Berapa Lama Proses Daftar Merek HAKI Kelas 40 Sampai Terdaftar DJKI – Banyak pelaku usaha jasa pengolahan material bertanya, berapa lama proses daftar merek HAKI Kelas 40 sampai benar-benar terdaftar di DJKI? Pertanyaan ini penting terutama bagi perusahaan yang menawarkan jasa pengolahan logam, plating, finishing, pengolahan tekstil, laminasi, pengolahan material berdasarkan pesanan, maupun jasa manufaktur tertentu.
Mendaftarkan merek bukan hanya soal mendapatkan bukti pengajuan. Setelah permohonan masuk, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui, mulai dari pemeriksaan formalitas, pengumuman, pemeriksaan substantif, hingga keputusan pendaftaran dan penerbitan sertifikat merek.
Untuk Kelas 40, lama proses pada dasarnya mengikuti mekanisme pendaftaran merek nasional DJKI, bukan memiliki durasi khusus hanya karena termasuk jasa pengolahan material. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, pemeriksaan substantif dilakukan paling lama 150 hari setelah tahap yang dipersyaratkan selesai.
Melalui PERMATAMAS, pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan mulai dari pengecekan merek, analisis Kelas 40, persiapan dokumen, hingga pengajuan permohonan kepada DJKI.
Apa Itu Merek HAKI Kelas 40?
Kelas 40 DJKI merupakan klasifikasi untuk berbagai jasa pengolahan atau treatment material, termasuk kegiatan pengolahan material secara mekanis maupun kimiawi dan beberapa jasa manufaktur berdasarkan pesanan.
Contohnya dapat berkaitan dengan jasa pengolahan atau perlakuan terhadap:
- Logam.
- Tekstil.
- Kulit.
- Kertas.
- Material tertentu.
- Bahan atau produk yang diproses berdasarkan pesanan pelanggan.
Pemilihan Kelas 40 perlu disesuaikan dengan jasa yang benar-benar ditawarkan perusahaan. Hal ini penting karena perlindungan merek berkaitan dengan jenis barang atau jasa yang dicantumkan dalam permohonan.
Dengan demikian, perusahaan yang menggunakan satu merek untuk menawarkan jasa pengolahan material kepada pelanggan dapat mempertimbangkan Kelas 40 sebagai bagian dari strategi perlindungan mereknya.
Berapa Lama Proses Daftar Merek HAKI Kelas 40?
Secara umum, proses pendaftaran merek sampai terdaftar tidak dapat disamakan dengan waktu mendapatkan bukti pengajuan.
DJKI menetapkan standar pelayanan untuk pemeriksaan formalitas permohonan merek selama 15 hari kerja. Jika terdapat kekurangan formalitas, terdapat mekanisme pemberian waktu untuk melengkapinya.
Setelah tahapan tersebut, proses berlanjut ke pengumuman dan pemeriksaan substantif. Berdasarkan UU Merek, pemeriksaan substantif diselesaikan paling lama 150 hari.
Karena terdapat beberapa tahapan, maka waktu sampai merek benar-benar terdaftar dapat lebih panjang daripada sekadar beberapa hari setelah pengajuan. Lamanya proses juga dapat dipengaruhi oleh ada atau tidaknya keberatan, kekurangan dokumen, hasil pemeriksaan, maupun apabila pemohon perlu memberikan tanggapan terhadap pemberitahuan tertentu.
Tahapan Pendaftaran Merek Kelas 40 Sampai Terdaftar
Agar lebih mudah dipahami, proses pendaftaran merek Kelas 40 dapat dibagi menjadi beberapa tahapan utama.
1. Persiapan dan Pengajuan Permohonan
Tahap pertama adalah mempersiapkan data dan dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan merek.
Beberapa hal yang perlu disiapkan antara lain:
- Nama atau logo merek.
- Identitas pemohon.
- Jenis jasa yang akan dilindungi.
- Spesifikasi jasa Kelas 40.
- Dokumen pendukung sesuai status pemohon.
DJKI mencantumkan etiket/label merek dan tanda tangan pemohon sebagai bagian dari persyaratan layanan permohonan pendaftaran merek.
Setelah permohonan diajukan dan persyaratan terpenuhi, pemohon memperoleh tanda bukti permohonan pendaftaran merek.
2. Pemeriksaan Formalitas
Pada tahap ini, DJKI memeriksa kelengkapan formalitas permohonan.
Standar pelayanan DJKI mencantumkan waktu 15 hari kerja untuk pemeriksaan formalitas. Apabila ditemukan kekurangan formalitas, proses dapat memerlukan waktu tambahan untuk menunggu pemohon melengkapi kekurangan tersebut.
Karena itu, persiapan dokumen sejak awal menjadi penting agar proses administrasi dapat berjalan lebih lancar.
3. Masa Pengumuman
Setelah tahapan yang diperlukan terpenuhi, permohonan memasuki tahap pengumuman.
Pada tahap ini, pihak lain dapat menyampaikan keberatan terhadap permohonan sesuai mekanisme dan jangka waktu yang ditentukan dalam peraturan merek.
Keberatan yang diajukan selama masa pengumuman dapat menjadi bagian yang dipertimbangkan dalam pemeriksaan substantif.
4. Pemeriksaan Substantif
Ini merupakan salah satu tahapan penting dalam pendaftaran merek.
Pemeriksa akan menilai permohonan berdasarkan ketentuan mengenai pendaftaran merek, termasuk mempertimbangkan apakah terdapat alasan hukum yang menyebabkan permohonan tidak dapat didaftarkan.
Berdasarkan Pasal 23 UU Nomor 20 Tahun 2016, pemeriksaan substantif diselesaikan paling lama 150 hari. Keberatan dan/atau sanggahan yang ada juga menjadi bahan pertimbangan dalam pemeriksaan substantif.
5. Keputusan dan Pendaftaran Merek
Apabila pemeriksa memutuskan bahwa permohonan dapat didaftarkan, Menteri akan mendaftarkan merek, memberitahukan pendaftaran kepada pemohon atau kuasanya, menerbitkan sertifikat merek, dan mengumumkan pendaftaran tersebut dalam Berita Resmi Merek.
Pada tahap inilah merek telah memasuki status terdaftar, berbeda dengan sekadar memiliki bukti bahwa permohonan telah diajukan.

Apakah Bukti Pengajuan Merek Berarti Merek Sudah Terdaftar?
Belum.
Ini merupakan salah satu hal yang sering disalahpahami oleh pelaku usaha.
Bukti penerimaan permohonan menunjukkan bahwa permohonan telah diajukan kepada DJKI. Sementara itu, status merek terdaftar diperoleh setelah permohonan melewati tahapan pemeriksaan dan diputus dapat didaftarkan.
DJKI sendiri mencantumkan tanda bukti permohonan pendaftaran merek sebagai produk layanan pada tahap permohonan. Sementara sertifikat merek diterbitkan setelah permohonan diputus dapat didaftarkan.
Jadi, apabila ada jasa pendaftaran merek yang menawarkan bukti pengajuan dengan cepat, hal tersebut perlu dibedakan dari janji bahwa sertifikat merek pasti terbit dalam waktu yang sama.
Faktor yang Dapat Memengaruhi Lama Proses Merek Kelas 40
Meskipun terdapat jangka waktu layanan pada beberapa tahapan, waktu keseluruhan proses dapat dipengaruhi oleh kondisi permohonan.
Beberapa faktor yang perlu diperhatikan antara lain:
- Kelengkapan dokumen permohonan.
- Ketepatan klasifikasi Kelas 40.
- Ketepatan uraian jasa.
- Ada atau tidaknya kekurangan formalitas.
- Ada atau tidaknya keberatan dari pihak lain.
- Hasil pemeriksaan substantif.
- Ada atau tidaknya pemberitahuan penolakan atau permintaan tanggapan.
DJKI juga menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan merek, pemeriksa melakukan penelusuran terhadap merek pembanding serta menganalisis dokumen dan jenis barang atau jasa yang dimohonkan.
Mengapa Kelas 40 Harus Dipilih dengan Tepat?
Jasa pengolahan material memiliki cakupan yang cukup luas. Misalnya, sebuah perusahaan dapat menawarkan jasa plating logam sekaligus finishing material, sedangkan perusahaan lainnya mungkin fokus pada pengolahan tekstil berdasarkan pesanan.
Perbedaan kegiatan tersebut perlu diperhatikan ketika menyusun spesifikasi jasa dalam permohonan.
Kesalahan dalam menentukan klasifikasi atau uraian jasa dapat menyebabkan perlindungan merek tidak sesuai dengan aktivitas bisnis yang sebenarnya.
Sebelum mengajukan permohonan, sebaiknya pelaku usaha memeriksa:
- Jenis jasa yang benar-benar ditawarkan.
- Material yang diproses.
- Proses pengolahan yang dilakukan.
- Apakah jasa diberikan berdasarkan pesanan pelanggan.
- Spesifikasi jasa yang akan dicantumkan dalam permohonan.
Contoh Jasa yang Berkaitan dengan Merek Kelas 40
Kelas 40 dapat berkaitan dengan berbagai layanan pengolahan material. Contohnya:
Jasa Pengolahan Logam
- Pelapisan logam.
- Metal plating.
- Metal treating.
- Pengolahan permukaan logam.
- Perlakuan atau finishing tertentu terhadap logam.
Jasa Pengolahan Tekstil
- Pewarnaan tekstil.
- Finishing kain.
- Treatment kain.
- Waterproofing tekstil.
- Proses pengolahan tekstil tertentu.
Jasa Manufaktur Berdasarkan Pesanan
- Custom manufacturing.
- Pengolahan material berdasarkan spesifikasi pelanggan.
- Produksi atau pengolahan tertentu atas pesanan pihak lain.
Namun, tidak semua kegiatan manufaktur otomatis masuk Kelas 40. Pembedaan antara menjual barang hasil produksi sendiri dan memberikan jasa pengolahan kepada pihak lain perlu diperhatikan ketika menentukan klasifikasi.
Mengapa Merek Jasa Pengolahan Material Perlu Segera Didaftarkan?
Membangun nama perusahaan di industri pengolahan material membutuhkan waktu. Pelaku usaha harus mendapatkan pelanggan, menjaga kualitas, membangun reputasi, dan melakukan promosi secara konsisten.
Ketika nama tersebut mulai dikenal, merek dapat menjadi bagian dari aset bisnis.
Dengan mendaftarkan merek, pemilik usaha memperoleh perlindungan hukum atas merek sesuai ruang lingkup barang atau jasa yang didaftarkan. Sistem pemeriksaan merek juga mempertimbangkan permohonan yang telah diajukan sebelumnya dalam database DJKI.
Karena itu, melakukan pengecekan merek dan mengajukan permohonan sejak awal dapat membantu mengurangi risiko masalah merek di kemudian hari.
Dokumen yang Umumnya Dibutuhkan
Untuk mempersiapkan pendaftaran merek Kelas 40, beberapa dokumen dan data yang umumnya perlu disiapkan adalah:
- Identitas pemohon.
- Nama atau logo merek.
- Tanda tangan pemohon.
- Data usaha atau badan hukum jika diperlukan.
- Daftar dan uraian jasa yang akan didaftarkan.
- Dokumen pendukung sesuai status pemohon.
DJKI juga mencantumkan dokumen tambahan tertentu untuk pemohon UMK serta surat kuasa apabila menggunakan konsultan KI.
Kelengkapan dokumen sejak awal membantu mengurangi risiko terjadinya kekurangan formalitas dalam proses permohonan.
Apakah Proses Merek Kelas 40 Bisa Selesai dalam 1 Hari?
Yang perlu dibedakan adalah pengajuan permohonan dengan pendaftaran merek sampai sertifikat terbit.
Persiapan dan pengajuan permohonan dapat dilakukan dengan cepat apabila data serta dokumen telah lengkap. Namun, proses resmi setelah pengajuan tetap harus melewati tahapan pemeriksaan yang ditetapkan DJKI.
Karena itu, klaim seperti “merek terdaftar dalam 1 hari” perlu dipahami secara hati-hati. Bukti permohonan dapat menjadi produk layanan pada tahap awal, tetapi status terdaftar baru diberikan setelah tahapan pemeriksaan selesai dan permohonan diputus dapat didaftarkan.
Mengapa Memilih PERMATAMAS?
PERMATAMAS membantu pelaku usaha mempersiapkan pendaftaran merek dengan pendampingan dari tahap awal hingga pengajuan.
Layanan dapat mencakup:
- Konsultasi pendaftaran merek.
- Pengecekan awal nama merek.
- Analisis Kelas 40.
- Penyusunan spesifikasi jasa.
- Persiapan dokumen.
- Pengajuan resmi kepada DJKI.
- Pendampingan proses administrasi.
Dengan persiapan yang lebih terarah, pelaku usaha dapat memahami setiap tahapan pendaftaran dan mengetahui bahwa bukti pengajuan dan sertifikat merek merupakan dua hal yang berbeda.
Pendaftaran Merek Kelas 40 Adalah Investasi Jangka Panjang
Merek jasa pengolahan material dapat berkembang menjadi identitas yang memiliki nilai komersial. Ketika perusahaan mulai memperoleh pelanggan tetap dan memperluas jaringan bisnis, nama merek semakin penting untuk dijaga.
Pendaftaran merek tidak hanya berkaitan dengan memperoleh sertifikat, tetapi juga merupakan bagian dari strategi perlindungan aset tidak berwujud perusahaan.
Untuk itu, jangan hanya mempertimbangkan seberapa cepat bukti pengajuan diperoleh. Yang tidak kalah penting adalah memastikan nama merek, kelas, uraian jasa, dan dokumen permohonan telah disiapkan dengan tepat.
Berapa Lama Sampai Merek Kelas 40 Benar-Benar Terdaftar?
Jadi, proses daftar merek HAKI Kelas 40 sampai terdaftar DJKI tidak dapat dijanjikan selesai dalam hitungan 1 hari.
Tahapan formalitas sendiri memiliki standar pelayanan 15 hari kerja, sementara pemeriksaan substantif memiliki batas penyelesaian paling lama 150 hari berdasarkan UU Merek. Setelah keputusan pendaftaran, DJKI melakukan pendaftaran dan menerbitkan sertifikat merek.
Dengan demikian, waktu keseluruhan perlu dilihat sebagai rangkaian beberapa tahapan, bukan hanya waktu pengajuan awal. Apabila terdapat kekurangan, keberatan, atau proses tanggapan, waktunya dapat berbeda.
Daftarkan Merek HAKI Kelas 40 Bersama PERMATAMAS
Jika Anda memiliki usaha jasa pengolahan material, jasa finishing, pengolahan logam, plating, pengolahan tekstil, laminasi, custom manufacturing, atau jasa pengolahan lainnya, perlindungan merek perlu dipersiapkan sejak awal.
PERMATAMAS siap membantu proses Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 40, mulai dari konsultasi, pengecekan merek, analisis klasifikasi, penyusunan spesifikasi jasa, persiapan dokumen, hingga pengajuan resmi kepada DJKI.
Pastikan proses pendaftaran merek dilakukan dengan benar sejak awal, bukan hanya mengejar cepatnya bukti pengajuan.
PERMATAMAS — Konsultan Pendaftaran Merek dan Perizinan Profesional.
KONSULTASI GRATIS
FAQ Merek HAKI Kelas 40
1. Berapa lama proses daftar merek HAKI Kelas 40 sampai terdaftar DJKI?
Proses pendaftaran merek Kelas 40 terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari pemeriksaan formalitas, pengumuman, pemeriksaan substantif, hingga pendaftaran dan penerbitan sertifikat. Pemeriksaan substantif memiliki jangka waktu paling lama 150 hari sesuai ketentuan UU Merek, sehingga waktu keseluruhan tidak sama dengan waktu mendapatkan bukti pengajuan.
2. Apakah bukti pengajuan merek berarti merek sudah terdaftar?
Belum. Bukti pengajuan menunjukkan bahwa permohonan telah diajukan kepada DJKI. Merek baru dapat disebut terdaftar setelah melewati tahapan pemeriksaan dan diputus dapat didaftarkan.
3. Apa saja jasa yang dapat masuk Merek Kelas 40?
Kelas 40 berkaitan dengan berbagai jasa pengolahan atau treatment material, seperti pengolahan logam, pelapisan logam, finishing tekstil, pewarnaan kain, laminasi, serta pengolahan material berdasarkan pesanan tertentu.
4. Apakah jasa manufaktur wajib menggunakan Kelas 40?
Tidak selalu. Penentuan kelas bergantung pada aktivitas usaha yang ditawarkan. Manufaktur berdasarkan pesanan pelanggan dapat termasuk jasa Kelas 40, sedangkan perusahaan yang memproduksi dan menjual barang dengan mereknya sendiri perlu melihat klasifikasi barang yang sesuai.
5. Apakah jasa pengolahan material perlu mendaftarkan merek?
Pendaftaran merek merupakan langkah perlindungan hukum yang penting bagi usaha yang menggunakan nama atau logo sebagai identitas jasa. Dengan merek terdaftar, pemilik memperoleh hak eksklusif atas merek sesuai ruang lingkup barang atau jasa yang didaftarkan.
6. Apakah daftar merek Kelas 40 bisa selesai dalam 1 hari?
Pengajuan permohonan dan bukti penerimaan dapat diperoleh pada tahap awal, tetapi hal tersebut berbeda dengan merek yang sudah terdaftar. Proses sampai sertifikat diterbitkan tetap harus melalui tahapan pemeriksaan DJKI.
7. Apa yang menyebabkan proses pendaftaran merek Kelas 40 menjadi lebih lama?
Beberapa hal dapat memengaruhi proses, antara lain dokumen yang belum lengkap, kekurangan formalitas, adanya keberatan, hasil pemeriksaan substantif, atau kebutuhan memberikan tanggapan terhadap pemberitahuan dari DJKI.
8. Apa saja dokumen yang dibutuhkan untuk daftar merek Kelas 40?
Umumnya diperlukan identitas pemohon, nama atau logo merek, tanda tangan, data usaha apabila diperlukan, serta daftar dan uraian jasa yang akan didaftarkan. Dokumen tambahan dapat diperlukan sesuai status pemohon.
9. Mengapa uraian jasa Kelas 40 harus dibuat dengan tepat?
Uraian jasa menentukan ruang lingkup jasa yang dimohonkan untuk mendapatkan perlindungan. Karena itu, uraian perlu disesuaikan dengan aktivitas usaha yang benar-benar diberikan kepada pelanggan.
10. Apakah PERMATAMAS membantu pendaftaran merek Kelas 40?
Ya. PERMATAMAS dapat membantu mulai dari konsultasi, pengecekan merek, analisis klasifikasi Kelas 40, penyusunan spesifikasi jasa, persiapan dokumen, hingga pengajuan permohonan kepada DJKI.


