Berapa Lama Proses Daftar Merek HAKI Kelas 39 Sampai Terdaftar DJKI

Berapa Lama Proses Daftar Merek HAKI Kelas 39 Sampai Terdaftar DJKI

Berapa Lama Proses Daftar Merek HAKI Kelas 39 Sampai Terdaftar DJKI – Bagi pemilik usaha ekspedisi, logistik, cargo, jasa pengiriman barang, transportasi, maupun pergudangan, merek bukan sekadar nama usaha. Merek menjadi identitas yang digunakan untuk membangun kepercayaan pelanggan dan membedakan layanan dari kompetitor. Karena itu, banyak pelaku usaha ingin mengetahui berapa lama proses daftar merek HAKI Kelas 39 sampai terdaftar DJKI.

Secara umum, proses pendaftaran merek tidak selesai hanya dalam beberapa hari karena terdapat beberapa tahapan, mulai dari pemeriksaan kelengkapan, pengumuman, hingga pemeriksaan substantif. Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pendaftaran Merek, terdapat batas waktu tertentu pada beberapa tahapan proses pendaftaran.

Untuk jasa ekspedisi dan logistik, memahami alur tersebut penting agar pemilik usaha dapat memperkirakan proses dengan lebih realistis dan mempersiapkan dokumen sejak awal.

Berapa Lama Daftar Merek HAKI Kelas 39?

Tidak ada satu angka sederhana yang dapat digunakan untuk semua permohonan karena lama proses dapat dipengaruhi oleh kelengkapan dokumen, ada atau tidaknya keberatan selama masa pengumuman, serta hasil pemeriksaan substantif. Dalam ketentuan yang berlaku pada 2026, pemeriksaan kelengkapan dokumen dilakukan paling lama 15 hari sejak Tanggal Penerimaan. Setelah itu, permohonan diumumkan dalam Berita Resmi Merek paling lama 15 hari sejak Tanggal Penerimaan dan masa pengumumannya berlangsung selama 2 bulan.

Secara sederhana, tahapan yang perlu diperhatikan meliputi:

  1. Pemeriksaan kelengkapan dokumen paling lama 15 hari.
  2. Pengumuman permohonan dalam Berita Resmi Merek selama 2 bulan.
  3. Pemeriksaan substantif setelah masa pengumuman.
  4. Pendaftaran dan penerbitan sertifikat elektronik apabila permohonan dinyatakan dapat didaftar.

Apabila tidak terdapat keberatan, pemeriksaan substantif diselesaikan paling lama 30 hari. Jika terdapat keberatan, pemeriksaan substantif dapat berlangsung paling lama 90 hari setelah tahapan sanggahan selesai.

Mengapa Proses Merek Kelas 39 Tidak Bisa Langsung Terbit?

Sebagian pemilik usaha mengira setelah mengajukan permohonan dan membayar biaya, sertifikat merek langsung diterbitkan. Kenyataannya, pendaftaran merek memiliki beberapa tahapan pemeriksaan untuk memastikan permohonan memenuhi ketentuan.

Kelas 39 sendiri berkaitan dengan berbagai jasa transportasi, pengiriman, penyimpanan, dan layanan yang berhubungan dengan pengangkutan. Karena itu, spesifikasi jasa harus disusun dengan tepat agar sesuai dengan kegiatan usaha yang sebenarnya.

Beberapa contoh layanan yang dapat berkaitan dengan Kelas 39 antara lain:

  • Jasa ekspedisi dan kurir.
  • Pengiriman barang dan cargo.
  • Jasa transportasi barang.
  • Jasa logistik dan pergudangan.

Dalam pemeriksaan substantif, merek dapat diperiksa dari berbagai aspek, termasuk daya pembeda serta kemungkinan adanya persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek tertentu yang telah terdaftar atau diajukan lebih dahulu untuk barang atau jasa sejenis.

Tahapan Daftar Merek HAKI Kelas 39 Sampai Terdaftar

Mengetahui tahapan pendaftaran membantu pemilik bisnis ekspedisi memahami mengapa proses membutuhkan waktu. Pengajuan dilakukan setelah pemohon menyiapkan data dan dokumen yang diperlukan, kemudian permohonan diproses sesuai mekanisme DJKI.

Alur sederhananya dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. Persiapan merek dan dokumen
    Pemohon menentukan nama/logo serta spesifikasi jasa yang akan dilindungi.
  2. Pengajuan permohonan
    Permohonan pendaftaran diajukan melalui sistem yang disediakan DJKI.
  3. Pemeriksaan kelengkapan
    Dokumen diperiksa untuk memastikan persyaratan administratif terpenuhi.
  4. Pengumuman dan pemeriksaan substantif
    Permohonan diumumkan dalam Berita Resmi Merek, kemudian dilanjutkan pemeriksaan substantif sesuai ketentuan.

Jika hasil pemeriksaan menyatakan merek dapat didaftarkan, Menteri mendaftarkan merek, memberitahukan pendaftaran kepada pemohon atau kuasanya, serta menerbitkan sertifikat merek secara elektronik.

Berapa Lama Proses Daftar Merek HAKI Kelas 39 Sampai Terdaftar DJKI
Berapa Lama Proses Daftar Merek HAKI Kelas 39 Sampai Terdaftar DJKI

Berapa Lama Pemeriksaan Substantif Merek Kelas 39?

Pemeriksaan substantif merupakan salah satu tahap penting karena pada tahap ini permohonan diperiksa oleh Pemeriksa Merek. Ketentuan terbaru membedakan jangka waktu pemeriksaan berdasarkan ada atau tidaknya keberatan selama masa pengumuman.

Apabila tidak ada keberatan, pemeriksaan substantif diselesaikan paling lama 30 hari sejak berakhirnya pengumuman. Apabila terdapat keberatan, pemeriksaan substantif dilakukan setelah batas waktu penyampaian sanggahan berakhir dan diselesaikan paling lama 90 hari.

Artinya, pemilik jasa ekspedisi sebaiknya tidak menetapkan target berdasarkan hitungan beberapa hari saja. Proses pendaftaran merupakan rangkaian tahapan yang memiliki jangka waktu berbeda-beda.

Apa yang Membuat Proses Daftar Merek Menjadi Lebih Lama?

Lama proses tidak hanya berkaitan dengan antrean pemeriksaan. Persiapan permohonan juga dapat memengaruhi kelancaran proses. Dokumen yang tidak lengkap dapat menyebabkan pemohon memperoleh pemberitahuan untuk melengkapi kekurangan.

Dalam Permenkum Nomor 5 Tahun 2026, apabila terdapat kekurangan kelengkapan dokumen, pemohon atau kuasanya diberikan waktu paling lama 2 bulan sejak tanggal pengiriman pemberitahuan untuk melengkapinya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan merek Kelas 39 adalah:

  • Nama atau logo merek sudah ditentukan dengan jelas.
  • Data pemohon sesuai dengan dokumen pendukung.
  • Kelas merek dan spesifikasi jasa sudah tepat.
  • Pemeriksaan awal terhadap merek sudah dilakukan.

Semakin baik persiapan awal, semakin kecil kemungkinan proses administratif terganggu karena kekurangan dokumen atau kesalahan pengisian.

Apakah Pengecekan Merek Bisa Mempercepat Proses?

Pengecekan awal bukan berarti dapat mempersingkat seluruh waktu pemeriksaan DJKI. Namun, pencarian merek sebelum pengajuan dapat membantu pemohon memahami kondisi mereknya dan mengidentifikasi potensi masalah sejak awal.

Hal ini menjadi penting untuk usaha ekspedisi karena satu merek dapat digunakan dalam berbagai aktivitas seperti kendaraan operasional, aplikasi, website, kemasan, seragam, gudang, hingga materi promosi.

Pengecekan sebaiknya memperhatikan:

  1. Kemiripan nama dengan merek yang sudah ada.
  2. Kemiripan logo atau unsur visual.
  3. Kesesuaian Kelas 39.
  4. Spesifikasi jasa yang akan didaftarkan.

Perlu dipahami bahwa hasil pencarian awal bukan jaminan bahwa permohonan pasti diterima. Keputusan tetap bergantung pada pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dokumen yang Perlu Disiapkan untuk Daftar Merek Kelas 39

Persiapan dokumen merupakan bagian penting sebelum permohonan diajukan. Standar pelayanan DJKI mencantumkan antara lain etiket/label merek, tanda tangan pemohon, serta dokumen tambahan tertentu sesuai status pemohon. Untuk pemohon yang menggunakan konsultan KI, terdapat pula surat kuasa sesuai persyaratan.

Secara umum, pemilik usaha perlu menyiapkan:

  • Nama atau logo merek.
  • Data identitas pemohon.
  • Alamat pemohon.
  • Spesifikasi jasa yang akan dilindungi.
  • Dokumen pendukung sesuai status pemohon.
  • Dokumen kuasa apabila menggunakan jasa konsultan.

Selain kelengkapan administratif, pemilihan uraian jasa juga perlu diperhatikan. Jangan sampai layanan utama bisnis ekspedisi justru tidak tercantum secara tepat dalam spesifikasi jasa yang diajukan.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Daftar Merek Kelas 39

Kesalahan pada tahap awal dapat menyebabkan proses menjadi lebih rumit. Salah satu yang sering terjadi adalah pemilik usaha langsung mendaftarkan nama tanpa melakukan pemeriksaan awal terhadap merek yang sudah ada.

Kesalahan lainnya antara lain:

  1. Memilih kelas tanpa memahami kegiatan jasa yang sebenarnya.
  2. Menggunakan uraian jasa yang terlalu umum atau tidak sesuai.
  3. Tidak melakukan pencarian merek terlebih dahulu.
  4. Menganggap pengajuan merek berarti merek sudah pasti terdaftar.

Perlu diingat, permohonan merek tetap melalui pemeriksaan substantif. Permohonan dapat ditolak apabila memenuhi kondisi tertentu sebagaimana diatur dalam peraturan, termasuk apabila mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek tertentu yang telah terdaftar atau diajukan lebih dahulu untuk jasa sejenis.

Bagaimana Agar Proses Daftar Merek Ekspedisi Lebih Terarah?

Tidak ada cara yang dapat menjamin sertifikat terbit dalam waktu tertentu karena keputusan dan proses pemeriksaan berada pada DJKI. Namun, pemohon dapat memperbaiki kualitas persiapan sebelum pengajuan.

Untuk bisnis ekspedisi, langkah yang dapat dilakukan adalah:

  1. Tentukan merek yang benar-benar akan digunakan.
  2. Lakukan pemeriksaan awal terhadap merek.
  3. Pastikan Kelas 39 sesuai dengan layanan usaha.
  4. Siapkan dokumen dan data secara lengkap.
  5. Ajukan permohonan dengan spesifikasi jasa yang tepat.
  6. Pantau setiap tahapan permohonan sampai keputusan diterbitkan.

Dengan persiapan yang lebih matang, pemilik usaha dapat mengurangi risiko masalah administratif dan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai perjalanan permohonannya.

Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 39 untuk Ekspedisi dan Logistik

Bagi perusahaan ekspedisi, cargo, transportasi, maupun logistik yang ingin mendaftarkan merek, proses sebaiknya tidak hanya berfokus pada pengajuan. Pemilihan kelas, pemeriksaan awal, spesifikasi jasa, dan kelengkapan dokumen juga perlu diperhatikan sejak awal.

PERMATAMAS membantu pelaku usaha dalam persiapan pendaftaran Merek HAKI Kelas 39, mulai dari konsultasi, pemeriksaan awal merek, analisis kelas dan spesifikasi jasa, persiapan dokumen hingga pendampingan pengajuan.

Dengan memahami tahapan dan jangka waktu yang berlaku, pemilik usaha dapat merencanakan pendaftaran merek secara lebih realistis. Jangan menunggu merek sudah terkenal baru memikirkan perlindungannya. Siapkan pendaftaran sejak awal agar identitas bisnis ekspedisi, logistik, dan pengiriman barang dapat dibangun dengan lebih terencana.

PERMATAMASKonsultasi profesional, pendampingan full proses, dan solusi pendaftaran merek untuk pelaku usaha.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ Berapa Lama Proses Daftar Merek HAKI Kelas 39 Sampai Terdaftar DJKI?

1. Berapa lama proses daftar Merek HAKI Kelas 39?

Proses pendaftaran merek terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari pemeriksaan kelengkapan, pengumuman, hingga pemeriksaan substantif. Lama keseluruhan dapat berbeda tergantung proses pemeriksaan dan kondisi permohonan.

2. Berapa lama pemeriksaan kelengkapan dokumen merek?

Pemeriksaan kelengkapan dokumen dilakukan paling lama 15 hari sejak Tanggal Penerimaan sesuai ketentuan pendaftaran merek yang berlaku.

3. Berapa lama masa pengumuman Merek Kelas 39?

Permohonan merek diumumkan dalam Berita Resmi Merek selama 2 bulan. Pada tahap ini, pihak lain dapat mengajukan keberatan sesuai ketentuan.

4. Berapa lama pemeriksaan substantif Merek Kelas 39?

Apabila tidak terdapat keberatan, pemeriksaan substantif diselesaikan paling lama 30 hari setelah berakhirnya masa pengumuman. Dalam kondisi terdapat keberatan, jangka waktunya dapat berbeda.

5. Apakah Merek Kelas 39 bisa terdaftar dalam waktu beberapa hari?

Tidak. Pengajuan permohonan dan penerbitan sertifikat merupakan dua hal berbeda. Merek harus melewati tahapan pemeriksaan sesuai ketentuan sebelum dapat didaftarkan.

6. Apa saja jasa yang termasuk Merek HAKI Kelas 39?

Kelas 39 berkaitan dengan berbagai jasa transportasi dan pengangkutan, termasuk jasa ekspedisi, kurir, pengiriman barang, cargo, logistik, serta penyimpanan atau pergudangan.

7. Apakah pengecekan merek sebelum daftar dapat mempercepat proses?

Pengecekan awal tidak secara otomatis mempercepat pemeriksaan DJKI. Namun, pengecekan dapat membantu mengidentifikasi potensi kemiripan dengan merek yang sudah ada sehingga persiapan permohonan dapat dilakukan dengan lebih baik.

8. Apa yang menyebabkan proses pendaftaran merek menjadi lebih lama?

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi proses antara lain dokumen yang perlu dilengkapi, adanya keberatan selama masa pengumuman, atau permasalahan yang ditemukan dalam pemeriksaan substantif.

9. Apakah merek ekspedisi harus menggunakan Kelas 39?

Untuk jasa yang aktivitas utamanya berkaitan dengan pengangkutan, pengiriman, logistik, atau penyimpanan barang, Kelas 39 merupakan kelas yang relevan. Spesifikasi jasa tetap perlu disesuaikan dengan kegiatan usaha sebenarnya.

10. Apakah PERMATAMAS membantu pendaftaran Merek HAKI Kelas 39?

Ya. PERMATAMAS dapat membantu persiapan pendaftaran, mulai dari konsultasi, pengecekan awal merek, analisis kelas dan spesifikasi jasa, persiapan dokumen hingga pendampingan proses pengajuan.

jasa urus izin edar pkrt
jasa urus izin edar pkrt
Apakah Jasa Ekspedisi Wajib Daftar Merek HAKI Kelas 39?

Apakah Jasa Ekspedisi Wajib Daftar Merek HAKI Kelas 39?

Apakah Jasa Ekspedisi Wajib Daftar Merek HAKI Kelas 39? – Bisnis jasa ekspedisi di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pengiriman barang. Mulai dari pengiriman paket, dokumen, cargo, jasa kurir, transportasi barang, hingga layanan logistik kini menjadi bagian penting dalam aktivitas perdagangan dan bisnis online.

Di tengah persaingan tersebut, banyak pemilik usaha bertanya: apakah jasa ekspedisi wajib daftar merek HAKI Kelas 39?

Secara hukum, pendaftaran merek merupakan mekanisme untuk memperoleh hak eksklusif atas merek yang terdaftar. Indonesia menganut prinsip first to file, yaitu hak atas merek pada dasarnya diperoleh setelah merek tersebut terdaftar. DJKI menjelaskan prinsip tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Jadi, pertanyaannya bukan hanya apakah jasa ekspedisi “wajib” mendaftarkan merek, tetapi juga mengapa pendaftaran merek penting bagi bisnis ekspedisi dan kapan sebaiknya dilakukan.

Untuk kegiatan usaha ekspedisi dan pengiriman barang, Kelas 39 merupakan salah satu klasifikasi yang relevan karena mencakup jasa pengangkutan barang serta jasa yang berhubungan dengan transportasi dan penyimpanan.

Melalui PERMATAMAS, pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan mulai dari pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi jasa, persiapan dokumen hingga pengajuan permohonan kepada DJKI.

Apakah Jasa Ekspedisi Wajib Daftar Merek HAKI Kelas 39?

Pendaftaran merek bukan sekadar izin untuk menjalankan usaha ekspedisi. Artinya, kewajiban menjalankan usaha dan perlindungan merek merupakan dua hal yang berbeda.

Namun, apabila perusahaan menggunakan nama tertentu sebagai identitas jasa ekspedisi, mendaftarkan merek dapat menjadi langkah penting untuk memperoleh hak eksklusif atas merek tersebut setelah terdaftar.

DJKI menjelaskan bahwa Indonesia menggunakan sistem Pendaftar Pertama (First to File) dan hak atas merek diperoleh setelah merek terdaftar.

Karena itu, pemilik usaha ekspedisi sebaiknya tidak menunggu sampai mereknya terkenal sebelum mempertimbangkan pendaftaran.

Apa Itu Merek HAKI Kelas 39?

Kelas 39 merupakan klasifikasi jasa yang mencakup pengangkutan manusia, hewan atau barang dari satu tempat ke tempat lain melalui berbagai sarana transportasi serta jasa penyimpanan barang.

Untuk bisnis ekspedisi, klasifikasi tersebut dapat berkaitan dengan kegiatan seperti:

  • Jasa pengiriman barang.
  • Jasa kurir.
  • Jasa ekspedisi.
  • Jasa cargo.
  • Pengangkutan barang.
  • Transportasi barang.
  • Jasa logistik.
  • Pergudangan.
  • Penyimpanan barang.
  • Pengemasan untuk transportasi.

Dalam publikasi merek DJKI, terdapat contoh permohonan Kelas 39 yang mencantumkan jasa pengiriman barang melalui kurir, jasa logistik, pengiriman paket, pengangkutan barang, pergudangan, penyimpanan dan berbagai layanan terkait.

Mengapa Jasa Ekspedisi Sebaiknya Mendaftarkan Merek?

Nama ekspedisi biasanya menjadi identitas yang langsung dikenali oleh pelanggan. Ketika perusahaan semakin berkembang, merek dapat melekat pada reputasi pelayanan, keamanan barang, ketepatan pengiriman, jaringan agen, armada, hingga sistem pelacakan.

Karena itu, pendaftaran merek dapat menjadi bagian dari strategi perlindungan aset bisnis.

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh setelah merek terdaftar antara lain:

  • Memperoleh hak eksklusif atas merek sesuai ketentuan.
  • Memberikan dasar perlindungan hukum terhadap identitas merek.
  • Mengurangi risiko penggunaan merek oleh pihak lain.
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan.
  • Memperkuat identitas perusahaan ekspedisi.
  • Mendukung pengembangan cabang dan jaringan usaha.
  • Menambah nilai aset tidak berwujud perusahaan.

Merek yang telah dibangun bertahun-tahun tentu memiliki nilai yang berbeda dengan sekadar nama usaha biasa.

Apakah Semua Jasa Ekspedisi Menggunakan Kelas 39?

Untuk jasa yang kegiatan utamanya berkaitan dengan pengangkutan, pengiriman dan penyimpanan barang, Kelas 39 merupakan klasifikasi yang relevan untuk diperiksa.

Namun, penentuan kelas tidak sebaiknya hanya berdasarkan nama usaha. Jenis jasa yang benar-benar diberikan perlu dianalisis terlebih dahulu.

Misalnya, perusahaan dapat menyediakan:

  1. Pengiriman paket.
  2. Pengangkutan barang.
  3. Jasa kurir.
  4. Pergudangan.
  5. Layanan logistik.

Spesifikasi jasa tersebut perlu disusun sesuai kegiatan usaha dan klasifikasi yang berlaku. DJKI sendiri menyediakan sistem klasifikasi yang membedakan kelas barang dan jasa berdasarkan jenis kegiatan yang dilindungi.

Contoh Jasa Ekspedisi yang Berkaitan dengan Kelas 39

Kelas 39 mempunyai cakupan yang cukup luas sehingga dapat digunakan untuk berbagai jenis kegiatan transportasi dan pengiriman.

Jasa Pengiriman

  • Pengiriman paket.
  • Pengiriman dokumen.
  • Pengiriman barang.
  • Jasa kurir.
  • Pengiriman kargo.
  • Pengiriman barang antarkota.

Jasa Transportasi

  • Transportasi barang melalui darat.
  • Pengangkutan barang menggunakan truk.
  • Transportasi kargo.
  • Pengangkutan melalui laut.
  • Pengangkutan melalui udara.
  • Transportasi barang melalui kereta api.

Jasa Logistik dan Penyimpanan

  • Jasa logistik.
  • Pergudangan.
  • Penyimpanan barang.
  • Pengemasan barang.
  • Penanganan kargo.
  • Pengaturan pengiriman barang.

Contoh permohonan yang dipublikasikan DJKI juga menunjukkan penggunaan Kelas 39 untuk jasa agen pengiriman barang, transportasi, logistik transportasi, pengangkutan barang, serta pengemasan dan penyimpanan barang.

Apakah Jasa Ekspedisi Wajib Daftar Merek HAKI Kelas 39?
Apakah Jasa Ekspedisi Wajib Daftar Merek HAKI Kelas 39?

Apa Risiko Jika Merek Ekspedisi Tidak Segera Didaftarkan?

Tidak mendaftarkan merek tidak otomatis berarti usaha ekspedisi menjadi ilegal. Namun, pemilik usaha perlu memahami konsekuensi dari tidak memiliki pendaftaran merek.

Dalam sistem first to file, pihak yang lebih dahulu mengajukan dan memenuhi persyaratan dapat memiliki posisi hukum yang berbeda dengan pihak yang hanya lebih dahulu menggunakan nama tersebut. DJKI secara eksplisit menjelaskan bahwa hak atas merek diperoleh setelah merek terdaftar.

Risiko yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Nama merek dapat memiliki kemiripan dengan merek lain.
  • Potensi sengketa merek dapat muncul.
  • Rebranding dapat menjadi mahal apabila nama harus diganti.
  • Reputasi yang sudah dibangun dapat terdampak jika terjadi persoalan merek.
  • Ekspansi usaha dapat menjadi lebih kompleks.

Karena itu, pemeriksaan dan pendaftaran merek sejak awal dapat membantu perusahaan mengelola risiko tersebut.

Kapan Sebaiknya Merek Ekspedisi Didaftarkan?

Tidak ada alasan untuk menunggu sampai perusahaan memiliki ratusan cabang atau pelanggan dalam jumlah besar.

Merek dapat dipersiapkan sejak bisnis mulai dibangun, terutama ketika nama tersebut sudah dipilih untuk menjadi identitas layanan ekspedisi.

Waktu yang tepat untuk mulai mempersiapkan pendaftaran antara lain:

  • Sebelum peluncuran merek secara luas.
  • Saat perusahaan mulai membangun identitas bisnis.
  • Sebelum membuka banyak cabang.
  • Sebelum melakukan investasi besar pada branding.
  • Sebelum memperluas jaringan distribusi.

Semakin besar investasi perusahaan terhadap sebuah nama, semakin penting pula mempertimbangkan perlindungan mereknya.

Apa Syarat Daftar Merek Ekspedisi Kelas 39?

Sebelum mengajukan permohonan, pemilik usaha perlu menyiapkan berbagai data dan dokumen yang diperlukan.

Secara umum, persiapannya meliputi:

  1. Nama merek.
  2. Logo atau label merek jika digunakan.
  3. Identitas pemohon.
  4. Alamat pemohon.
  5. Kelas jasa yang akan didaftarkan.
  6. Uraian atau spesifikasi jasa.
  7. Dokumen pendukung sesuai kondisi pemohon.
  8. Pembayaran biaya permohonan.

Selain dokumen, pengecekan merek juga sebaiknya dilakukan sebelum pengajuan untuk melihat kemungkinan adanya merek yang sama atau memiliki persamaan pada pokoknya.

Bagaimana Cara Daftar Merek Ekspedisi Kelas 39?

Proses pendaftaran sebaiknya dilakukan secara bertahap agar informasi dan dokumen yang digunakan sesuai.

Alur yang umum dilakukan adalah:

Konsultasi → Pengecekan Merek → Analisis Kelas → Penentuan Spesifikasi Jasa → Persiapan Dokumen → Pengajuan ke DJKI → Pemeriksaan → Tahapan Selanjutnya → Keputusan.

Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa pengajuan permohonan tidak sama dengan merek yang sudah terdaftar. Setelah permohonan diajukan, masih terdapat tahapan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada 2026, Peraturan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pendaftaran Merek tercatat berstatus berlaku di JDIH DJKI.

Apakah Pengecekan Merek Ekspedisi Penting?

Pengecekan merek merupakan salah satu langkah yang sebaiknya dilakukan sebelum pengajuan.

Tujuannya bukan untuk menjamin permohonan pasti diterima, melainkan untuk memperoleh gambaran awal mengenai keberadaan merek yang sama atau memiliki kemiripan.

Hal yang dapat diperhatikan dalam penelusuran antara lain:

  • Kesamaan nama.
  • Kemiripan susunan kata.
  • Kemiripan bunyi.
  • Kemiripan logo.
  • Kelas dan jenis jasa yang berkaitan.

Hasil penelusuran tetap perlu dipahami sebagai pemeriksaan awal. Keputusan atas permohonan tetap mengikuti proses pemeriksaan berdasarkan ketentuan DJKI.

Berapa Lama Proses Pendaftaran Merek Kelas 39?

Proses pendaftaran merek terdiri dari beberapa tahapan sehingga tidak dapat disamakan dengan waktu memperoleh bukti penerimaan permohonan.

Setelah pengajuan dilakukan, permohonan akan mengikuti proses pemeriksaan dan tahapan lain sesuai mekanisme yang berlaku.

Karena itu, pemilik usaha perlu membedakan antara:

Bukti penerimaan permohonan ≠ merek sudah terdaftar.

Merek baru memperoleh hak atas merek sebagai merek terdaftar setelah proses pendaftaran sesuai ketentuan selesai dan permohonan menghasilkan status yang sesuai.

Mengapa Memilih PERMATAMAS?

PERMATAMAS membantu pemilik usaha ekspedisi mempersiapkan proses pendaftaran merek secara lebih terstruktur.

Layanan dapat meliputi:

  • Konsultasi merek.
  • Pengecekan awal merek.
  • Analisis Kelas 39.
  • Analisis kegiatan usaha.
  • Penyusunan spesifikasi jasa.
  • Persiapan dokumen.
  • Pengajuan permohonan kepada DJKI.
  • Pendampingan administrasi.

Dengan pendampingan tersebut, pelaku usaha dapat memahami tahapan yang harus dipersiapkan sebelum merek diajukan.

Jadi, Apakah Jasa Ekspedisi Wajib Daftar Merek HAKI Kelas 39?

Jasa ekspedisi dan pendaftaran merek merupakan dua hal yang berbeda. Menjalankan usaha ekspedisi tidak sama dengan memiliki merek terdaftar.

Namun, bagi perusahaan yang menggunakan nama tertentu sebagai identitas jasa ekspedisi, pendaftaran merek Kelas 39 merupakan langkah penting untuk memperoleh perlindungan atas merek setelah terdaftar.

Kelas 39 sendiri mencakup jasa pengangkutan dan penyimpanan, sehingga relevan untuk berbagai kegiatan ekspedisi, logistik, pengiriman dan transportasi.

Dengan sistem first to file yang berlaku di Indonesia, pemilik usaha sebaiknya tidak menunda tanpa alasan ketika sudah memiliki merek yang ingin digunakan secara serius.

Daftarkan Merek Ekspedisi Anda Bersama PERMATAMAS

Memiliki bisnis ekspedisi berarti membangun nama, reputasi, pelanggan, jaringan, dan kepercayaan. Semua itu membutuhkan waktu dan investasi.

Karena itu, merek ekspedisi sebaiknya dipersiapkan dan didaftarkan sejak awal agar identitas bisnis memperoleh perlindungan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Jika Anda menjalankan jasa ekspedisi, kurir, cargo, pengiriman barang, transportasi, logistik, trucking, maupun pergudangan, PERMATAMAS siap membantu proses Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 39.

Mulai dari konsultasi, pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi jasa, persiapan dokumen hingga pengajuan kepada DJKI, PERMATAMAS membantu proses pendaftaran menjadi lebih mudah dan terarah.

Pastikan nama jasa ekspedisi yang Anda bangun tidak hanya dikenal pelanggan, tetapi juga dipersiapkan perlindungannya secara resmi.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ Apakah Jasa Ekspedisi Wajib Daftar Merek HAKI Kelas 39?

1. Apakah jasa ekspedisi wajib daftar merek HAKI Kelas 39?

Tidak otomatis wajib untuk menjalankan usaha ekspedisi. Namun, pendaftaran merek penting untuk memperoleh perlindungan hukum atas nama atau identitas merek jasa ekspedisi yang digunakan dalam kegiatan usaha.

2. Apa itu Merek HAKI Kelas 39?

Kelas 39 merupakan kelas merek untuk berbagai jasa yang berkaitan dengan pengangkutan, transportasi, pengiriman barang, logistik, serta penyimpanan atau pergudangan.

3. Apakah jasa pengiriman barang termasuk Kelas 39?

Ya. Jasa pengiriman barang, kurir, ekspedisi, cargo, transportasi barang, dan berbagai layanan logistik pada umumnya berkaitan dengan Kelas 39.

4. Mengapa perusahaan ekspedisi perlu mendaftarkan mereknya?

Pendaftaran membantu memberikan dasar perlindungan terhadap merek yang digunakan perusahaan. Hal ini juga dapat mengurangi risiko munculnya masalah ketika merek tersebut sudah dikenal dan digunakan secara luas.

5. Apa risiko jika merek ekspedisi belum didaftarkan?

Salah satu risikonya adalah pihak lain lebih dahulu mendaftarkan merek yang sama atau memiliki kemiripan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan persoalan hukum dan mengharuskan perusahaan melakukan perubahan branding.

6. Apakah nama jasa ekspedisi dan nama perusahaan harus sama?

Tidak harus. Nama badan usaha dapat berbeda dengan nama merek yang digunakan untuk layanan ekspedisi. Yang penting, pendaftaran merek dilakukan dengan data dan pemilik yang sesuai.

7. Apa saja contoh jasa yang dapat didaftarkan pada Merek Kelas 39?

Beberapa contohnya meliputi:

  1. Jasa ekspedisi dan kurir.
  2. Jasa pengiriman barang dan cargo.
  3. Jasa transportasi barang.
  4. Jasa logistik dan pergudangan.

8. Kapan waktu yang tepat mendaftarkan merek jasa ekspedisi?

Sebaiknya dilakukan sebelum merek digunakan secara luas atau sebelum perusahaan mengeluarkan investasi besar untuk branding, promosi, kendaraan operasional, kemasan, aplikasi, dan pembukaan cabang.

9. Apakah pengecekan merek sebelum pendaftaran penting?

Ya. Pemeriksaan awal dapat membantu mengetahui apakah terdapat merek yang identik atau memiliki kemiripan pada kelas yang relevan. Namun, hasil pencarian awal bukan jaminan bahwa permohonan pasti diterima DJKI.

10. Apakah PERMATAMAS bisa membantu pendaftaran Merek Kelas 39?

PERMATAMAS dapat membantu proses persiapan pendaftaran, mulai dari konsultasi merek, pengecekan awal, penentuan kelas, penyusunan spesifikasi jasa, persiapan dokumen hingga pendampingan proses pengajuan.

Jasa-Izin-PIRT
Jasa-Izin-PIRT
Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 39 Jasa Logistik Resmi

Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 39 Jasa Logistik Resmi

Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 39 Jasa Logistik Resmi – Bisnis logistik di Indonesia terus berkembang mengikuti meningkatnya kebutuhan distribusi barang, perdagangan online, industri, hingga pengiriman antarkota dan antarwilayah. Perusahaan logistik kini tidak hanya menawarkan pengangkutan barang, tetapi juga dapat menyediakan pergudangan, penyimpanan, pengemasan, fulfillment, hingga pengelolaan rantai pasok.

Di tengah persaingan tersebut, merek menjadi salah satu bagian penting dari identitas perusahaan. Nama yang digunakan pada layanan logistik dapat menjadi semakin dikenal ketika perusahaan memiliki pelanggan tetap, jaringan distribusi luas, armada, gudang, maupun sistem layanan sendiri.

Karena itu, pendaftaran merek HAKI Kelas 39 menjadi langkah yang perlu diperhatikan oleh pelaku usaha jasa logistik. Kelas 39 merupakan kelas jasa yang mencakup berbagai kegiatan pengangkutan dan penyimpanan. Dalam publikasi resmi DJKI tahun 2026, terdapat contoh spesifikasi Kelas 39 seperti jasa logistik, pengangkutan, pergudangan, transportasi dan pengiriman barang, serta layanan pemenuhan dan logistik pihak ketiga.

Melalui PERMATAMAS, pemilik usaha dapat memperoleh pendampingan dalam proses Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 39 mulai dari konsultasi, pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi jasa, persiapan dokumen hingga pengajuan permohonan kepada DJKI.

Apa Itu Merek HAKI Kelas 39 untuk Jasa Logistik?

Kelas 39 merupakan salah satu kelas jasa dalam klasifikasi merek. Dalam sistem pengajuan DJKI, merek jasa menggunakan kelas jasa 35 sampai dengan 45.

Untuk bisnis logistik, Kelas 39 dapat berkaitan dengan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan transportasi dan penyimpanan barang.

Beberapa contoh kegiatan jasa yang dapat berkaitan dengan Kelas 39 antara lain:

  • Jasa logistik.
  • Jasa pengiriman barang.
  • Jasa ekspedisi.
  • Jasa kurir.
  • Transportasi barang.
  • Jasa cargo.
  • Jasa pergudangan.
  • Penyimpanan barang.
  • Pengemasan barang untuk transportasi.
  • Layanan fulfillment dan logistik pihak ketiga.

DJKI juga memuat contoh uraian Kelas 39 yang mencakup transportasi dan pengiriman barang, logistik yang terdiri dari pengangkutan dan pergudangan, penyimpanan serta pengangkutan barang, hingga layanan logistik pihak ketiga.

Mengapa Jasa Logistik Perlu Mendaftarkan Merek?

Dalam bisnis logistik, pelanggan tidak hanya membeli jasa pengiriman. Mereka juga mempertimbangkan reputasi perusahaan, keamanan barang, kecepatan layanan, ketepatan waktu, sistem pelacakan, dan pengalaman pelayanan.

Ketika sebuah nama logistik telah dikenal luas, merek tersebut dapat menjadi bagian penting dari nilai bisnis. Oleh sebab itu, perlindungan merek sebaiknya dipersiapkan bersamaan dengan pengembangan usaha.

Beberapa manfaat pendaftaran merek antara lain:

  • Memberikan hak eksklusif atas merek setelah terdaftar.
  • Membantu melindungi identitas bisnis.
  • Mengurangi risiko sengketa terkait merek.
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mitra.
  • Memperkuat citra perusahaan logistik.
  • Mendukung pengembangan cabang atau jaringan usaha.
  • Menjadi bagian dari aset tidak berwujud perusahaan.

Pendaftaran merek bukan hanya untuk perusahaan besar. Bisnis logistik yang baru berkembang juga dapat mempersiapkan perlindungan mereknya sejak awal.

Siapa yang Membutuhkan Jasa Pendaftaran Merek Kelas 39?

Jasa pendaftaran merek Kelas 39 dapat digunakan oleh berbagai pelaku usaha yang memberikan layanan transportasi, pengiriman, logistik, maupun penyimpanan.

Layanan ini dapat relevan bagi:

  • Perusahaan logistik.
  • Perusahaan ekspedisi.
  • Jasa kurir.
  • Perusahaan cargo.
  • Jasa trucking.
  • Penyedia fulfillment.
  • Perusahaan pergudangan.
  • Jasa pengiriman paket.
  • Perusahaan transportasi barang.
  • Penyedia layanan rantai pasok.
  • UMKM bidang logistik.
  • Startup logistik berbasis aplikasi.

Bagi perusahaan yang menggunakan satu nama sebagai identitas layanan, pendaftaran merek dapat menjadi bagian dari pengelolaan aset dan identitas usaha.

Apa Saja Contoh Jasa yang Bisa Berkaitan dengan Kelas 39?

Kelas 39 memiliki cakupan jasa yang cukup luas. Namun, uraian jasa dalam permohonan tetap perlu disesuaikan dengan kegiatan usaha yang sebenarnya.

Jasa Pengiriman Barang

Contohnya:

  • Pengiriman paket.
  • Pengiriman dokumen.
  • Pengiriman barang antarkota.
  • Pengiriman barang antarwilayah.
  • Jasa kurir.
  • Pengiriman cargo.

Jasa Transportasi

Contohnya:

  • Transportasi barang melalui darat.
  • Transportasi barang menggunakan truk.
  • Transportasi melalui laut.
  • Transportasi melalui udara.
  • Transportasi melalui kereta api.
  • Transportasi kargo.

Jasa Logistik dan Pergudangan

Contohnya:

  • Jasa logistik.
  • Pergudangan barang.
  • Penyimpanan barang.
  • Pengaturan transportasi.
  • Pengemasan barang untuk transportasi.
  • Layanan fulfillment.

Publikasi resmi DJKI menunjukkan bahwa Kelas 39 memang digunakan untuk berbagai uraian jasa yang berkaitan dengan transportasi, penyimpanan, pengiriman, pergudangan, dan logistik.

Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 39 Jasa Logistik Resmi
Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 39 Jasa Logistik Resmi

Apa Syarat Pendaftaran Merek HAKI Kelas 39?

Sebelum mengajukan permohonan, pemilik usaha perlu mempersiapkan informasi dan dokumen yang diperlukan.

Panduan pengajuan merek DJKI mencantumkan beberapa unsur yang perlu terdapat dalam permohonan elektronik, termasuk identitas pemohon, label merek, warna jika relevan, kelas dan uraian jasa, serta pembayaran biaya permohonan.

Secara umum, persiapannya meliputi:

  1. Nama merek yang akan didaftarkan.
  2. Logo atau label merek, apabila menggunakan logo.
  3. Identitas pemohon.
  4. Alamat pemohon.
  5. Kelas jasa, apabila kegiatan usaha sesuai dengan Kelas 39.
  6. Uraian atau spesifikasi jasa.
  7. Dokumen pendukung sesuai kondisi permohonan.
  8. Pembayaran biaya permohonan.

Jika permohonan diajukan melalui kuasa, terdapat dokumen tambahan yang perlu diunggah sesuai ketentuan sistem DJKI.

Mengapa Pengecekan Merek Penting Sebelum Pengajuan?

Salah satu tahap yang sebaiknya dilakukan sebelum pendaftaran adalah penelusuran merek. DJKI menjelaskan bahwa penelusuran merupakan langkah awal untuk melihat apakah merek yang akan didaftarkan telah terdaftar dan dimiliki pihak lain.

Pengecekan dapat membantu pemilik usaha memahami kondisi merek sebelum mengeluarkan biaya pengajuan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Kesamaan nama.
  • Kemiripan penulisan.
  • Kemiripan bunyi.
  • Kemiripan logo atau unsur visual.
  • Kesamaan atau kemiripan pada kelas dan jenis jasa.

Namun, hasil penelusuran awal bukan merupakan jaminan bahwa permohonan pasti diterima. Keputusan tetap mengikuti proses pemeriksaan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Bagaimana Proses Jasa Pendaftaran Merek Kelas 39?

Pendaftaran merek sebaiknya dimulai dengan persiapan yang terstruktur. Proses pendampingan PERMATAMAS dapat dilakukan melalui beberapa tahapan.

Konsultasi → Pengecekan Merek → Analisis Kelas → Penyusunan Spesifikasi Jasa → Persiapan Dokumen → Pengajuan ke DJKI → Pemeriksaan → Tahapan Selanjutnya → Keputusan.

Dalam pengajuan elektronik, DJKI mensyaratkan pemohon mengisi formulir melalui sistem resmi dan mencantumkan kelas serta uraian jenis jasa. Satu permohonan juga dapat diajukan untuk lebih dari satu kelas.

Karena itu, pemilihan kelas dan penyusunan uraian jasa sebaiknya dilakukan secara cermat sejak sebelum pengajuan.

Apa Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Daftar Merek Jasa Logistik?

Pemilik usaha terkadang menganggap pendaftaran merek hanya berkaitan dengan nama perusahaan. Padahal, kelas dan uraian jasa juga merupakan bagian penting dari permohonan.

Beberapa kesalahan yang perlu dihindari antara lain:

  • Tidak melakukan penelusuran merek terlebih dahulu.
  • Memilih kelas tanpa melihat kegiatan usaha.
  • Menggunakan uraian jasa yang terlalu umum atau tidak sesuai.
  • Dokumen permohonan belum lengkap.
  • Tidak memperhatikan detail label merek.
  • Menganggap bukti pengajuan berarti merek sudah terdaftar.

Dengan persiapan yang baik, pemilik usaha dapat memahami proses yang akan dijalani sebelum permohonan diajukan.

Apakah Semua Bisnis Logistik Harus Menggunakan Kelas 39?

Tidak semua aktivitas bisnis otomatis menggunakan kelas yang sama. Penentuan kelas bergantung pada jenis barang atau jasa yang menggunakan merek tersebut.

Untuk layanan yang berhubungan dengan transportasi, pengiriman, penyimpanan, dan logistik, Kelas 39 merupakan kelas yang perlu diperiksa. Namun, jika sebuah perusahaan juga menggunakan merek untuk kegiatan bisnis lain, kemungkinan diperlukan analisis kelas tambahan.

Karena itu, sebaiknya jangan menentukan kelas hanya berdasarkan nama perusahaan. Kegiatan usaha dan jasa yang sebenarnya perlu menjadi dasar penentuan klasifikasi.

Berapa Lama Proses Pendaftaran Merek Kelas 39?

Pendaftaran merek melalui beberapa tahapan sehingga waktu pengajuan berbeda dengan waktu sampai merek memperoleh status terdaftar.

Setelah permohonan diajukan, terdapat proses pemeriksaan sesuai mekanisme pendaftaran merek. Pada 2026, Peraturan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pendaftaran Merek tercatat berstatus berlaku di JDIH DJKI.

Karena itu, pemilik usaha perlu memahami bahwa bukti penerimaan permohonan tidak sama dengan sertifikat atau tanda bahwa merek telah selesai terdaftar.

Mengapa Memilih PERMATAMAS?

PERMATAMAS memberikan pendampingan bagi pelaku usaha yang ingin mendaftarkan merek jasa logistik dengan proses yang lebih terarah.

Layanan dapat meliputi:

  • Konsultasi pendaftaran merek.
  • Pengecekan merek.
  • Analisis Kelas 39.
  • Analisis kegiatan usaha.
  • Penyusunan spesifikasi jasa.
  • Persiapan dokumen.
  • Pengajuan permohonan kepada DJKI.
  • Pendampingan administrasi selama proses berlangsung.

Dengan pendampingan tersebut, pelaku usaha dapat lebih fokus menjalankan operasional bisnis sementara persiapan administrasi merek ditangani secara lebih terstruktur.

Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 39 Resmi

Menggunakan jasa pendampingan pendaftaran merek bukan berarti merek otomatis disetujui. Proses pendaftaran tetap mengikuti ketentuan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh DJKI.

Yang penting adalah seluruh persiapan dilakukan secara benar, mulai dari pengecekan merek, penentuan kelas, penyusunan spesifikasi jasa, dokumen, hingga pengajuan melalui sistem yang berlaku.

PERMATAMAS membantu pelaku usaha mempersiapkan proses tersebut agar lebih mudah dipahami dan dijalankan.

Daftarkan Merek Jasa Logistik Anda Bersama PERMATAMAS

Merek merupakan bagian penting dari identitas bisnis logistik. Ketika perusahaan telah memiliki pelanggan, armada, gudang, jaringan distribusi, serta reputasi yang dibangun selama bertahun-tahun, nama merek juga menjadi aset yang perlu dikelola dengan baik.

Jika Anda menjalankan jasa logistik, ekspedisi, kurir, cargo, pengiriman barang, transportasi, pergudangan, fulfillment, atau jasa penyimpanan, Kelas 39 dapat menjadi salah satu kelas yang perlu dianalisis sebelum mengajukan pendaftaran.

PERMATAMAS siap membantu Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 39, mulai dari konsultasi, pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi jasa, persiapan dokumen hingga pengajuan kepada DJKI.

Pastikan merek jasa logistik Anda dipersiapkan dengan tepat sejak awal untuk mendukung perlindungan dan pengembangan bisnis dalam jangka panjang.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 39 Jasa Logistik

1. Apa itu Merek HAKI Kelas 39?

Kelas 39 merupakan klasifikasi merek yang berkaitan dengan jasa transportasi, pengangkutan, pengiriman, penyimpanan, pergudangan, dan berbagai layanan logistik.

2. Apakah jasa logistik termasuk Kelas 39?

Ya. Jasa logistik yang berkaitan dengan pengangkutan, penyimpanan, pengiriman, dan kegiatan transportasi pada umumnya berkaitan dengan Kelas 39.

3. Siapa yang membutuhkan pendaftaran merek Kelas 39?

Pendaftaran ini dapat digunakan oleh perusahaan logistik, ekspedisi, jasa kurir, cargo, trucking, jasa pengiriman barang, pergudangan, fulfillment, dan berbagai usaha transportasi.

4. Apa saja syarat daftar merek Kelas 39?

Persiapan umumnya meliputi identitas pemohon, nama atau logo merek, kelas jasa, uraian atau spesifikasi jasa, serta dokumen pendukung sesuai kondisi pemohon.

5. Apakah perlu melakukan pengecekan merek sebelum mendaftar?

Sebaiknya dilakukan. Pengecekan awal dapat membantu mengetahui apakah terdapat merek yang sama atau memiliki kemiripan dengan merek yang akan diajukan.

6. Mengapa harus memilih Kelas 39 untuk jasa logistik?

Kelas merek menentukan jenis jasa yang dicantumkan dalam permohonan. Karena itu, kelas perlu disesuaikan dengan kegiatan usaha agar cakupan perlindungan merek sesuai dengan jasa yang dijalankan.

7. Apakah satu merek bisa digunakan untuk jasa ekspedisi dan logistik?

Satu merek dapat digunakan untuk beberapa jenis jasa yang sesuai dalam kelas yang sama. Namun, uraian jasa perlu disusun berdasarkan kegiatan usaha yang sebenarnya.

8. Berapa lama proses pendaftaran merek Kelas 39?

Proses pendaftaran terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari pengajuan hingga pemeriksaan. Waktu memperoleh bukti penerimaan permohonan berbeda dengan waktu sampai merek memperoleh status terdaftar.

9. Apakah menggunakan jasa pendaftaran merek menjamin merek pasti diterima?

Tidak. Keputusan atas permohonan tetap mengikuti proses pemeriksaan dan ketentuan DJKI. Jasa pendampingan membantu mempersiapkan dokumen, kelas, spesifikasi jasa, dan proses pengajuan secara lebih terarah.

10. Apakah PERMATAMAS menyediakan jasa pendaftaran merek Kelas 39?

Ya. PERMATAMAS membantu proses pendaftaran merek Kelas 39 mulai dari konsultasi, pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi jasa, persiapan dokumen hingga pengajuan kepada DJKI.

jasa urus izin edar pkrt
jasa urus izin edar pkrt
Syarat Daftar Merek HAKI Kelas 39 Transportasi dan Pengiriman Barang Lengkap

Syarat Daftar Merek HAKI Kelas 39 Transportasi dan Pengiriman Barang Lengkap

Syarat Daftar Merek HAKI Kelas 39 Transportasi dan Pengiriman Barang Lengkap – Persaingan bisnis transportasi dan pengiriman barang di Indonesia semakin berkembang. Mulai dari jasa ekspedisi, kurir, cargo, logistik, transportasi darat, pengiriman antarkota, hingga layanan pergudangan kini menjadi bagian penting dalam aktivitas perdagangan dan distribusi.

Di tengah perkembangan tersebut, nama perusahaan atau merek bukan hanya sekadar identitas bisnis. Merek dapat menjadi aset yang melekat pada reputasi, kualitas pelayanan, jaringan pelanggan, serta kepercayaan mitra. Karena itu, pelaku usaha transportasi dan pengiriman barang perlu mempertimbangkan perlindungan mereknya sejak awal.

Dalam sistem pendaftaran merek, Kelas 39 merupakan klasifikasi yang berkaitan dengan jasa pengangkutan manusia, hewan atau barang, serta jasa yang berhubungan dengan pengangkutan dan penyimpanan barang. DJKI juga menampilkan berbagai permohonan Kelas 39 dengan spesifikasi seperti transportasi dan pengiriman barang, jasa logistik, pergudangan, pengemasan, serta transportasi kargo.

Lalu, apa saja syarat daftar merek HAKI Kelas 39 transportasi dan pengiriman barang? Bagaimana menentukan spesifikasi jasa yang tepat dan apa yang perlu dipersiapkan sebelum mengajukan permohonan ke DJKI?

Melalui PERMATAMAS, pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan mulai dari pengecekan merek, analisis kelas, persiapan dokumen, penyusunan spesifikasi jasa hingga pengajuan permohonan merek.

Apa Itu Merek HAKI Kelas 39?

Kelas 39 merupakan klasifikasi untuk jasa yang berkaitan dengan pengangkutan dan penyimpanan. Dalam database klasifikasi DJKI, Kelas 39 mencakup jasa pengangkutan manusia, hewan atau barang melalui jalan raya, kereta api, air, udara atau pipa, serta jasa penyimpanan barang di fasilitas penyimpanan, gudang, atau tempat lainnya.

Karena cakupannya cukup luas, Kelas 39 tidak hanya berkaitan dengan perusahaan ekspedisi. Berbagai usaha transportasi dan logistik dapat memiliki aktivitas yang relevan dengan kelas tersebut.

Beberapa contoh kegiatan usaha yang dapat berkaitan dengan Kelas 39 antara lain:

  • Jasa ekspedisi.
  • Jasa pengiriman barang.
  • Jasa kurir.
  • Jasa cargo.
  • Transportasi barang.
  • Transportasi penumpang.
  • Jasa logistik.
  • Jasa pergudangan.
  • Jasa penyimpanan barang.
  • Jasa pengemasan untuk transportasi.

DJKI dalam publikasi merek tahun 2026 juga menampilkan contoh spesifikasi Kelas 39 yang mencakup transportasi dan pengiriman barang, logistik, penyimpanan, pengangkutan, pengemasan, serta layanan transportasi kargo.

Apa Saja Syarat Daftar Merek HAKI Kelas 39?

Sebelum mengajukan permohonan, pemilik usaha perlu mempersiapkan data dan dokumen yang dibutuhkan. Panduan DJKI menyebut permohonan elektronik harus memuat antara lain identitas pemohon, label merek, warna apabila merek menggunakan unsur warna, kelas serta uraian barang/jasa, dan pembayaran biaya permohonan.

Secara umum, persiapan pendaftaran dapat meliputi:

  1. Nama atau label merek yang akan didaftarkan.
  2. Identitas pemohon berupa nama, kewarganegaraan, dan alamat.
  3. Kelas jasa, dalam hal ini Kelas 39 apabila sesuai dengan kegiatan usaha.
  4. Uraian atau spesifikasi jasa yang akan dilindungi.
  5. Label/logo merek apabila menggunakan logo.
  6. Warna merek, apabila unsur warna ingin dicantumkan.
  7. Tanda tangan pemohon sesuai kebutuhan pengajuan.
  8. Dokumen pendukung lainnya sesuai kondisi pemohon.

Untuk pengajuan elektronik, DJKI juga mengatur persyaratan teknis label merek dan dokumen tertentu yang perlu diunggah apabila permohonan menggunakan kuasa atau mempunyai hak prioritas.

Contoh Jasa Transportasi dan Pengiriman Barang Kelas 39

Salah satu bagian yang tidak boleh dianggap sepele adalah penyusunan uraian jasa. Pemilik bisnis sebaiknya menjelaskan jasa yang benar-benar dijalankan atau akan dijalankan.

Contoh jasa yang berkaitan dengan Kelas 39 antara lain:

Jasa Pengiriman

  • Pengiriman barang.
  • Pengiriman paket.
  • Jasa kurir.
  • Pengiriman dokumen.
  • Pengiriman kargo.
  • Penjemputan dan pengiriman barang.

Jasa Transportasi

  • Transportasi barang melalui darat.
  • Transportasi barang dengan truk.
  • Transportasi kargo.
  • Transportasi melalui udara.
  • Transportasi melalui laut.
  • Transportasi melalui kereta api.

Jasa Logistik

  • Jasa logistik.
  • Logistik transportasi.
  • Pengaturan pengiriman barang.
  • Layanan rantai pasokan.
  • Penyimpanan dan pengangkutan barang.
  • Layanan logistik pihak ketiga.

Jasa Pergudangan

  • Pergudangan.
  • Penyimpanan barang.
  • Penyimpanan dan distribusi barang.
  • Pengemasan barang untuk transportasi.
  • Penyimpanan kargo.

Contoh-contoh tersebut sejalan dengan spesifikasi jasa yang muncul dalam publikasi merek Kelas 39 DJKI.

Syarat Daftar Merek HAKI Kelas 39 Transportasi dan Pengiriman Barang Lengkap
Syarat Daftar Merek HAKI Kelas 39 Transportasi dan Pengiriman Barang Lengkap

Mengapa Spesifikasi Jasa Kelas 39 Harus Tepat?

Nama merek saja tidak cukup dalam permohonan pendaftaran. Pemohon juga perlu mencantumkan kelas dan jenis jasa yang ingin dilindungi.

Kesalahan dalam menentukan spesifikasi dapat membuat perlindungan merek tidak sesuai dengan kegiatan bisnis yang sebenarnya. Oleh karena itu, sebelum mengajukan permohonan, sebaiknya pemilik usaha melakukan pemetaan kegiatan bisnis terlebih dahulu.

Hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Jenis transportasi yang disediakan.
  • Jenis barang yang dikirim.
  • Apakah bisnis menyediakan jasa kurir.
  • Apakah terdapat layanan pergudangan.
  • Apakah bisnis menyediakan jasa logistik.
  • Apakah terdapat layanan pengemasan atau penyimpanan.

DJKI sendiri menampilkan berbagai contoh uraian Kelas 39 yang sangat beragam. Karena itu, pemilihan spesifikasi sebaiknya tidak dilakukan hanya dengan menyalin daftar jasa secara sembarangan, tetapi disesuaikan dengan kegiatan usaha.

Siapa yang Membutuhkan Merek Kelas 39?

Pendaftaran merek Kelas 39 dapat relevan bagi berbagai jenis pelaku usaha transportasi dan logistik.

Di antaranya:

  • Perusahaan ekspedisi.
  • Jasa pengiriman barang.
  • Jasa kurir.
  • Perusahaan cargo.
  • Perusahaan trucking.
  • Jasa transportasi barang.
  • Perusahaan logistik.
  • Jasa pergudangan.
  • Penyedia fulfillment.
  • Distributor dengan layanan logistik.
  • Jasa pengiriman antarkota.
  • Perusahaan transportasi laut atau udara.

Baik perusahaan baru maupun bisnis yang telah mempunyai jaringan pelanggan sebaiknya mulai memperhatikan perlindungan mereknya.

Mengapa Merek Transportasi dan Pengiriman Barang Perlu Didaftarkan?

Bisnis transportasi dan pengiriman sangat bergantung pada kepercayaan pelanggan. Pelanggan biasanya memilih layanan berdasarkan reputasi, ketepatan waktu, keamanan barang, harga, dan pengalaman menggunakan jasa.

Seiring berkembangnya usaha, nama merek dapat menjadi semakin dikenal. Karena itu, perlindungan merek dapat menjadi bagian dari strategi pengelolaan aset bisnis.

Beberapa manfaat pendaftaran merek antara lain:

  • Memberikan hak eksklusif atas merek setelah terdaftar.
  • Membantu melindungi identitas usaha.
  • Mengurangi risiko sengketa terkait merek.
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan.
  • Mendukung pengembangan jaringan bisnis.
  • Memperkuat identitas perusahaan.
  • Menjadi bagian dari aset tidak berwujud perusahaan.

Pendaftaran merek juga menjadi semakin relevan ketika perusahaan mulai membuka cabang, bekerja sama dengan marketplace, membangun aplikasi pengiriman, atau memperluas wilayah operasional.

Bagaimana Cara Daftar Merek Kelas 39?

Proses pendaftaran sebaiknya dimulai dengan persiapan, bukan langsung melakukan pembayaran dan pengajuan.

Tahapan yang dapat dilakukan meliputi:

Konsultasi → Pengecekan Merek → Analisis Kelas → Penentuan Spesifikasi Jasa → Persiapan Dokumen → Pengajuan ke DJKI → Pemeriksaan → Tahapan Publikasi/Pemeriksaan Sesuai Ketentuan → Keputusan.

Panduan DJKI menyebut permohonan elektronik harus memuat kelas dan uraian barang atau jasa serta dapat diajukan untuk lebih dari satu kelas dalam satu permohonan.

Sebelum pengajuan, pengecekan merek juga penting untuk mengetahui apakah terdapat merek yang memiliki persamaan atau kemiripan dengan merek yang akan didaftarkan.

Apa Kesalahan yang Sering Terjadi?

Sebagian pelaku usaha menganggap pendaftaran merek hanya sebatas mengisi nama dan logo. Padahal, ada beberapa bagian yang perlu diperhatikan secara lebih teliti.

Kesalahan yang sering terjadi antara lain:

  1. Tidak melakukan pengecekan merek terlebih dahulu.
  2. Salah memilih kelas jasa.
  3. Spesifikasi jasa tidak menggambarkan kegiatan usaha.
  4. Dokumen permohonan tidak dipersiapkan dengan baik.
  5. Menganggap bukti pengajuan berarti merek sudah terdaftar.
  6. Menunda pendaftaran sampai bisnis sudah sangat dikenal.

Persiapan yang lebih baik sejak awal dapat membantu proses pengajuan menjadi lebih terarah.

Apakah Merek Ekspedisi Harus Menggunakan Kelas 39?

Tidak semua aktivitas perusahaan otomatis masuk Kelas 39. Penentuan kelas harus melihat jenis barang atau jasa yang menggunakan merek tersebut.

Untuk bisnis yang memberikan jasa transportasi, pengiriman, logistik, atau penyimpanan barang, Kelas 39 merupakan kelas yang relevan untuk diperiksa. Namun, apabila perusahaan juga menggunakan merek untuk aktivitas lain, dapat diperlukan analisis kelas tambahan.

Karena itu, jangan hanya menentukan kelas berdasarkan nama usaha seperti “ekspedisi” atau “logistik”. Kegiatan bisnis dan jenis jasa yang sebenarnya perlu menjadi dasar dalam menentukan klasifikasi.

Berapa Lama Proses Pendaftaran Merek Kelas 39?

Proses pendaftaran merek terdiri dari beberapa tahapan. Waktu memperoleh bukti penerimaan permohonan berbeda dengan waktu sampai merek memperoleh status terdaftar.

Setelah permohonan diterima, masih terdapat tahapan pemeriksaan sesuai mekanisme pendaftaran merek yang berlaku. Pada 2026, DJKI juga telah menerbitkan Peraturan Menteri Hukum Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pendaftaran Merek, yang berstatus berlaku.

Karena itu, pemilik usaha sebaiknya tidak menjadikan bukti pengajuan sebagai tanda bahwa seluruh proses pendaftaran telah selesai.

Mengapa Memilih PERMATAMAS?

PERMATAMAS membantu pelaku usaha mempersiapkan pendaftaran merek dengan pendampingan mulai dari tahap awal.

Layanan dapat mencakup:

  • Konsultasi pendaftaran merek.
  • Pengecekan awal merek.
  • Analisis Kelas 39.
  • Analisis kegiatan usaha.
  • Penyusunan spesifikasi jasa.
  • Persiapan dokumen.
  • Pengajuan permohonan ke DJKI.
  • Pendampingan administrasi selama proses.

Dengan pendampingan tersebut, pemilik usaha transportasi dan pengiriman barang dapat lebih mudah memahami bagian-bagian yang perlu dipersiapkan sebelum permohonan diajukan.

Pendaftaran Merek Adalah Investasi Jangka Panjang

Membangun bisnis transportasi dan pengiriman barang membutuhkan investasi yang besar. Perusahaan perlu membangun armada, sistem operasional, gudang, jaringan mitra, sumber daya manusia, serta kepercayaan pelanggan.

Nama merek yang digunakan dalam aktivitas tersebut juga dapat memiliki nilai bisnis yang semakin besar seiring pertumbuhan perusahaan.

Karena itu, perlindungan merek sebaiknya tidak ditunda sampai bisnis menjadi besar. Mendaftarkan merek sejak awal dapat menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengelola identitas dan aset bisnis secara lebih terencana.

Daftarkan Merek Transportasi dan Pengiriman Barang Anda Bersama PERMATAMAS

Memahami syarat daftar merek HAKI Kelas 39 transportasi dan pengiriman barang penting sebelum melakukan pengajuan ke DJKI. Persiapan tidak hanya mencakup nama atau logo, tetapi juga identitas pemohon, kelas jasa, spesifikasi jasa, dokumen pendukung, serta proses pengajuan elektronik.

Jika Anda menjalankan jasa ekspedisi, pengiriman barang, kurir, cargo, trucking, transportasi, logistik, pergudangan, atau jasa penyimpanan, PERMATAMAS siap membantu proses Jasa Pendaftaran Merek Kelas 39 secara profesional.

Mulai dari konsultasi, pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi jasa, persiapan dokumen hingga pengajuan kepada DJKI, kami membantu agar proses pendaftaran lebih mudah dan terarah.

Lindungi merek transportasi dan pengiriman barang Anda sejak awal agar identitas bisnis memiliki dasar perlindungan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ Syarat Daftar Merek HAKI Kelas 39 Transportasi dan Pengiriman Barang

1. Apa saja syarat daftar merek HAKI Kelas 39?

Syarat umumnya meliputi identitas pemohon, nama atau logo merek, kelas jasa, uraian atau spesifikasi jasa, serta dokumen pendukung sesuai kondisi pemohon.

2. Apakah jasa ekspedisi termasuk Merek Kelas 39?

Ya. Jasa ekspedisi, pengiriman barang, kurir, cargo, transportasi barang, logistik, dan pergudangan dapat berkaitan dengan Kelas 39 sesuai jenis jasa yang diajukan.

3. Apakah jasa pengiriman barang wajib mendaftarkan merek?

Pendaftaran merek merupakan langkah perlindungan hukum yang penting bagi pelaku usaha. Merek yang terdaftar memperoleh hak eksklusif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

4. Apa saja contoh jasa Kelas 39?

Contohnya adalah jasa pengiriman barang, jasa kurir, transportasi barang, jasa cargo, logistik, pergudangan, penyimpanan barang, serta jasa pengemasan untuk transportasi.

5. Apakah nama perusahaan ekspedisi bisa didaftarkan sebagai merek?

Bisa diajukan sebagai merek sepanjang memenuhi persyaratan pendaftaran dan tidak termasuk alasan penolakan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

6. Apakah perlu mengecek merek sebelum mendaftar?

Sebaiknya dilakukan pengecekan terlebih dahulu. Pemeriksaan awal membantu mengetahui apakah terdapat merek yang sama atau memiliki kemiripan dengan merek yang akan diajukan.

7. Mengapa spesifikasi jasa Kelas 39 harus diperhatikan?

Spesifikasi jasa menentukan cakupan jasa yang dicantumkan dalam permohonan. Karena itu, uraian jasa sebaiknya disesuaikan dengan kegiatan bisnis transportasi, pengiriman, logistik, atau penyimpanan yang sebenarnya.

8. Apakah satu merek dapat digunakan untuk beberapa jasa Kelas 39?

Satu permohonan dapat mencantumkan beberapa jenis jasa dalam kelas yang sama sepanjang sesuai dengan klasifikasi dan ketentuan yang berlaku. Penyusunan spesifikasi tetap perlu dilakukan secara tepat.

9. Berapa lama proses pendaftaran merek Kelas 39?

Proses pendaftaran melalui beberapa tahapan, sehingga waktu memperoleh bukti penerimaan permohonan berbeda dengan waktu sampai merek memperoleh status terdaftar. Lama proses juga dapat bergantung pada tahapan pemeriksaan dan kondisi permohonan.

10. Apakah PERMATAMAS membantu pendaftaran Merek Kelas 39?

Ya. PERMATAMAS dapat membantu mulai dari konsultasi, pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi jasa, persiapan dokumen, hingga pengajuan permohonan kepada DJKI.

Jasa-Izin-PIRT
Jasa-Izin-PIRT
Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 39 Ekspedisi Terbaru 2026

Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 39 Ekspedisi Terbaru 2026

Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 39 Ekspedisi Terbaru 2026 – Bisnis ekspedisi dan jasa logistik di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pengiriman barang, baik untuk konsumen perorangan maupun pelaku usaha. Jasa kurir, pengiriman paket, transportasi barang, pergudangan, hingga layanan logistik menjadi bagian penting dalam aktivitas perdagangan.

Di tengah persaingan tersebut, nama dan identitas usaha bukan sekadar alat pemasaran. Merek juga merupakan aset bisnis yang perlu mendapatkan perlindungan hukum. Terlebih bagi perusahaan ekspedisi yang sudah memiliki pelanggan, jaringan agen, armada, aplikasi, maupun reputasi di pasar.

Indonesia menerapkan sistem first to file, sehingga pengajuan permohonan merek menjadi langkah penting untuk memperoleh perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, pelaku usaha ekspedisi sebaiknya memahami biaya daftar merek HAKI Kelas 39, persyaratan, serta proses pengajuannya sejak awal.

Melalui PERMATAMAS, pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan dalam proses Jasa Pendaftaran Merek mulai dari konsultasi, pengecekan merek, penentuan kelas, penyusunan spesifikasi jasa, hingga pengajuan permohonan kepada DJKI.

Apa Itu Merek HAKI Kelas 39?

Kelas 39 merupakan salah satu klasifikasi dalam sistem klasifikasi merek internasional yang berkaitan dengan jasa transportasi, pengangkutan, penyimpanan, serta jasa yang berhubungan dengan kegiatan tersebut. Data klasifikasi yang dipublikasikan DJKI mencakup jasa pengangkutan manusia, hewan atau barang melalui berbagai moda transportasi serta penyimpanan barang di gudang atau fasilitas penyimpanan.

Bagi pelaku bisnis ekspedisi, Kelas 39 menjadi salah satu kelas yang perlu diperhatikan ketika merek digunakan untuk jasa pengiriman dan logistik.

Contoh jasa yang dapat berkaitan dengan Kelas 39 antara lain:

  • Jasa ekspedisi barang.
  • Jasa pengiriman paket.
  • Jasa kurir.
  • Jasa transportasi barang.
  • Jasa pengangkutan melalui darat.
  • Jasa pengiriman melalui udara.
  • Jasa pengangkutan melalui laut.
  • Jasa pergudangan.
  • Jasa penyimpanan barang.
  • Jasa logistik.

DJKI juga memuat berbagai contoh spesifikasi jasa Kelas 39 dalam publikasi mereknya, termasuk jasa pengiriman barang, pergudangan, transportasi, pengemasan untuk transportasi, dan jasa logistik yang mencakup penyimpanan serta pengangkutan barang.

Berapa Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 39 Tahun 2026?

Salah satu pertanyaan yang sering muncul dari pemilik bisnis ekspedisi adalah berapa biaya daftar merek HAKI Kelas 39 terbaru 2026?

Tarif resmi permohonan pendaftaran merek yang tercantum dalam informasi DJKI berdasarkan PP Nomor 28 Tahun 2019 adalah Rp2.800.000 per kelas untuk pemohon umum melalui pengajuan elektronik. Sementara itu, tarif untuk Usaha Mikro dan Usaha Kecil adalah Rp500.000 per kelas secara elektronik.

Dengan demikian, gambaran biaya PNBP pendaftaran satu merek pada Kelas 39 adalah:

Kategori Pemohon Tarif Pendaftaran per Kelas
Usaha Mikro/Usaha Kecil Rp500.000
Pemohon Umum Rp2.800.000

Tarif tersebut merupakan biaya PNBP permohonan pendaftaran merek per kelas, bukan otomatis keseluruhan biaya apabila pemohon menggunakan jasa konsultan atau membutuhkan layanan tambahan.

Karena itu, sebelum mengajukan permohonan, pelaku usaha sebaiknya membedakan antara biaya resmi negara dan biaya jasa pendampingan.

Mengapa Biaya Pendaftaran Merek Dihitung Per Kelas?

Pendaftaran merek tidak menggunakan satu tarif untuk seluruh kegiatan usaha. Biaya permohonan dihitung berdasarkan kelas barang atau jasa yang diajukan.

Misalnya perusahaan mempunyai merek yang digunakan untuk jasa ekspedisi dan ingin memberikan perlindungan pada aktivitas jasa yang berbeda, perlu dilakukan analisis terlebih dahulu mengenai kelas yang relevan.

Hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Jenis jasa utama yang ditawarkan.
  2. Spesifikasi jasa yang digunakan pada permohonan.
  3. Kelas merek yang sesuai.
  4. Apakah diperlukan perlindungan pada kelas tambahan.

Kesalahan memilih kelas dapat menyebabkan perlindungan merek tidak sesuai dengan kegiatan usaha yang sebenarnya. Karena itu, penentuan kelas sebaiknya dilakukan sebelum permohonan diajukan.

Contoh Jasa Ekspedisi yang Berkaitan dengan Kelas 39

Kelas 39 memiliki cakupan jasa yang cukup luas. Untuk bisnis ekspedisi, beberapa jenis jasa yang dapat berkaitan dengan klasifikasi ini antara lain:

Jasa Pengiriman Barang

  • Pengiriman paket.
  • Pengiriman dokumen.
  • Pengiriman barang antarkota.
  • Pengiriman barang antarwilayah.
  • Jasa kurir.
  • Pengiriman kargo.

Jasa Transportasi dan Pengangkutan

  • Transportasi barang melalui truk.
  • Pengangkutan barang melalui kendaraan bermotor.
  • Transportasi barang melalui kereta api.
  • Transportasi barang melalui kapal.
  • Transportasi barang melalui udara.

Jasa Logistik

  • Jasa logistik.
  • Manajemen pengiriman barang.
  • Pengaturan transportasi barang.
  • Layanan rantai pasok tertentu.
  • Pengiriman dan penyimpanan barang.

Jasa Pergudangan

  • Penyimpanan barang.
  • Pergudangan.
  • Penyimpanan barang sementara.
  • Penyimpanan barang dalam kondisi tertentu.
  • Jasa fasilitas penyimpanan.

DJKI juga mempublikasikan contoh permohonan Kelas 39 yang mencantumkan jasa logistik, pengangkutan, pergudangan, pengiriman barang, serta transportasi dan penyimpanan.

Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 39 Ekspedisi Terbaru 2026
Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 39 Ekspedisi Terbaru 2026

Mengapa Merek Ekspedisi Perlu Segera Didaftarkan?

Nama ekspedisi biasanya menjadi identitas yang sangat mudah dikenali pelanggan. Ketika layanan semakin berkembang, merek dapat memiliki nilai ekonomi yang lebih besar karena melekat pada reputasi, kualitas pelayanan, jaringan distribusi, dan kepercayaan pelanggan.

Pendaftaran merek dapat membantu memberikan perlindungan hukum terhadap identitas usaha setelah merek terdaftar sesuai ketentuan yang berlaku.

Beberapa manfaatnya antara lain:

  • Memberikan hak eksklusif atas merek yang terdaftar.
  • Mengurangi risiko penggunaan merek oleh pihak lain.
  • Memperkuat identitas bisnis ekspedisi.
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan.
  • Mendukung pengembangan jaringan usaha.
  • Menambah nilai aset tidak berwujud perusahaan.
  • Membantu membangun identitas usaha dalam jangka panjang.

Semakin besar sebuah bisnis ekspedisi, semakin penting pula pengelolaan aset mereknya secara terencana.

Siapa yang Membutuhkan Pendaftaran Merek Kelas 39?

Pendaftaran merek Kelas 39 dapat relevan bagi berbagai pelaku usaha yang menjalankan kegiatan jasa transportasi, pengiriman, dan penyimpanan.

Contohnya:

  • Perusahaan ekspedisi.
  • Jasa kurir.
  • Perusahaan cargo.
  • Jasa pengiriman paket.
  • Perusahaan logistik.
  • Jasa transportasi barang.
  • Perusahaan pergudangan.
  • Jasa fulfillment.
  • Penyedia layanan distribusi.
  • UMKM bidang pengiriman dan logistik.

Baik perusahaan baru maupun bisnis ekspedisi yang sudah memiliki banyak pelanggan sebaiknya memperhatikan perlindungan mereknya sejak awal.

Apa Saja Dokumen yang Umumnya Dibutuhkan?

Sebelum mengajukan permohonan merek, pemohon perlu mempersiapkan sejumlah informasi dan dokumen.

Secara umum, persiapan dapat meliputi:

  1. Identitas pemohon.
  2. Nama atau logo merek yang akan didaftarkan.
  3. Daftar jasa yang akan dicantumkan.
  4. Data pemohon atau badan usaha.
  5. Dokumen pendukung sesuai status dan kebutuhan permohonan.

Untuk pelaku UMK, dokumen atau bukti yang berkaitan dengan status UMK juga perlu diperhatikan apabila ingin menggunakan tarif khusus yang berlaku.

Kelengkapan dokumen sebaiknya diperiksa sebelum pengajuan agar proses administrasi dapat berjalan lebih tertata.

Bagaimana Proses Daftar Merek Kelas 39?

Pendaftaran merek tidak hanya mengenai pembayaran biaya. Ada beberapa tahapan yang perlu diperhatikan sejak sebelum permohonan diajukan.

Alur umumnya meliputi:

Konsultasi → Pengecekan Merek → Penentuan Kelas → Penyusunan Spesifikasi Jasa → Persiapan Dokumen → Pengajuan → Pemeriksaan → Proses Publikasi dan Tahapan Selanjutnya → Keputusan Pendaftaran.

Salah satu tahap penting adalah pengecekan merek. Pemeriksaan awal dapat membantu pemohon mengetahui apakah terdapat merek yang memiliki persamaan atau kemiripan pada kelas dan jenis jasa yang relevan.

Namun, hasil pengecekan awal bukan merupakan jaminan bahwa permohonan pasti diterima karena keputusan tetap mengikuti pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku di DJKI.

Berapa Lama Proses Pendaftaran Merek Kelas 39?

Waktu keseluruhan proses pendaftaran merek tidak sama dengan waktu memperoleh bukti bahwa permohonan telah diajukan.

Setelah permohonan berhasil diajukan dan persyaratan administrasi terpenuhi, pemohon memperoleh bukti penerimaan permohonan. Selanjutnya, permohonan masih melalui tahapan pemeriksaan sesuai mekanisme pendaftaran merek.

Karena itu, penting untuk membedakan antara bukti pengajuan permohonan dengan merek yang telah resmi terdaftar.

PERMATAMAS dapat membantu mempersiapkan proses administrasi agar pengajuan dilakukan dengan lebih terstruktur.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mendaftarkan Merek Ekspedisi

Pemilik usaha terkadang terlalu fokus pada nama merek tanpa memperhatikan klasifikasi dan uraian jasa.

Beberapa kesalahan yang perlu dihindari antara lain:

  • Tidak melakukan pengecekan merek sebelum mengajukan.
  • Memilih kelas yang tidak sesuai kegiatan usaha.
  • Menuliskan spesifikasi jasa secara kurang tepat.
  • Menganggap pembayaran PNBP berarti merek langsung terdaftar.
  • Mengabaikan dokumen administrasi.
  • Baru mendaftarkan merek setelah bisnis berkembang besar.

Merek sebaiknya dipersiapkan sejak bisnis mulai dibangun sehingga identitas perusahaan tidak terlambat mendapatkan perlindungan.

Mengapa Memilih PERMATAMAS?

PERMATAMAS membantu pelaku usaha dalam mempersiapkan pendaftaran merek secara lebih terarah, mulai dari tahap awal hingga pengajuan.

Layanan pendampingan dapat meliputi:

  • Konsultasi pendaftaran merek.
  • Pengecekan awal merek.
  • Analisis kelas merek.
  • Penyusunan spesifikasi jasa.
  • Persiapan dokumen.
  • Pengajuan permohonan kepada DJKI.
  • Pendampingan administrasi selama proses berlangsung.

Dengan pendampingan tersebut, pemilik usaha dapat lebih fokus mengembangkan operasional ekspedisi sementara proses administrasi merek dipersiapkan secara profesional.

Pendaftaran Merek Ekspedisi Adalah Investasi Bisnis

Membangun bisnis ekspedisi membutuhkan waktu dan biaya. Mulai dari membangun jaringan pelanggan, armada, sistem operasional, gudang, tenaga kerja, hingga reputasi perusahaan.

Semua investasi tersebut pada akhirnya membentuk nilai sebuah merek.

Karena itu, biaya daftar merek HAKI Kelas 39 sebaiknya dipandang bukan hanya sebagai pengeluaran administrasi, tetapi sebagai bagian dari upaya membangun dan melindungi aset bisnis dalam jangka panjang.

Dengan merek yang dikelola secara baik, perusahaan dapat lebih siap ketika ingin memperluas wilayah layanan, membuka cabang, menjalin kerja sama, atau mengembangkan layanan logistik baru.

Daftarkan Merek Ekspedisi Anda Bersama PERMATAMAS

Memahami biaya daftar merek HAKI Kelas 39 Ekspedisi terbaru 2026 merupakan langkah awal sebelum mengajukan perlindungan merek. Untuk pemohon umum, tarif PNBP pendaftaran merek secara elektronik tercantum sebesar Rp2.800.000 per kelas, sedangkan tarif untuk Usaha Mikro dan Usaha Kecil tercantum sebesar Rp500.000 per kelas.

Namun, selain biaya, pemilik usaha juga perlu memperhatikan pemilihan kelas, spesifikasi jasa, kelengkapan dokumen, serta proses pemeriksaan merek.

Jika Anda memiliki bisnis ekspedisi, jasa kurir, cargo, pengiriman paket, transportasi barang, logistik, maupun pergudangan, PERMATAMAS siap membantu proses Jasa Pendaftaran Merek Kelas 39 mulai dari konsultasi, pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi jasa, hingga pengajuan kepada DJKI.

Lindungi nama ekspedisi Anda sejak awal dan jadikan merek sebagai aset bisnis yang bernilai untuk jangka panjang.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ Biaya Daftar Merek HAKI Kelas 39 Ekspedisi Terbaru 2026

1. Berapa biaya daftar merek HAKI Kelas 39 tahun 2026?

Biaya PNBP pendaftaran merek secara elektronik untuk pemohon umum tercantum sebesar Rp2.800.000 per kelas, sedangkan untuk Usaha Mikro dan Usaha Kecil sebesar Rp500.000 per kelas, sesuai tarif yang berlaku.

2. Apa saja bisnis yang dapat menggunakan Merek Kelas 39?

Kelas 39 dapat berkaitan dengan berbagai jasa seperti ekspedisi, kurir, pengiriman barang, cargo, transportasi barang, logistik, pergudangan, dan jasa penyimpanan.

3. Apakah jasa ekspedisi wajib mendaftarkan merek di Kelas 39?

Jika merek digunakan untuk jasa yang termasuk dalam cakupan Kelas 39, pendaftaran pada kelas yang sesuai penting untuk memperoleh perlindungan merek sesuai jenis jasa yang diajukan.

4. Apakah biaya pendaftaran merek dihitung per kelas?

Ya. Biaya PNBP pendaftaran merek dihitung berdasarkan jumlah kelas yang diajukan. Jika membutuhkan perlindungan pada kelas tambahan, akan terdapat biaya permohonan untuk kelas tersebut.

5. Apa saja dokumen untuk daftar merek ekspedisi?

Dokumen dan informasi yang umumnya diperlukan antara lain identitas pemohon, nama atau logo merek, data pemohon, serta daftar dan uraian jasa yang akan didaftarkan.

6. Apakah sebelum daftar merek perlu melakukan pengecekan?

Sebaiknya dilakukan pengecekan terlebih dahulu. Pemeriksaan awal dapat membantu melihat kemungkinan adanya merek yang sama atau memiliki kemiripan dengan merek yang sudah tercatat atau diajukan.

7. Berapa lama proses daftar merek Kelas 39?

Proses pendaftaran merek terdiri dari beberapa tahapan dan waktu keseluruhannya tidak sama dengan waktu memperoleh bukti penerimaan permohonan. Setelah pengajuan, permohonan masih mengikuti tahapan pemeriksaan sesuai ketentuan DJKI.

8. Apakah merek ekspedisi yang sudah digunakan tetap bisa didaftarkan?

Pada prinsipnya, merek yang telah digunakan dapat diajukan sepanjang memenuhi persyaratan dan tidak terdapat alasan penolakan berdasarkan ketentuan peraturan merek. Karena itu, pengecekan dan persiapan sebelum pengajuan tetap penting.

9. Apakah UMKM mendapatkan biaya khusus untuk pendaftaran merek?

Ya. Terdapat tarif PNBP khusus bagi pemohon yang memenuhi kriteria Usaha Mikro dan Usaha Kecil. Status dan persyaratan untuk memperoleh tarif tersebut perlu dipastikan sebelum pengajuan.

10. Apakah PERMATAMAS membantu pendaftaran merek Kelas 39?

Ya. PERMATAMAS dapat membantu proses mulai dari konsultasi, pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi jasa, persiapan dokumen, hingga pengajuan permohonan merek kepada DJKI.

jasa urus izin edar pkrt
jasa urus izin edar pkrt

PERMATAMAS INDONESIA

Jasapendaftaranmerek.com adalah layanan pengurusan pendaftaran merek, sanggah merek, pengalihan merek, banding merek resmi di Indonesia

KONTAK KAMI

Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat

Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

Copyright @ 2023 – Jasa Pendaftaran Merek – Support DokterWebsite.ID