Jasa HAKI Merek dengan Layanan Cek Nama Brand

Jasa HAKI Merek dengan Layanan Cek Nama Brand – Di era bisnis modern, nama brand bukan hanya sekadar identitas, tetapi juga aset berharga yang menentukan reputasi dan daya saing usaha. Banyak pelaku UMKM hingga perusahaan besar berlomba membangun merek yang unik, mudah diingat, dan memiliki nilai jual tinggi. Namun, sebelum sebuah brand digunakan secara luas, langkah paling penting adalah memastikan bahwa nama tersebut belum dimiliki atau didaftarkan pihak lain di DJKI.

Jasa HAKI merek dengan layanan cek nama brand hadir sebagai solusi praktis untuk membantu pelaku usaha melakukan pemeriksaan awal sebelum mendaftarkan merek. Proses ini sangat krusial karena banyak permohonan merek ditolak akibat kemiripan dengan merek yang sudah terdaftar.

Dengan pengecekan sejak awal, pelaku usaha dapat menghindari kerugian biaya, waktu, serta risiko harus mengganti identitas brand setelah produk terlanjur beredar di pasaran.
• Memastikan nama brand belum terdaftar di DJKI
• Mengurangi risiko penolakan permohonan merek
• Membantu menentukan kelas merek yang tepat
• Memberikan strategi nama brand yang lebih aman
• Melindungi bisnis dari sengketa merek di masa depan

PERMATAMAS memahami bahwa pendaftaran merek adalah langkah strategis untuk keberlanjutan usaha. Dengan layanan cek nama brand dan pendampingan profesional, pelaku bisnis dapat menjalankan proses perlindungan merek secara lebih aman, cepat, dan sesuai regulasi DJKI.

Pentingnya Cek Nama Brand Sebelum Daftar Merek HAKI

Cek nama brand merupakan tahap awal yang sering diabaikan oleh pelaku usaha, padahal langkah ini sangat menentukan keberhasilan pendaftaran merek. Banyak bisnis yang sudah mengeluarkan biaya promosi besar, tetapi akhirnya harus mengganti nama karena brand tersebut ternyata sudah lebih dulu terdaftar. Kondisi ini tentu merugikan, baik dari sisi finansial maupun reputasi usaha.

Melalui layanan pemeriksaan merek, pelaku usaha dapat mengetahui apakah nama brand memiliki potensi konflik dengan merek lain. Pemeriksaan ini dilakukan dengan menelusuri database DJKI untuk melihat merek yang sudah terdaftar atau sedang dalam proses permohonan.

Dengan demikian, bisnis bisa mengambil keputusan lebih tepat sebelum melangkah ke tahap pendaftaran.
• Menghindari kesamaan nama dengan merek terdaftar
• Mengetahui peluang diterima atau ditolak sejak awal
• Memastikan brand aman digunakan jangka panjang
• Menghemat biaya jika perlu revisi nama
• Memperkuat strategi branding usaha

PERMATAMAS menyediakan pendampingan profesional melalui Jasa Merek HAKI agar pelaku usaha dapat melakukan cek nama brand secara akurat dan melanjutkan proses pendaftaran dengan rasa aman.

Cara Kerja Layanan Cek Nama Brand dalam Pendaftaran Merek

Layanan cek nama brand dilakukan dengan metode penelusuran yang sistematis. Proses ini tidak hanya melihat nama yang sama persis, tetapi juga mempertimbangkan kemiripan bunyi, penulisan, serta kategori produk atau jasa. Hal ini penting karena DJKI menilai merek berdasarkan potensi membingungkan konsumen di pasar.

Setelah pengecekan dilakukan, hasilnya akan dianalisis untuk menentukan apakah brand layak diajukan atau perlu modifikasi. Dalam beberapa kasus, brand mungkin terlihat unik tetapi ternyata mirip dengan merek lain di kelas yang sama.

Di sinilah peran profesional sangat dibutuhkan untuk memberikan rekomendasi terbaik bagi pemilik usaha.
• Penelusuran database merek DJKI
• Analisis kemiripan nama dan logo
• Penentuan kelas merek sesuai produk/jasa
• Rekomendasi revisi jika ada potensi konflik
• Strategi agar permohonan lebih kuat

PERMATAMAS hadir sebagai mitra terpercaya melalui Jasa HAKI Merek, membantu pelaku usaha memahami hasil pengecekan dan menyiapkan langkah pendaftaran secara lebih terarah.

Keuntungan Menggunakan Jasa Profesional untuk Daftar Merek HAKI

Mengurus merek sendiri memang memungkinkan, tetapi prosesnya sering kali memakan waktu dan berisiko kesalahan. Mulai dari penentuan kelas, penyusunan dokumen, hingga pemantauan status permohonan membutuhkan ketelitian tinggi.

Kesalahan kecil dapat berujung pada penolakan permohonan atau perpanjangan proses yang tidak perlu. Dengan menggunakan jasa profesional, pelaku usaha mendapatkan pendampingan lengkap dari awal hingga sertifikat terbit.

Selain itu, konsultan berpengalaman dapat membantu menyiapkan strategi hukum jika muncul keberatan atau sanggahan dari pihak lain selama masa pengumuman merek.
• Proses lebih cepat dan terstruktur
• Risiko kesalahan administrasi lebih kecil
• Konsultasi kelas merek yang tepat
• Pendampingan jika ada keberatan pihak lain
• Monitoring status permohonan sampai selesai

PERMATAMAS menyediakan layanan Jasa Daftar Merek HAKI untuk memastikan pendaftaran berjalan lancar, aman, dan sesuai ketentuan DJKI.

Jasa HAKI Merek dengan Layanan Cek Nama Brand
Jasa HAKI Merek dengan Layanan Cek Nama Brand

Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan untuk Daftar Merek HAKI

Setelah nama brand dinyatakan aman melalui proses cek awal, tahap berikutnya adalah menyiapkan dokumen pendaftaran merek. Banyak pelaku usaha mengira pendaftaran merek hanya sekadar mengisi formulir, padahal ada sejumlah persyaratan administratif dan teknis yang harus dipenuhi. Kelengkapan dokumen menjadi faktor penting agar permohonan tidak tertunda atau bahkan ditolak oleh DJKI.

Dokumen yang dibutuhkan umumnya meliputi identitas pemohon, label merek, serta penentuan kelas barang atau jasa. Untuk perusahaan, dokumen legalitas seperti akta pendirian dan NPWP juga wajib disertakan.

Selain itu, pemohon perlu memastikan bahwa merek yang diajukan sesuai dengan kategori produk yang dijalankan agar perlindungannya tepat sasaran.
• KTP pemohon (perorangan) atau legalitas usaha (badan usaha)
• Label merek berupa nama/logo yang akan didaftarkan
• Penentuan kelas merek sesuai produk atau jasa
• Surat pernyataan kepemilikan merek
• Bukti pembayaran PNBP pendaftaran merek

PERMATAMAS membantu pelaku usaha menyiapkan seluruh dokumen melalui layanan Jasa Pendaftaran Merek HAKI, sehingga proses pengajuan dapat berjalan lebih rapi, cepat, dan sesuai ketentuan DJKI.

Estimasi Biaya dan Waktu Proses Pendaftaran Merek Setelah Cek Brand

Pertanyaan yang paling sering muncul setelah cek nama brand adalah soal biaya dan lama proses pendaftaran merek. Secara umum, pendaftaran merek di DJKI memerlukan biaya resmi negara (PNBP) yang besarannya tergantung kategori UMKM atau non-UMKM serta jumlah kelas yang diajukan. Selain biaya, waktu proses juga perlu dipahami agar pemilik usaha dapat menyusun strategi bisnis dengan lebih matang.

Proses pendaftaran merek tidak selesai dalam hitungan hari, karena ada tahapan pemeriksaan formalitas, pengumuman merek, hingga pemeriksaan substantif. Jika tidak ada keberatan dari pihak lain, sertifikat merek dapat terbit dalam beberapa bulan.

Namun, apabila ada sanggahan atau revisi dokumen, durasinya bisa lebih panjang.
• Biaya resmi DJKI berbeda untuk UMKM dan perusahaan besar
• Pendaftaran per kelas merek dihitung terpisah
• Proses pemeriksaan formalitas memakan beberapa minggu
• Masa pengumuman merek berlangsung sekitar 2 bulan
• Sertifikat terbit setelah pemeriksaan substantif selesai

PERMATAMAS memberikan pendampingan transparan melalui Jasa Pembuatan Merek HAKI, membantu klien memahami estimasi biaya serta mengawal proses hingga sertifikat resmi diterbitkan.

Risiko Jika Nama Brand Tidak Dicek Sebelum Pengajuan ke DJKI

Mengabaikan cek nama brand sebelum mendaftarkan merek merupakan kesalahan yang sering terjadi, terutama pada pelaku UMKM yang ingin cepat memasarkan produk. Padahal, risiko penolakan merek sangat tinggi jika terdapat kemiripan dengan merek yang sudah terdaftar.

Penolakan ini bukan hanya soal dokumen, tetapi juga menyangkut potensi sengketa hukum di kemudian hari. Jika merek ditolak, pemohon tidak hanya kehilangan biaya pendaftaran, tetapi juga waktu yang sudah berjalan selama berbulan-bulan. Lebih buruk lagi, jika brand sudah digunakan secara luas, bisnis dapat dipaksa mengganti nama dan melakukan rebranding total.

Hal ini tentu berdampak pada reputasi dan kepercayaan konsumen.
• Permohonan merek berisiko ditolak DJKI
• Potensi konflik atau gugatan dari pemilik merek lain
• Kerugian biaya promosi dan branding yang sudah berjalan
• Keharusan mengganti nama produk di pasaran
• Proses bisnis menjadi terhambat karena sengketa merek

PERMATAMAS hadir dengan layanan Jasa Pengurusan Merek HAKI untuk memastikan cek nama brand dilakukan sejak awal, sehingga risiko penolakan dan konflik hukum dapat diminimalkan.

PERMATAMAS sebagai Jasa HAKI Merek dengan Layanan Cek Nama Brand Terpercaya

Memilih mitra pendamping yang tepat menjadi kunci dalam proses pendaftaran merek. PERMATAMAS dikenal sebagai penyedia layanan profesional yang tidak hanya membantu pendaftaran, tetapi juga memberikan layanan cek nama brand secara menyeluruh. Dengan pengalaman dalam berbagai sektor usaha, PERMATAMAS memahami bahwa setiap merek memiliki nilai strategis yang harus dijaga.

Layanan yang diberikan mencakup konsultasi awal, penelusuran database merek, penentuan kelas yang tepat, hingga pendampingan jika ada keberatan atau sanggahan. Proses ini dirancang agar pemilik usaha tidak perlu bingung menghadapi prosedur DJKI yang cukup kompleks.

Dengan sistem kerja yang transparan, klien dapat memantau perkembangan permohonan secara berkala.
• Cek nama brand akurat sebelum pendaftaran
• Pendampingan dokumen lengkap dan sesuai regulasi
• Konsultasi kelas merek agar perlindungan maksimal
• Monitoring status permohonan hingga sertifikat terbit
• Dukungan profesional untuk UMKM dan perusahaan nasional

PERMATAMAS menjadi pilihan tepat bagi pelaku usaha yang membutuhkan Jasa Merek HAKI dengan layanan cek nama brand terpercaya, aman, dan terstruktur untuk melindungi aset bisnis jangka panjang.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi Jawa Barat
Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

FAQ

1. Apa itu Jasa HAKI Merek?
Jasa HAKI merek adalah layanan pendampingan profesional untuk membantu proses pendaftaran merek resmi di DJKI agar bisnis mendapatkan perlindungan hukum.

2. Mengapa harus cek nama brand sebelum daftar merek?
Karena cek nama brand dapat mencegah penolakan akibat kemiripan dengan merek lain yang sudah terdaftar di DJKI.

3. Apa manfaat merek terdaftar secara resmi?
Merek terdaftar memberikan hak eksklusif, perlindungan hukum, serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap bisnis Anda.

4. Bagaimana cara cek nama brand di DJKI?
Cek nama brand dapat dilakukan melalui database DJKI atau menggunakan jasa konsultan yang berpengalaman agar hasilnya lebih akurat.

5. Apa saja dokumen yang dibutuhkan untuk daftar merek HAKI?
Dokumen umumnya meliputi identitas pemohon, label merek/logo, kelas merek, surat pernyataan, dan bukti pembayaran PNBP.

6. Berapa lama proses pendaftaran merek DJKI sampai sertifikat terbit?
Proses biasanya memakan waktu beberapa bulan tergantung tahapan pemeriksaan dan ada tidaknya keberatan dari pihak lain.

7. Apakah UMKM mendapatkan biaya lebih murah untuk daftar merek?
Ya, DJKI menyediakan tarif khusus UMKM sehingga biaya pendaftaran lebih terjangkau dibanding perusahaan non-UMKM.

8. Apa risiko jika merek tidak didaftarkan?
Risikonya merek bisa ditiru, diklaim pihak lain, menimbulkan sengketa hukum, hingga bisnis harus mengganti nama brand.

9. Apa penyebab umum merek ditolak DJKI?
Penolakan biasanya terjadi karena merek mirip dengan merek terdaftar, dokumen tidak lengkap, atau kelas merek tidak sesuai.

10. Mengapa memilih PERMATAMAS untuk jasa pengurusan merek HAKI?
PERMATAMAS memberikan layanan cek nama brand, pendampingan lengkap, proses transparan, serta konsultasi profesional hingga sertifikat merek terbit.

Jasa Pengurusan Sertifikasi Halal
Jasa Pengurusan Sertifikasi Halal

Cara Cek Merek HAKI Terdaftar

Cara Cek Merek HAKI Terdaftar – Melindungi identitas bisnis kini menjadi kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya persaingan usaha dan maraknya kasus penjiplakan merek. Banyak pelaku usaha tidak menyadari bahwa nama yang mereka bangun bertahun-tahun bisa saja sudah didaftarkan oleh pihak lain. Akibatnya, bisnis dapat kehilangan hak atas merek, bahkan terancam tidak boleh lagi menggunakan nama yang selama ini melekat dengan produk atau layanan mereka. Di sinilah pentingnya melakukan pengecekan merek HAKI sejak dini. Proses ini bukan hanya langkah administratif, tetapi bagian dari strategi perlindungan bisnis agar tetap aman, legal, dan berdaya saing.

Prosedur pengecekan merek sebenarnya dapat dilakukan secara mandiri melalui situs resmi DJKI. Namun kenyataannya, banyak pelaku usaha belum memahami cara membaca data yang muncul di sistem, terutama terkait status permohonan, klasifikasi Nice, ataupun tingkat kemiripan antara satu merek dengan merek lain. Padahal, informasi tersebut sangat penting untuk menentukan apakah sebuah merek layak diajukan atau berpotensi ditolak. Oleh karena itu, pemahaman mengenai cara cek merek yang benar menjadi isu penting yang perlu disosialisasikan, terutama bagi UMKM dan pemilik brand baru yang sedang membangun positioning pasar.

Lebih jauh lagi, pengecekan merek berperan sebagai langkah preventif untuk menghindari risiko sengketa hukum di kemudian hari. Kasus rebutan nama merek kerap terjadi, bahkan pada usaha yang baru berkembang. Dengan melakukan pengecekan resmi, pelaku usaha dapat melihat apakah nama yang dipilih unik, aman, dan belum dipakai oleh pihak lain. Selain itu, proses ini membantu memastikan bahwa identitas bisnis benar-benar layak untuk dilindungi melalui pendaftaran HAKI. Artikel ini akan memandu Anda memahami cara cek merek terdaftar secara tepat, akurat, dan sesuai prosedur, sehingga bisnis dapat melangkah lebih aman dan profesional.

Mengapa Penting Melakukan Pengecekan Merek Sebelum Daftar HAKI?

Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, pengecekan merek sebelum pendaftaran bukan lagi sekadar langkah tambahan—tetapi menjadi bagian vital dalam membangun identitas usaha. Pemeriksaan awal memastikan bahwa nama atau logo merek yang akan diajukan tidak memiliki kesamaan dengan pihak lain. Jika pemilik usaha asal mendaftarkan tanpa pengecekan, risiko penolakan menjadi tinggi dan proses akan memakan waktu.

Selain itu, pengecekan juga membantu menghindari potensi sengketa hukum yang bisa muncul dari pemilik merek terdahulu. Di tengah proses ini, ada tiga alasan utama mengapa pengecekan merek harus dilakukan sejak awal:

• Menghindari penolakan karena adanya merek yang identik.
• Mencegah sengketa merek yang berujung pada tuntutan hukum.
• Melihat peluang pengembangan merek dalam jangka panjang.

Pengecekan merek juga memberi gambaran seberapa kuat branding yang dimiliki sebuah usaha. Apabila ditemukan banyak merek serupa di kelas yang sama, pemilik bisnis dapat mempertimbangkan variasi nama atau melakukan modifikasi desain merek agar lebih unik. Langkah preventif seperti ini terbukti menghemat biaya, waktu, dan energi yang seharusnya bisa digunakan untuk membangun bisnis secara lebih efektif.

 

Cara Cek Merek HAKI Terdaftar

Cara Cek Merek HAKI Terdaftar

Panduan Cek Merek Terdaftar Melalui Website DJKI Resmi

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menyediakan fitur pencarian resmi untuk mengecek merek yang sudah terdaftar. Pengguna hanya perlu mengakses laman pdki-indonesia.dgip.go.id. Melalui situs ini, publik dapat mencari merek berdasarkan kata kunci, nama pemilik, hingga nomor pendaftaran.

Prosesnya sederhana, namun sangat penting untuk memastikan merek yang diinginkan tidak digunakan oleh pihak lain. Pencarian ini menjadi langkah awal sebelum mengajukan permohonan resmi.

Untuk memaksimalkan hasil pencarian, lakukan langkah berikut:
1. Klik https://pdki-indonesia.dgip.go.id/ Masukkan kata kunci merek yang ingin dicek.
2. Periksa status: apakah “Terdaftar”, “Ditolak”, atau “Dalam Proses”.
3. Cocokkan kelas Nice yang relevan.
4. Cek kemiripan visual jika merek berupa logo.

Setelah mendapatkan hasil pencarian, pemilik usaha perlu menganalisis apakah terdapat kemiripan yang signifikan. Bila hasilnya menunjukkan ada beberapa merek yang terlihat hampir sama, sebaiknya pertimbangkan opsi lain. Dengan demikian, proses permohonan ke DJKI tidak hanya berjalan lebih mulus, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk diterima dan mendapatkan sertifikat merek.

Cara Menggunakan Fitur Pencarian Kelas Nice untuk Cek Ketersediaan Merek

Kelas Nice adalah sistem klasifikasi internasional yang digunakan untuk mengelompokkan jenis barang atau jasa dalam pendaftaran merek. Memahami kelas ini sangat penting karena kesamaan kelas menjadi salah satu faktor utama penolakan merek. DJKI menyediakan fitur pencarian yang memungkinkan pengguna memfilter hasil berdasarkan kelas Nice tertentu. Dengan cara ini, hasil pencarian menjadi lebih akurat dan relevan terhadap bidang usaha yang berminat mendaftarkan merek.

Saat mengecek menggunakan sistem kelas Nice, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Tentukan kelas barang/jasa sesuai jenis usaha.
2. Masukkan kata kunci merek pada kolom pencarian.
3. Filter hasil berdasarkan kelas yang tepat.
4. Bandingkan elemen nama, fonetik, dan visual.
5. Pastikan tidak ada persamaan yang dapat menimbulkan sengketa.

Penentuan kelas yang tepat memberi gambaran yang jelas mengenai ruang lingkup perlindungan merek. Misalnya, usaha toko dan online shop cenderung berada pada Kelas 35. Sementara itu, produk kosmetik berada di Kelas 3 dan makanan-minuman di Kelas 30 atau 32. Dengan memahami klasifikasi ini, pelaku usaha dapat mencegah kesalahan fatal yang sering terjadi, seperti mendaftarkan merek pada kelas yang tidak relevan atau keliru.

Tips Menilai Tingkat Kemiripan Merek Agar Tidak Ditolak DJKI

Menilai kemiripan merek tidak bisa dilakukan secara asal. DJKI menilai kesamaan berdasarkan unsur keseluruhan, mulai dari nama, suara, cara baca, konsep, hingga tampilan visualnya. Pemohon perlu memahami bahwa meskipun ejaan berbeda sedikit, tetapi jika pengucapannya sama, DJKI dapat menetapkan merek tersebut mirip. Karena itu, penting untuk menilai secara menyeluruh agar permohonan tidak terkena penolakan substantif.

Agar penilaian lebih akurat, lakukan pengecekan dengan memperhatikan beberapa aspek berikut:
1. Pemeriksaan fonetik atau cara pengucapan.
2. Perbandingan tampilan visual logo atau tipografi.
3. Analisis konsep yang diwakili merek.
4. Cek keberadaan merek serupa dalam kelas yang sama.

Selain itu, pemohon juga perlu memeriksa apakah merek tersebut berpotensi membingungkan konsumen. Jika suatu merek terlalu dekat dengan merek populer lainnya, kemungkinan DJKI menolaknya cukup besar.

Dengan melakukan penilaian mendalam, pemilik usaha dapat menentukan apakah merek siap diajukan atau perlu dimodifikasi terlebih dahulu demi mengurangi risiko keberatan atau sengketa.

Jasa Resmi Cek Merek untuk Mendapatkan Hasil yang Akurat

Proses pengecekan merek memang bisa dilakukan sendiri. Namun, bagi banyak pelaku usaha, membaca hasil pencarian, memahami aturan persamaan, hingga menilai risiko penolakan tidak selalu mudah. Inilah alasan banyak pemilik brand memilih menggunakan jasa resmi untuk memastikan merek benar-benar aman sebelum didaftarkan.

Konsultan profesional akan melakukan pencarian mendalam, menilai risiko kemiripan, dan memberikan rekomendasi teknis yang lebih presisi.

Biasanya, layanan cek merek profesional mencakup hal berikut:
• Analisis kata dan fonetik secara menyeluruh.
• Pencarian kelas Nice sesuai jenis barang/jasa.
• Penilaian peluang diterima atau ditolak.
• Rekomendasi revisi nama atau logo jika perlu.

Jika Anda ingin memastikan merek benar-benar aman sebelum diajukan, menggunakan jasa konsultan adalah langkah yang bijaksana. PERMATAMAS hadir sebagai layanan resmi yang membantu pelaku usaha melakukan pengecekan merek HAKI secara mendalam dan akurat. Anda bisa langsung menghubungi PERMATAMAS untuk konsultasi gratis, pengecekan merek cepat, serta pengurusan pendaftaran HAKI dari awal hingga sertifikat terbit. Ayo cek dan amankan merek usaha Anda sekarang bersama PERMATAMAS!

Konsultasi Gratis

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat: Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61, Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
Telp Kantor: 021-89253417
WhatsApp: 0857-7763-0555

FAQ

1. Apa itu pengecekan merek HAKI?
Pengecekan merek HAKI adalah proses mencari informasi apakah suatu merek sudah digunakan, didaftarkan, atau memiliki kemiripan dengan merek lain di database DJKI.

2. Mengapa cek merek penting sebelum mendaftar?
Karena pengecekan membantu menghindari penolakan akibat merek yang sama atau mirip, sehingga peluang diterima lebih tinggi dan proses lebih efisien.

3. Di mana saya bisa mengecek merek HAKI secara resmi?
Anda dapat mengeceknya di situs resmi DJKI melalui Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI).

4. Apakah pengecekan merek HAKI gratis?
Ya, seluruh layanan pengecekan merek di situs DJKI dapat diakses secara gratis oleh siapa pun.

5. Apa saja informasi yang muncul saat cek merek?
Biasanya mencakup nama merek, status permohonan, nomor pendaftaran, pemilik, kelas barang/jasa, serta tanggal permohonan.

6. Bagaimana jika merek saya mirip dengan merek lain?
Jika kemiripan tinggi, ada risiko besar ditolak. Disarankan mengganti nama merek atau menggunakan jasa konsultan untuk penilaian lebih akurat.

7. Bisakah saya mengecek lebih dari satu nama merek?
Bisa. Anda dianjurkan mencoba beberapa variasi nama untuk melihat apakah ada potensi benturan dengan merek lain.

8. Apa itu Kelas Nice dalam merek HAKI?
Kelas Nice adalah sistem klasifikasi internasional yang membagi barang dan jasa ke dalam 45 kelas, dan wajib dipilih saat mendaftarkan merek.

9. Apakah logo juga harus dicek di DJKI?
Ya. Logo termasuk bagian dari merek. Jika Anda mendaftarkan logo, Anda perlu melihat apakah ada desain serupa yang sudah terdaftar.

10. Apakah PERMATAMAS bisa membantu pengecekan dan pendaftaran merek?
Bisa. PERMATAMAS menyediakan layanan pengecekan merek resmi serta pengurusan pendaftaran HAKI dengan proses cepat dan pendampingan lengkap.

 

PERMATAMAS INDONESIA

Jasapendaftaranmerek.com adalah layanan pengurusan pendaftaran merek, sanggah merek, pengalihan merek, banding merek resmi di Indonesia

KONTAK KAMI

Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat

Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

Copyright @ 2023 – Jasa Pendaftaran Merek – Support DokterWebsite.ID