama usaha juga merupakan aset yang perlu dipersiapkan perlindungannya. Salah satu langkah penting adalah memahami syarat daftar merek HAKI Kelas 44 sebelum mengajukan permohonan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI.
Kelas 44 secara resmi mencakup jasa medis, jasa kehewanan, perawatan kesehatan dan kecantikan untuk manusia atau hewan, serta jasa pertanian, hortikultura dan kehutanan. Untuk bidang kesehatan dan kecantikan, klasifikasi ini antara lain mencakup klinik kecantikan, klinik medikal, layanan klinik kesehatan, layanan klinik medis, salon kecantikan, salon rambut, salon kuku, spa, perawatan kulit, fisioterapi, konsultasi medis dan berbagai layanan terkait.
Karena itu, pendaftaran merek sebaiknya tidak dilakukan hanya dengan melihat apakah nama tersebut terlihat unik. Pemohon perlu menyiapkan identitas pemohon, etiket merek, kelas dan uraian jasa, serta memastikan merek tidak bermasalah secara substantif. Peraturan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pendaftaran Merek saat ini berstatus berlaku dan menjadi salah satu dasar regulasi terbaru dalam proses pendaftaran merek.
Apa Saja Syarat Daftar Merek Kelas 44?
Syarat daftar merek HAKI Kelas 44 pada dasarnya berkaitan dengan identitas pemohon, etiket merek, data jasa yang akan dilindungi, serta dokumen pendukung sesuai status pemohon.
Secara ringkas, yang perlu dipersiapkan antara lain:
- Nama atau identitas merek yang akan didaftarkan.
- Etiket atau label merek.
- Data pemohon secara lengkap.
- Kelas dan uraian jasa, untuk layanan kesehatan dan kecantikan yang relevan dengan Kelas 44.
- Tanda tangan pemohon.
- Dokumen tambahan apabila pemohon merupakan UMK atau menggunakan kuasa/konsultan KI.
- Pemeriksaan awal terhadap kemungkinan persamaan dengan merek terdahulu.
Standar pelayanan DJKI mencantumkan etiket/label merek dan tanda tangan pemohon sebagai persyaratan, sementara dokumen tambahan dapat berlaku untuk UMK, penggunaan konsultan KI, atau hak prioritas.
Apa Itu Merek HAKI Kelas 44?
Kelas 44 merupakan salah satu kelas jasa dalam sistem klasifikasi merek. Kelas ini memiliki cakupan yang luas, tetapi dalam konteks bisnis yang paling sering ditemui masyarakat adalah jasa kesehatan dan kecantikan.
DJKI mencantumkan berbagai layanan dalam Kelas 44, termasuk:
- Klinik kecantikan.
- Klinik medikal.
- Layanan klinik kesehatan.
- Layanan klinik medis.
- Salon kecantikan.
- Salon rambut.
- Salon kuku.
- Salon perawatan kulit.
- Spa kesehatan.
- Fisioterapi.
- Konsultasi medis.
- Layanan pemeriksaan medis.
- Perawatan kesehatan dan kecantikan.
- Layanan ahli kecantikan.
- Layanan dermatologi estetika.
Dengan demikian, pemilik usaha perlu memastikan uraian jasa yang dipilih benar-benar menggambarkan aktivitas bisnisnya. Jangan sekadar memilih istilah yang terdengar populer apabila layanan tersebut tidak sesuai dengan kegiatan usaha sebenarnya.
Syarat Utama Daftar Merek HAKI Kelas 44
1. Menentukan Nama Merek
Tahap pertama adalah menentukan nama yang akan digunakan sebagai identitas usaha. Nama dapat berupa kata, kombinasi kata dan logo, atau bentuk merek lain yang memenuhi ketentuan.
Sebelum mengajukan, sebaiknya nama diperiksa terlebih dahulu. DJKI menjelaskan bahwa permohonan dapat ditolak apabila memiliki persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek pihak lain yang telah terdaftar lebih dahulu untuk barang atau jasa sejenis.
Karena itu, pemeriksaan sebaiknya memperhatikan:
- Persamaan bunyi.
- Persamaan susunan kata.
- Persamaan visual.
- Unsur dominan pada merek.
- Jenis jasa yang dilindungi.
- Merek terdahulu yang relevan.
Penilaian persamaan tidak selalu sesederhana membandingkan dua nama secara harfiah. Dalam putusan Komisi Banding Merek DJKI, penilaian persamaan pada pokoknya mempertimbangkan merek sebagai satu kesatuan, termasuk unsur dominan atau esensialnya.
2. Menyiapkan Etiket atau Label Merek
Etiket merupakan tampilan merek yang diajukan. Apabila merek menggunakan logo, desain visual tersebut perlu disiapkan dengan baik agar sesuai dengan permohonan.
Panduan DJKI menyebutkan bahwa permohonan memuat label merek serta informasi mengenai warna apabila merek yang dimohonkan menggunakan unsur warna. Panduan tersebut juga menjelaskan bahwa permohonan harus mencantumkan kelas barang dan/atau jasa beserta uraian jenis barang atau jasanya.
Untuk bisnis klinik dan salon, misalnya:
Nama: GlowCare Clinic
Jenis usaha: klinik kecantikan
Kelas: 44
Uraian jasa: disesuaikan dengan layanan klinik yang sebenarnya.
3. Menentukan Kelas dan Uraian Jasa dengan Tepat
Kesalahan memilih uraian jasa dapat membuat strategi pendaftaran menjadi kurang tepat. Kelas 44 memiliki banyak jenis layanan sehingga pemohon perlu menentukan uraian yang sesuai dengan kegiatan bisnis.
Contohnya:
| Jenis Usaha | Contoh Jasa Kelas 44 |
|---|---|
| Klinik kesehatan | Layanan klinik kesehatan |
| Klinik medis | Layanan klinik medis |
| Klinik kecantikan | Klinik kecantikan |
| Salon | Jasa salon kecantikan |
| Hair salon | Layanan salon rambut |
| Nail salon | Layanan salon kuku |
| Skin care | Salon perawatan kulit |
| Spa | Jasa spa / spa kesehatan |
| Fisioterapi | Fisioterapi |
| Klinik estetika | Layanan perawatan kecantikan/dermatologi estetika sesuai kegiatan |
Daftar tersebut merupakan contoh dan bukan pengganti pemeriksaan klasifikasi individual. Sistem Klasifikasi Merek DJKI memuat uraian jasa Kelas 44 yang jauh lebih luas.
4. Menyiapkan Identitas Pemohon
Data pemohon harus diisi sesuai keadaan sebenarnya. Pemohon dapat berupa orang perseorangan maupun badan usaha/badan hukum sesuai ketentuan.
Informasi permohonan pada panduan DJKI mencakup antara lain:
- Nama lengkap pemohon.
- Kewarganegaraan.
- Alamat pemohon.
- Nama dan alamat kuasa jika menggunakan kuasa.
- Informasi merek.
- Kelas dan uraian jasa.
- Dokumen pendukung yang dipersyaratkan.
Kesesuaian data penting karena sertifikat merek nantinya berkaitan dengan pihak yang menjadi pemilik hak atas merek.
5. Dokumen Tambahan untuk UMK dan Penggunaan Konsultan
DJKI dalam standar pelayanannya mencantumkan dokumen tambahan tertentu bagi pemohon Usaha Mikro dan Usaha Kecil, serta surat kuasa apabila permohonan menggunakan Konsultan KI.
Dokumen yang dapat diperlukan antara lain:
- Surat rekomendasi atau keterangan UMK binaan sesuai ketentuan.
- Surat pernyataan UMK bermeterai sesuai format.
- Surat kuasa apabila menggunakan Konsultan KI.
- Bukti prioritas dan terjemahannya apabila menggunakan hak prioritas dari luar negeri.
Tidak semua dokumen tersebut berlaku untuk setiap pemohon. Oleh sebab itu, dokumen harus disesuaikan dengan kondisi dan jalur permohonan.

Contoh Merek Kelas 44 dan Keterangannya
Berikut contoh ilustratif yang dapat digunakan untuk memahami penerapan Kelas 44. Nama-nama ini hanya contoh dan bukan berarti tersedia atau aman untuk didaftarkan. Ketersediaan tetap harus diperiksa terlebih dahulu.
1. SehatPrima Clinic
Contoh nama untuk klinik kesehatan yang memberikan layanan konsultasi atau pemeriksaan medis. Uraian jasa harus disesuaikan dengan layanan klinik yang sebenarnya.
2. GlowCare Clinic
Contoh untuk klinik kecantikan. Kelas 44 memang mencantumkan layanan klinik kecantikan dan berbagai layanan perawatan kecantikan.
3. DermaPlus Aesthetic
Contoh merek untuk bisnis yang berfokus pada perawatan kulit dan estetika. Jenis jasa perlu disesuaikan dengan layanan aktual yang diberikan.
4. Cantika Beauty Salon
Contoh merek untuk salon kecantikan. DJKI secara khusus mencantumkan jasa salon kecantikan dalam Kelas 44.
5. HairPro Studio
Contoh merek untuk salon rambut. Layanan salon rambut dan penataan rambut termasuk dalam cakupan Kelas 44.
6. PureNail Studio
Contoh merek untuk usaha nail salon. DJKI mencantumkan layanan salon kuku, nail bar dan nail art dalam Kelas 44.
7. Wellness Spa
Contoh untuk usaha spa atau wellness. Kelas 44 mencakup jasa spa dan berbagai layanan spa kesehatan.
8. SkinBeauty Care
Contoh merek untuk bisnis perawatan kulit. Sistem klasifikasi DJKI mencantumkan salon perawatan kulit dan berbagai jasa perawatan kecantikan.
9. FisioSehat Center
Contoh merek untuk layanan fisioterapi atau rehabilitasi fisik. Kelas 44 mencakup fisioterapi dan rehabilitasi fisik.
10. Medika Aesthetic Clinic
Contoh merek yang menggabungkan unsur layanan medis dan estetika. Sebelum digunakan, pemeriksaan merek tetap diperlukan karena unsur “Medika”, “Aesthetic”, atau kombinasi keseluruhannya dapat memiliki kemiripan dengan merek terdahulu.
Cara Daftar Merek HAKI Kelas 44
Setelah syarat dan dokumen dipersiapkan, proses pengajuan dilakukan melalui sistem yang disediakan DJKI.
Secara umum alurnya adalah:
- Membuat akun pada sistem permohonan merek.
- Mengisi data pemohon.
- Memasukkan data merek.
- Memilih kelas dan uraian jasa.
- Mengunggah dokumen yang diperlukan.
- Mendapatkan kode billing.
- Melakukan pembayaran.
- Permohonan diproses sesuai tahapan pemeriksaan DJKI.
- Memantau status permohonan.
- Menindaklanjuti apabila terdapat pemberitahuan dari DJKI.
Standar pelayanan DJKI menjelaskan bahwa permohonan pendaftaran merek diawali dengan pembuatan akun dan pengajuan secara elektronik, kemudian melalui tahapan administratif sesuai prosedur.
Informasi resmi dapat diakses melalui DJKI.
Apa yang Menyebabkan Merek Kelas 44 Ditolak?
Memenuhi dokumen administratif tidak otomatis berarti merek pasti diterima. Pemeriksaan substantif tetap dapat menghasilkan penolakan apabila terdapat alasan sebagaimana diatur dalam peraturan merek.
DJKI menjelaskan beberapa alasan penolakan, termasuk apabila merek memiliki persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek pihak lain yang telah terdaftar lebih dahulu untuk barang atau jasa sejenis. Alasan lain mencakup merek terkenal tertentu, indikasi geografis, nama orang terkenal atau badan hukum milik pihak lain, serta beberapa kondisi lain yang diatur undang-undang.
Selain itu, DJKI menjelaskan bahwa merek dapat bermasalah apabila tidak mempunyai daya pembeda atau merupakan nama umum/lambang milik umum.
Karena itu, tidak ada cara yang dapat menjamin 100% sebuah merek pasti diterima. Yang dapat dilakukan adalah mempersiapkan permohonan secara benar dan mengurangi risiko penolakan melalui pemeriksaan serta pemilihan merek yang tepat.
Kesalahan yang Perlu Dihindari Pemilik Klinik dan Salon
Pemilik usaha sering menganggap pemeriksaan merek cukup dilakukan dengan mengetik nama usaha di mesin pencari. Cara tersebut belum cukup untuk menggambarkan pemeriksaan merek secara substantif.
Beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari:
- Tidak melakukan penelusuran merek terdahulu.
- Hanya membandingkan nama secara persis.
- Mengabaikan kemiripan bunyi atau unsur dominan.
- Memilih uraian jasa yang tidak sesuai bisnis.
- Menganggap logo yang berbeda otomatis membuat merek aman.
- Tidak memeriksa status pemilik merek terdahulu.
- Menggunakan istilah yang terlalu umum tanpa mempertimbangkan daya pembeda.
Dalam praktik pemeriksaan, unsur dominan dan keseluruhan merek dapat menjadi bagian pertimbangan. Hal tersebut juga tercermin dalam putusan Komisi Banding Merek DJKI.
Berapa Lama Proses Pendaftaran Merek?
Lama proses perlu dibedakan antara waktu layanan pendampingan dan waktu proses resmi DJKI.
Standar pelayanan DJKI yang tersedia mencantumkan 15 hari kerja untuk pemeriksaan formalitas, dengan ketentuan lanjutan apabila terdapat kekurangan formalitas atau proses lainnya.
Sementara itu, keunggulan layanan PERMATAMAS yang Anda cantumkan adalah:
Proses cepat
Hanya 10 hari kerja
Angka tersebut sebaiknya diposisikan sebagai target layanan/pendampingan, bukan janji bahwa DJKI akan menerbitkan sertifikat merek dalam 10 hari kerja.
Keunggulan Layanan PERMATAMAS
Bagi pemilik klinik, salon, skin care, spa maupun usaha jasa kesehatan dan kecantikan yang ingin mendapatkan pendampingan, layanan dapat membantu mempersiapkan proses pendaftaran secara lebih terarah.
Keunggulan layanan yang dapat ditonjolkan:
- Proses cepat: hanya 10 hari kerja.
- Berpengalaman: sejak tahun 2011.
- Terpercaya: +2.000 izin edar telah terbit.
- Aman & resmi: proses pendampingan dilakukan melalui prosedur resmi.
- Garansi: 100% uang kembali sesuai syarat dan ketentuan layanan.
Untuk informasi layanan, Anda dapat mengunjungi Jasa Daftar Merek HAKI.
Catatan mengenai klaim “terdaftar di sistem Kemenkes RI”: pendaftaran merek merupakan kewenangan DJKI. Karena itu, klaim tersebut sebaiknya tidak digunakan untuk menyatakan bahwa merek terdaftar di Kemenkes. Apabila layanan PERMATAMAS juga mencakup perizinan Kemenkes, status tersebut sebaiknya dijelaskan sebagai layanan/perizinan Kemenkes yang terpisah dari pendaftaran merek.
Layanan Setelah Merek Terdaftar
Pendaftaran merek bukan berarti seluruh perjalanan aset merek telah selesai. Dalam kondisi tertentu, pemilik merek dapat membutuhkan layanan lanjutan.
Pengalihan Merek
Jika kepemilikan merek berubah karena transaksi atau sebab hukum tertentu, pencatatan pengalihan dapat diperlukan sesuai ketentuan.
Informasi layanan dapat dilihat pada Jasa Pengalihan Merek HAKI.
Perpanjangan Merek
DJKI menjelaskan bahwa merek terdaftar mendapatkan perlindungan selama 10 tahun sejak tanggal penerimaan dan dapat diperpanjang.
Layanan dapat dilihat melalui Jasa Perpanjangan Merek HAKI.
Banding Merek
Apabila permohonan mendapatkan penolakan dan tersedia dasar hukum untuk mengajukan keberatan, terdapat mekanisme banding sesuai ketentuan yang berlaku.
Informasi layanan dapat dilihat melalui Jasa Banding Merek HAKI.
Kesimpulan
Syarat daftar merek HAKI Kelas 44 jasa kesehatan dan kecantikan tidak berhenti pada menyiapkan nama usaha. Pemilik klinik, salon, spa, skin care dan bisnis kesehatan perlu memperhatikan identitas pemohon, etiket merek, kelas, uraian jasa, dokumen pendukung serta pemeriksaan terhadap merek terdahulu.
Kelas 44 secara resmi mencakup banyak jasa kesehatan dan kecantikan, termasuk klinik medis, klinik kesehatan, klinik kecantikan, salon kecantikan, salon rambut, salon kuku, spa, fisioterapi dan berbagai layanan perawatan lainnya.
Sebelum mengajukan permohonan, lakukan pemeriksaan merek secara menyeluruh. Tujuannya bukan menjamin merek pasti diterima, tetapi mengurangi risiko penolakan dan memastikan permohonan lebih siap secara administratif maupun substantif.
KONSULTASI GRATIS
FAQ Syarat Daftar Merek HAKI Kelas 44
1. Apa saja syarat utama daftar merek Kelas 44?
Etiket/label merek, data pemohon, tanda tangan, kelas dan uraian jasa, serta dokumen tambahan sesuai kondisi pemohon.
2. Apakah klinik termasuk Kelas 44?
Ya. Kelas 44 mencakup layanan klinik medis dan layanan klinik kesehatan.
3. Apakah salon kecantikan masuk Kelas 44?
Ya. Jasa salon kecantikan, salon rambut dan salon kuku tercantum dalam Kelas 44.
4. Apakah skin care termasuk Kelas 44?
Layanan perawatan kulit dan kecantikan tertentu tercantum dalam Kelas 44. Jenis jasa perlu disesuaikan dengan kegiatan usaha.
5. Apakah spa termasuk Kelas 44?
Ya. DJKI mencantumkan jasa spa dan spa kesehatan dalam Kelas 44.
6. Apakah nama yang belum dipakai orang lain pasti bisa didaftarkan?
Tidak. Pemeriksaan merek juga mempertimbangkan ketentuan substantif dan kemungkinan persamaan dengan merek terdahulu.
7. Apakah logo perlu disiapkan?
Jika merek yang diajukan menggunakan unsur logo atau label, etiket/label merek menjadi bagian dari persyaratan permohonan.
8. Berapa lama perlindungan merek?
Merek terdaftar mendapatkan perlindungan selama 10 tahun sejak tanggal penerimaan dan dapat diperpanjang.
9. Apakah PERMATAMAS menyediakan jasa pendaftaran merek Kelas 44?
Ya, tersedia layanan pendampingan pendaftaran merek yang dapat digunakan oleh pemilik usaha klinik, salon, kecantikan dan jasa terkait.
10. Apakah pendaftaran merek dijamin pasti diterima?
Tidak ada pihak yang dapat menjamin keputusan akhir DJKI. Pemeriksaan dan keputusan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
