Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 42 Software dan IT Terbaru 2026

Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 42 Software dan IT Terbaru 2026

Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 42 Software dan IT Terbaru 2026 – Bagi perusahaan software, startup, software house, konsultan IT, pengembang aplikasi, penyedia SaaS, hingga bisnis berbasis teknologi, merek merupakan aset penting yang perlu dipertimbangkan perlindungannya sejak awal. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah berapa biaya daftar merek HAKI Kelas 42 Software dan IT terbaru 2026?

Secara resmi, biaya pendaftaran merek tidak ditentukan berdasarkan apakah mereknya bergerak di bidang software, aplikasi, atau IT. Tarif pada dasarnya dihitung per kelas. Karena itu, pemilik bisnis teknologi perlu memahami perbedaan antara biaya resmi PNBP dan biaya jasa pendampingan apabila menggunakan konsultan.

Pada 2026 terdapat perubahan regulasi mengenai jenis dan tarif PNBP Kementerian Hukum. PP Nomor 30 Tahun 2026 berstatus berlaku, sehingga informasi biaya perlu dicek berdasarkan ketentuan yang berlaku saat permohonan diajukan.

Berapa Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 42 Tahun 2026?

Untuk memahami biaya secara tepat, hal pertama yang perlu dibedakan adalah biaya resmi pendaftaran merek dengan biaya jasa profesional. PNBP merupakan pembayaran kepada negara atas layanan pendaftaran, sedangkan biaya jasa merupakan biaya yang dibayarkan kepada pihak yang memberikan pendampingan.

Dokumen standar pelayanan DJKI yang tersedia mencantumkan tarif pendaftaran merek sebesar Rp2.800.000 per kelas untuk pemohon umum dan Rp500.000 per kelas untuk UMKM, lembaga pendidikan, serta lembaga penelitian dan pengembangan pemerintah. Namun, karena PP Nomor 30 Tahun 2026 telah berlaku, tarif terbaru sebaiknya dikonfirmasi pada sistem resmi ketika membuat billing agar nominal yang dibayarkan sesuai ketentuan yang sedang berlaku.

Secara sederhana, komponen biaya yang perlu diperhitungkan adalah:

  1. PNBP pendaftaran merek sesuai tarif yang berlaku.
  2. Biaya jasa pendampingan, apabila menggunakan konsultan.
  3. Biaya tambahan tertentu, apabila selama proses diperlukan tindakan atau layanan lain.
  4. Biaya pascapendaftaran, misalnya pengalihan atau perpanjangan ketika diperlukan.

Jadi, jangan hanya melihat angka harga jasa. Pastikan terlebih dahulu apakah harga tersebut sudah termasuk PNBP atau belum.

Mengapa Kelas 42 Penting untuk Bisnis Software dan IT?

Kelas 42 merupakan klasifikasi jasa yang mencakup berbagai layanan yang berkaitan dengan bidang teknologi, termasuk pemrograman komputer, jasa teknologi, serta aspek perancangan dan pengembangan perangkat lunak. Sistem klasifikasi DJKI mencantumkan Kelas 42 sebagai kelas jasa yang berkaitan antara lain dengan kegiatan pemrograman komputer dan bidang teknologi.

Dalam bisnis modern, kebutuhan Kelas 42 dapat muncul pada perusahaan dengan model usaha seperti:

  • Software house.
  • Pengembangan aplikasi mobile.
  • Pengembangan website.
  • Konsultasi teknologi informasi.
  • Pengembangan perangkat lunak.
  • SaaS atau software berbasis layanan.
  • Pengembangan dan riset teknologi.
  • Layanan teknologi berbasis cloud tertentu.

Namun, tidak semua aktivitas yang berhubungan dengan teknologi otomatis harus dimasukkan ke Kelas 42. Produk software yang dijual sebagai barang, misalnya, dapat memiliki pertimbangan klasifikasi yang berbeda. Karena itu, jenis kegiatan usaha dan cara layanan diberikan harus diperiksa terlebih dahulu.

Biaya Merek Kelas 42 Dihitung Per Kelas, Bukan Berdasarkan Jenis Software

Salah satu kesalahpahaman yang cukup umum adalah menganggap biaya pendaftaran merek software berbeda dengan biaya merek jasa IT lainnya. Pada dasarnya, tarif pendaftaran ditentukan berdasarkan jumlah kelas yang diajukan, bukan karena mereknya digunakan untuk aplikasi, website, SaaS, atau jenis teknologi tertentu.

Contohnya, jika sebuah perusahaan hanya membutuhkan perlindungan untuk jasa yang sesuai dengan Kelas 42, maka perhitungan PNBP didasarkan pada satu kelas. Apabila bisnis tersebut juga memiliki kegiatan lain yang memerlukan perlindungan di kelas berbeda, biaya pendaftaran dapat bertambah karena adanya kelas tambahan.

Karena itu, sebelum menghitung anggaran, lakukan langkah berikut:

  1. Identifikasi semua produk dan jasa yang menggunakan merek.
  2. Pisahkan antara produk dengan jasa.
  3. Tentukan klasifikasi yang relevan.
  4. Hitung jumlah kelas yang benar-benar diperlukan.

Strategi ini membantu menghindari pendaftaran kelas secara asal-asalan hanya karena ingin memiliki banyak kelas.

Contoh Perhitungan Biaya Daftar Merek Kelas 42

Sebagai ilustrasi, misalnya sebuah software house hanya menawarkan jasa pengembangan software dan layanan teknologi yang relevan dengan Kelas 42. Jika hanya mengajukan satu kelas, maka komponen PNBP adalah tarif resmi untuk satu kelas sesuai ketentuan yang berlaku pada saat pengajuan.

Jika pemohon juga membutuhkan kelas lain untuk kegiatan bisnis berbeda, maka biaya PNBP akan mengikuti jumlah kelas yang diajukan. Dengan demikian, semakin banyak kelas yang didaftarkan, semakin besar total biaya PNBP pendaftaran.

Perlu diperhatikan bahwa ilustrasi biaya tidak boleh disamakan dengan quotation jasa konsultan. Sebuah penawaran jasa bisa saja mencakup pemeriksaan merek, konsultasi kelas, penyusunan permohonan, pengajuan, monitoring, dan layanan lain.

Karena itu, ketika menerima penawaran harga, tanyakan:

  • Apakah harga sudah termasuk PNBP?
  • Berapa jumlah kelas yang termasuk?
  • Apakah penelusuran merek termasuk?
  • Apakah pengajuan dilakukan sampai mendapatkan tanda terima?
  • Apakah monitoring proses termasuk?
  • Apa yang terjadi jika terdapat kendala dalam pemeriksaan?
Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 42 Software dan IT Terbaru 2026
Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 42 Software dan IT Terbaru 2026

Apakah Biaya UMKM Lebih Murah?

DJKI memiliki skema tarif khusus bagi kelompok pemohon tertentu. Dalam standar pelayanan DJKI yang dipublikasikan, tarif pendaftaran merek untuk UMKM, lembaga pendidikan, dan lembaga penelitian dan pengembangan pemerintah dicantumkan lebih rendah daripada tarif umum.

Namun, pemohon tidak sebaiknya langsung menganggap dirinya otomatis mendapatkan tarif UMKM. Status dan dokumen pendukung harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

DJKI mencantumkan antara lain dokumen terkait status UMK untuk pemohon usaha mikro dan usaha kecil.

Jadi, sebelum melakukan pembayaran, pastikan:

  1. Status usaha sesuai dengan ketentuan.
  2. Dokumen pendukung tersedia.
  3. Data pemohon konsisten.
  4. Billing dibuat dengan kategori pemohon yang benar.

Kesalahan memilih kategori pemohon dapat menyebabkan proses administrasi menjadi kurang efisien.

Biaya Daftar Merek Tidak Sama dengan Biaya Jasa Konsultan

Jika Anda menemukan jasa pendaftaran merek dengan harga tertentu, jangan langsung menganggap seluruh nominal tersebut merupakan biaya resmi DJKI. Dalam praktiknya, terdapat perbedaan antara PNBP dan fee jasa pendampingan.

PNBP merupakan tarif layanan negara. Sementara itu, konsultan atau penyedia jasa dapat mengenakan biaya untuk pekerjaan seperti pemeriksaan awal, konsultasi kelas, penelusuran merek, persiapan data, pengajuan, pemantauan proses, dan pendampingan apabila muncul permasalahan.

Jika membutuhkan pendampingan, informasi layanan dapat dilihat melalui Jasa Daftar Merek HAKI.

Pendekatan yang transparan akan membantu pemilik bisnis mengetahui dengan jelas berapa biaya negara dan berapa biaya jasa profesional sebelum memutuskan menggunakan layanan pendampingan.

Apakah Penelusuran Merek Kelas 42 Menambah Biaya?

Penelusuran merek merupakan tahap penting sebelum pendaftaran. Tujuannya adalah memperoleh gambaran mengenai merek yang sudah ada dan potensi kemiripan yang perlu diperhatikan.

DJKI menyediakan basis data dan fasilitas yang dapat digunakan untuk melihat data merek. Sistem IP Marketplace DJKI juga menyediakan penyaringan berdasarkan kelas, termasuk Kelas 42.

Dalam layanan profesional, penelusuran dapat menjadi bagian dari paket jasa. Karena itu, pemilik bisnis perlu melihat cakupan layanan yang diberikan.

Penelusuran sebaiknya tidak hanya dilakukan dengan mengetik nama secara persis. Pemeriksaan juga perlu memperhatikan kemiripan yang mungkin muncul dari:

  • Susunan kata.
  • Pengucapan.
  • Unsur dominan.
  • Jenis jasa.
  • Kombinasi kata dan logo.
  • Merek yang sudah terdaftar atau sedang dalam proses.

Penelusuran bukan jaminan merek pasti diterima, tetapi merupakan bagian dari persiapan sebelum mengajukan permohonan.

Apa Saja Syarat Daftar Merek Kelas 42?

Selain menyiapkan biaya, pemohon perlu menyiapkan persyaratan administrasi. Standar pelayanan DJKI mencantumkan antara lain etiket/label merek dan tanda tangan pemohon. Untuk pemohon UMKM terdapat dokumen pendukung terkait status UMK, sedangkan penggunaan konsultan KI memerlukan surat kuasa.

Secara umum, pemilik bisnis sebaiknya menyiapkan:

  1. Identitas pemohon.
  2. Nama atau logo merek.
  3. Alamat pemohon.
  4. Kelas jasa yang dipilih.
  5. Uraian jasa yang sesuai.
  6. Dokumen pendukung sesuai status pemohon.
  7. Surat kuasa apabila menggunakan konsultan KI.

Permenkum Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pendaftaran Merek juga telah berstatus berlaku, sehingga proses pendaftaran perlu mengikuti ketentuan terbaru yang berlaku pada saat permohonan.

Berapa Lama Proses Pendaftaran Merek Kelas 42?

Biaya dan waktu adalah dua hal yang sering ditanyakan bersamaan. Namun, membayar biaya pendaftaran tidak berarti sertifikat merek langsung terbit.

DJKI memiliki tahapan pelayanan mulai dari pembuatan akun, pembayaran billing, pengisian data permohonan, pengunggahan dokumen, sampai penerbitan tanda bukti permohonan. Setelah itu terdapat tahapan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, pemilik software house atau startup sebaiknya memasukkan proses pendaftaran merek ke dalam perencanaan bisnis sejak awal. Jangan menunggu sampai brand sudah sangat dikenal baru memikirkan perlindungan merek.

Semakin cepat dilakukan persiapan, semakin cepat pula pemilik usaha dapat mengetahui apakah terdapat potensi kendala pada nama yang dipilih.

Apakah Merek Kelas 42 Pasti Diterima Setelah Membayar?

Tidak. Pembayaran PNBP hanya merupakan bagian dari proses permohonan dan bukan jaminan bahwa merek pasti mendapatkan pendaftaran.

Permohonan tetap harus melalui tahapan pemeriksaan. Karena itu, pemilik bisnis sebaiknya berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan jaminan mutlak bahwa merek “pasti lolos” hanya dengan membayar biaya tertentu.

Yang dapat dilakukan sebelum pengajuan adalah memperbaiki kualitas persiapan, misalnya dengan:

  1. Melakukan penelusuran merek.
  2. Memastikan kelas sesuai.
  3. Menentukan uraian jasa dengan tepat.
  4. Memastikan dokumen lengkap.
  5. Mengajukan data yang konsisten.

Dengan demikian, biaya yang dikeluarkan bukan sekadar untuk mengirim permohonan, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun perlindungan merek secara lebih terencana.

Bagaimana Jika Merek Kelas 42 Ditolak?

Jika permohonan menghadapi penolakan, pemohon perlu melihat alasan yang tercantum dalam keputusan dan menentukan langkah berdasarkan kondisi tersebut. Jangan langsung menyimpulkan bahwa seluruh biaya sebelumnya menjadi sia-sia.

Untuk kondisi tertentu, tersedia mekanisme banding merek sesuai ketentuan. Penanganannya perlu memperhatikan dasar penolakan dan batas waktu yang berlaku.

Apabila membutuhkan informasi pendampingan, Anda dapat melihat layanan Jasa Banding Merek HAKI.

Hal yang penting adalah tidak memberikan klaim bahwa jasa banding otomatis membuat merek diterima. Hasil akhirnya tetap bergantung pada pemeriksaan dan keputusan lembaga yang berwenang.

Setelah Merek Terdaftar, Apakah Masih Ada Biaya Lain?

Perlindungan merek bukan hanya mengenai biaya pendaftaran pertama. Dalam perjalanan bisnis, pemilik merek dapat menghadapi kebutuhan administrasi lain.

Misalnya, apabila kepemilikan merek berpindah karena restrukturisasi perusahaan, akuisisi, merger, atau transaksi bisnis lainnya, dapat diperlukan proses pengalihan hak.

Untuk kebutuhan tersebut, Anda dapat melihat informasi Jasa Pengalihan Merek HAKI.

Selain itu, merek juga perlu diperhatikan masa perlindungannya. Merek terdaftar memiliki masa perlindungan tertentu dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan. Untuk kebutuhan tersebut tersedia informasi Jasa Perpanjangan Merek HAKI.

Artinya, anggaran kekayaan intelektual perusahaan sebaiknya tidak hanya menghitung biaya pendaftaran awal.

Cara Menghemat Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 42

Menghemat biaya bukan berarti memilih jasa termurah. Cara yang lebih aman adalah menghindari biaya tambahan akibat kesalahan yang sebenarnya dapat dicegah.

Sebelum mendaftarkan merek software atau IT, lakukan pemeriksaan internal terlebih dahulu:

  • Pastikan nama merek sudah final.
  • Tentukan kegiatan usaha yang benar-benar menggunakan merek.
  • Hindari memilih kelas hanya berdasarkan perkiraan.
  • Lakukan penelusuran sebelum mengajukan.
  • Siapkan dokumen dari awal.
  • Tanyakan rincian biaya kepada penyedia jasa.
  • Pastikan apakah PNBP sudah termasuk dalam penawaran.

Dengan persiapan tersebut, pemilik usaha dapat membuat estimasi anggaran secara lebih realistis.

Yang perlu diingat, biaya murah tetapi salah kelas atau salah strategi dapat menjadi lebih mahal apabila kemudian harus melakukan perubahan, pengajuan ulang, atau menghadapi sengketa.

Mengapa Bisnis Software dan IT Sebaiknya Tidak Menunda Pendaftaran Merek?

Bisnis teknologi dapat berkembang sangat cepat. Sebuah nama yang awalnya hanya digunakan untuk aplikasi kecil dapat berubah menjadi platform dengan ribuan pengguna, website, layanan berlangganan, dan kerja sama dengan perusahaan lain.

Ketika brand sudah memiliki nilai ekonomi tinggi, persoalan merek dapat menjadi lebih kompleks. Karena itu, perlindungan merek sebaiknya dipertimbangkan sejak tahap awal pembangunan bisnis.

DJKI menyediakan layanan dan informasi resmi terkait pendaftaran merek, termasuk prosedur administrasi dan klasifikasi. Pemilik usaha dapat memanfaatkan informasi resmi tersebut sebagai rujukan utama.

Untuk informasi resmi mengenai kekayaan intelektual, Anda dapat mengunjungi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Kesimpulan

Biaya daftar merek HAKI Kelas 42 Software dan IT terbaru 2026 perlu dihitung berdasarkan jumlah kelas, kategori pemohon, tarif PNBP yang berlaku, serta apakah pemohon menggunakan jasa pendampingan profesional.

Untuk Kelas 42, tarif tidak menjadi lebih mahal hanya karena mereknya bergerak di bidang software, aplikasi, atau IT. Faktor utamanya adalah jumlah kelas yang didaftarkan dan kategori pemohon sesuai ketentuan. Standar pelayanan DJKI yang tersedia mencantumkan tarif Rp2.800.000 per kelas untuk umum dan Rp500.000 per kelas untuk kategori tertentu seperti UMKM, namun karena PP Nomor 30 Tahun 2026 sudah berlaku, nominal pada billing resmi perlu dijadikan acuan ketika melakukan pembayaran.

Jadi, sebelum mengeluarkan biaya, pastikan tiga hal: kelas tepat, uraian jasa sesuai, dan rincian biaya transparan. Dengan begitu, pendaftaran merek bukan hanya menjadi pengeluaran administratif, tetapi bagian dari strategi perlindungan aset brand teknologi perusahaan.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 42

1. Berapa biaya daftar merek Kelas 42 tahun 2026?

Biaya resmi mengikuti tarif PNBP yang berlaku pada saat pengajuan dan dihitung per kelas. Untuk tarif terbaru, gunakan billing dan ketentuan resmi yang berlaku.

2. Apakah Kelas 42 khusus untuk software?

Tidak hanya software. Kelas 42 mencakup berbagai jasa teknologi, pemrograman komputer, serta layanan penelitian dan pengembangan teknologi.

3. Apakah jasa IT bisa didaftarkan di Kelas 42?

Bisa untuk jenis jasa IT yang sesuai dengan cakupan Kelas 42. Uraian jasa tetap perlu disesuaikan dengan kegiatan usaha sebenarnya.

4. Apakah biaya dihitung berdasarkan jumlah kelas?

Ya. Tarif PNBP pendaftaran merek dihitung per kelas.

5. Apakah UMKM mendapatkan tarif khusus?

DJKI mencantumkan tarif khusus untuk UMKM dan kelompok pemohon tertentu sesuai persyaratan yang berlaku.

6. Apakah biaya jasa konsultan sama dengan biaya DJKI?

Tidak. PNBP merupakan biaya resmi layanan negara, sedangkan jasa konsultan merupakan biaya pendampingan profesional.

7. Apakah biaya pendaftaran menjamin merek diterima?

Tidak. Pembayaran hanya merupakan bagian dari proses. Permohonan tetap melalui pemeriksaan.

8. Apakah SaaS bisa menggunakan Kelas 42?

Jenis jasa SaaS tertentu dapat termasuk Kelas 42. Klasifikasi harus disesuaikan dengan sifat layanan yang diberikan.

9. Apakah merek yang ditolak masih dapat diajukan banding?

Dalam kondisi tertentu tersedia mekanisme banding sesuai ketentuan yang berlaku dan alasan penolakannya.

10. Apakah merek Kelas 42 harus diperpanjang?

Merek terdaftar memiliki masa perlindungan dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan. Pemilik sebaiknya memantau masa berlaku sejak awal.

Jasa-Izin-PIRT
Jasa-Izin-PIRT

PERMATAMAS INDONESIA

Jasapendaftaranmerek.com adalah layanan pengurusan pendaftaran merek, sanggah merek, pengalihan merek, banding merek resmi di Indonesia

KONTAK KAMI

Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat

Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

Copyright @ 2023 – Jasa Pendaftaran Merek – Support DokterWebsite.ID