Jasa Daftar Merek HAKI untuk Daftar Shopee Mall

Jasa Daftar Merek HAKI untuk Daftar Shopee Mall – Bagi pelaku usaha yang ingin masuk ke platform e-commerce premium seperti Shopee Mall, mendaftarkan merek HAKI menjadi salah satu syarat penting. Tanpa merek HAKI yang resmi, toko online Anda tidak bisa mendapatkan status Shopee Mall, meskipun produk dan pelayanan sudah siap.

Proses pendaftaran merek HAKI untuk toko online berbeda dengan pendaftaran biasa karena memerlukan penentuan kelas barang/jasa yang tepat, khususnya kelas 35 untuk toko online. Bukti pendaftaran merek HAKI kelas 35 ini akan menjadi dokumen resmi yang digunakan untuk verifikasi Shopee Mall.

Beberapa hal yang biasanya dilakukan oleh jasa profesional Bikin Merek HAKI meliputi:
• Penentuan kelas merek HAKI sesuai kategori usaha (misalnya kelas 35 untuk toko online)
• Pengecekan ketersediaan merek HAKI agar tidak bentrok dengan merek lain
• Penyusunan dan pengajuan dokumen resmi ke DJKI
• Pemantauan status pendaftaran hingga sertifikat diterbitkan

Dengan pendampingan profesional, proses ini menjadi lebih mudah dan aman. PERMATAMAS hadir sebagai biro jasa Bikin Merek HAKI terpercaya yang membantu pelaku usaha memperoleh bukti pendaftaran kelas 35 untuk memenuhi syarat daftar Shopee Mall.

Pentingnya Merek HAKI untuk Memenuhi Syarat Daftar Shopee Mall

Shopee Mall mewajibkan setiap seller memiliki merek HAKI resmi untuk memastikan keaslian produk dan keamanan transaksi. Dengan merek HAKI, pembeli merasa lebih percaya, dan toko online mendapat reputasi yang lebih profesional.

Manfaat memiliki merek HAKI untuk daftar Shopee Mall meliputi:
1. Bukti legalitas usaha
2. Hak eksklusif atas nama dan logo toko online
3. Memudahkan proses verifikasi Shopee Mall
4. Mengurangi risiko sengketa dengan pihak ketiga

Dengan merek HAKI resmi, pelaku usaha bisa fokus mengembangkan toko online, sementara aspek hukum sudah terlindungi. PERMATAMAS membantu memastikan seluruh persyaratan terpenuhi, termasuk kelas 35 toko online.

Proses Legal Pendaftaran Merek HAKI untuk Shopee Mall

Proses pendaftaran merek HAKI untuk Shopee Mall harus mengikuti aturan DJKI agar bukti pendaftaran diterima. Beberapa tahapan penting meliputi:
• Konsultasi untuk menentukan kelas yang tepat (kelas 35 untuk toko online)
• Pengecekan ketersediaan nama dan logo merek HAKI
• Penyusunan dokumen dan formulir resmi
• Pengajuan permohonan pendaftaran ke DJKI
• Pemantauan status hingga sertifikat diterbitkan

Dengan proses yang terstruktur, risiko penolakan atau kesalahan administratif bisa diminimalkan. PERMATAMAS mendampingi pelaku usaha agar setiap tahapan sesuai standar resmi, sehingga bukti pendaftaran kelas 35 bisa langsung digunakan untuk syarat daftar Shopee Mall.

Keuntungan Menggunakan Jasa Daftar Merek HAKI untuk Shopee Mall

Menggunakan jasa Bikin Merek HAKI profesional memberi banyak keuntungan bagi pelaku usaha yang ingin daftar Shopee Mall. Selain menghemat waktu, proses menjadi lebih aman dan risiko penolakan dokumen berkurang.

Beberapa keuntungan yang diperoleh:
1. Pendaftaran merek HAKI lebih cepat dan terarah
2. Bukti pendaftaran kelas 35 diterbitkan resmi oleh DJKI
3. Mendapatkan konsultasi lengkap terkait syarat daftar Shopee Mall
4. Dukungan profesional dalam menangani keberatan atau revisi dokumen

Dengan bukti pendaftaran kelas 35 yang sah, toko online siap diverifikasi dan masuk ke Shopee Mall. PERMATAMAS hadir sebagai partner terpercaya untuk memastikan pelaku usaha memenuhi seluruh syarat daftar Shopee Mall dengan aman dan profesional.

Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek
Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek

Risiko Mengurus Merek HAKI Tanpa Jasa Profesional

Mengurus merek HAKI sendiri untuk Shopee Mall terlihat mudah, namun menyimpan banyak risiko. Kesalahan kecil bisa menyebabkan permohonan ditolak atau memerlukan revisi panjang.

Beberapa risiko yang sering terjadi:
• Salah menentukan kelas merek HAKI → bisa tidak diterima Shopee Mall
• Dokumen tidak lengkap → proses tertunda
• Tidak melakukan pengecekan nama dan logo → bentrok dengan merek lain
• Salah prosedur administrasi → waktu dan biaya terbuang

Pendampingan profesional, seperti dari PERMATAMAS, membantu meminimalkan risiko tersebut dan memastikan bukti pendaftaran kelas 35 diterima untuk syarat daftar Shopee Mall.

Layanan Lengkap Jasa Daftar Merek HAKI untuk Shopee Mall

Biro jasa profesional menyediakan layanan menyeluruh agar proses pendaftaran merek HAKI berjalan lancar, termasuk untuk toko online yang ingin masuk Shopee Mall.

Layanan yang biasanya diberikan meliputi:
• Pendaftaran merek HAKI baru untuk kelas 35 toko online
• Perpanjangan atau pembaruan merek HAKI
• Pengalihan hak atau lisensi merek HAKI
• Konsultasi strategi perlindungan merek HAKI
• Pemantauan status permohonan hingga sertifikat diterbitkan

Dengan layanan lengkap, pelaku usaha dapat fokus pada bisnis, sementara PERMATAMAS memastikan semua tahapan pendaftaran dan perlindungan merek HAKI sesuai regulasi.

Tips Memilih Jasa Daftar Merek HAKI yang Terpercaya untuk Shopee Mall

Memilih biro jasa yang tepat menentukan keberhasilan pendaftaran merek HAKI untuk Shopee Mall. Kredibilitas dan pengalaman biro jasa sangat penting untuk meminimalkan risiko penolakan dokumen.

Beberapa tips memilih jasa:
1. Pastikan berpengalaman menangani pendaftaran merek HAKI kelas 35 toko online
2. Transparan dalam biaya dan proses
3. Responsif dan menyediakan konsultasi berkelanjutan
4. Memiliki rekam jejak sukses membantu klien masuk Shopee Mall
5. Memberikan strategi mitigasi risiko penolakan

Dengan kriteria tersebut, proses pendaftaran lebih aman dan efisien. PERMATAMAS dikenal sebagai biro jasa terpercaya yang mendampingi pelaku usaha dari awal hingga bukti pendaftaran diterbitkan.

Solusi Lengkap Daftar Merek HAKI untuk Shopee Mall Bersama PERMATAMAS

Bagi pelaku usaha, merek HAKI adalah kunci untuk mendapatkan kepercayaan pembeli dan memenuhi syarat daftar Shopee Mall. Bukti pendaftaran merek HAKI kelas 35 toko online menjadi dokumen wajib agar toko resmi terverifikasi.

Langkah-langkah yang biasanya dilakukan:
• Konsultasi untuk menentukan kelas 35 toko online sesuai jenis usaha
• Pengecekan ketersediaan nama dan logo merek HAKI
• Penyusunan dokumen dan pengajuan ke DJKI
• Pemantauan status hingga sertifikat diterbitkan

Dengan pengalaman dan profesionalisme, PERMATAMAS memastikan pelaku usaha memiliki bukti
pendaftaran kelas 35 lengkap dan sah, sehingga siap diverifikasi dan terdaftar di Shopee Mall dengan aman dan cepat.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi Jawa Barat
Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

FAQ

1. Apa itu jasa daftar merek HAKI untuk Shopee Mall?
Jasa ini membantu pelaku usaha mendaftarkan merek HAKI kelas 35 toko online agar memenuhi syarat daftar Shopee Mall.

2. Mengapa merek HAKI penting untuk daftar Shopee Mall?
Karena Shopee Mall mewajibkan bukti pendaftaran merek HAKI agar toko online dianggap resmi dan terverifikasi.

3. Apa syarat utama daftar Shopee Mall terkait merek HAKI?
Pelaku usaha harus memiliki bukti pendaftaran merek HAKI kelas 35 yang sesuai dengan jenis usaha toko online mereka.

4. Siapa saja yang bisa menggunakan jasa ini?
UMKM, seller Shopee Mall, dan perusahaan yang ingin mendaftarkan merek HAKI untuk toko online.

5. Apa keuntungan menggunakan jasa daftar merek HAKI profesional?
Proses lebih cepat, risiko penolakan berkurang, dokumen lengkap, dan pendampingan hingga sertifikat diterbitkan.

6. Berapa lama proses pendaftaran merek HAKI kelas 35?
Biasanya beberapa bulan, tergantung pemeriksaan administrasi dan substantif oleh DJKI.

7. Apakah bisa mendaftar sendiri tanpa jasa profesional?
Bisa, tetapi risiko salah kelas, dokumen tidak lengkap, atau penolakan lebih tinggi.

8. Apa saja layanan yang ditawarkan jasa daftar merek HAKI untuk Shopee Mall?
Layanan meliputi pendaftaran, perpanjangan, pengalihan hak, konsultasi, dan pemantauan status permohonan.

9. Bagaimana cara memilih jasa daftar merek HAKI yang terpercaya?
Pilih biro jasa berpengalaman, transparan, responsif, dan memiliki rekam jejak sukses menangani Shopee Mall.

10. Siapa yang bisa membantu pendaftaran merek HAKI secara profesional?
PERMATAMAS adalah biro jasa resmi yang mendampingi pelaku usaha dari awal hingga bukti pendaftaran kelas 35 diterbitkan dan siap digunakan untuk daftar Shopee Mall.

jasa pengurusan sertifikasi halal

Jasa Bikin Merek HAKI

Jasa Bikin Merek HAKI – Jasa Bikin Merek HAKI merupakan layanan profesional yang memfasilitasi pendaftaran, perlindungan, dan pengelolaan merek HAKI secara legal. Di era bisnis modern, merek HAKI bukan sekadar nama atau logo, tetapi simbol kepercayaan konsumen, kualitas produk, dan reputasi perusahaan. Tanpa perlindungan merek HAKI, risiko peniruan, sengketa, dan kehilangan hak eksklusif bisa terjadi kapan saja.

Proses pendaftaran merek HAKI memerlukan ketelitian karena melibatkan tahapan administratif dan substantif di DJKI. Banyak pelaku usaha yang mengalami kegagalan bukan karena merek HAKI mereka tidak layak, tetapi karena kesalahan prosedur atau dokumen yang kurang lengkap.

Dalam praktiknya, jasa Bikin Merek HAKI membantu melalui:
• Penelusuran ketersediaan merek HAKI
• Analisis kesamaan dengan merek HAKI lain
• Penentuan kelas merek HAKI
• Penyusunan dokumen resmi
• Pengajuan permohonan ke DJKI

Pendampingan profesional menjadi kunci agar proses pendaftaran merek HAKI berjalan lancar. PERMATAMAS hadir sebagai biro jasa Bikin Merek HAKI yang berpengalaman, membantu UMKM hingga perusahaan besar mengamankan merek HAKI secara legal, aman, dan sesuai regulasi.

Pentingnya Jasa Bikin Merek HAKI untuk Melindungi Identitas Bisnis

Merek HAKI adalah aset bisnis yang sangat berharga karena menjadi identitas usaha. Perlindungan merek HAKI melalui jasa profesional membantu memastikan hak eksklusif atas nama, logo, atau simbol dagang, sehingga pihak lain tidak dapat meniru atau menggunakan tanpa izin.

Di tengah proses pendaftaran, jasa Bikin Merek HAKI biasanya menangani:
1. Analisis daya pembeda merek HAKI
2. Penyesuaian kelas usaha dengan ketentuan DJKI
3. Pencegahan konflik dengan merek HAKI lain
4. Penyiapan dokumen hukum lengkap
5. Mitigasi risiko penolakan

Dengan strategi yang tepat, risiko kerugian akibat pelanggaran hak merek HAKI dapat diminimalkan. PERMATAMAS mendampingi pelaku usaha dalam setiap tahapan, memastikan identitas bisnis terlindungi secara menyeluruh.

Proses Legal Pendaftaran Melalui Jasa Bikin Merek HAKI Profesional

Proses pendaftaran merek HAKI tidak bisa dilakukan sembarangan. Dibutuhkan pemahaman regulasi DJKI, dokumentasi yang lengkap, serta strategi agar merek HAKI lolos pemeriksaan substantif. Kesalahan kecil seperti salah memilih kelas atau dokumen tidak lengkap bisa menyebabkan penolakan.

Dalam jasa Bikin Merek HAKI profesional, proses yang dilakukan biasanya meliputi:
• Pengecekan ketersediaan merek HAKI di database DJKI
• Penentuan kelas merek HAKI sesuai kategori usaha
• Penyusunan dan pengajuan dokumen resmi
• Pemantauan status permohonan hingga sertifikat diterbitkan
• Penanganan keberatan atau sanggahan jika ada

Dengan prosedur yang terstruktur, peluang merek HAKI diterima lebih tinggi. PERMATAMAS memastikan seluruh proses dijalankan sesuai standar legal, sehingga pelaku usaha dapat fokus mengembangkan bisnis.

Keuntungan Menggunakan Jasa Bikin Merek HAKI untuk UMKM dan Perusahaan

Menggunakan jasa Bikin Merek HAKI memberikan berbagai keuntungan bagi pelaku usaha, baik UMKM maupun perusahaan besar. Selain efisiensi waktu dan biaya, pendampingan profesional membantu mengurangi risiko penolakan dan kesalahan prosedur.

Beberapa keuntungan yang diperoleh antara lain:
1. Pendaftaran merek HAKI lebih cepat dan terarah
2. Risiko kesalahan administrasi lebih kecil
3. Pemantauan status permohonan secara aktif
• Konsultasi strategi perlindungan merek HAKI berkelanjutan
• Pendampingan dalam perpanjangan atau pengalihan hak merek HAKI

Dengan dukungan profesional, proses pendaftaran merek HAKI menjadi lebih aman, transparan, dan dapat dipantau. PERMATAMAS hadir sebagai solusi terpercaya yang membantu pelaku usaha memastikan hak eksklusif merek HAKI mereka terlindungi secara menyeluruh.

Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek
Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek

Risiko Mengurus Merek HAKI Tanpa Bantuan Profesional

Mengurus merek HAKI tanpa pendampingan profesional terlihat sederhana, tapi menyimpan banyak risiko. Banyak pelaku usaha mengajukan permohonan sendiri tanpa meneliti database DJKI, sehingga tidak sadar ada merek HAKI serupa yang sudah terdaftar.

Risiko lain yang kerap muncul meliputi:
• Dokumen tidak lengkap → permohonan ditolak
• Salah memilih kelas merek HAKI → proses tertunda
• Tidak mengetahui keberatan pihak ketiga → biaya dan waktu terbuang
• Kurang strategi dalam menghadapi pemeriksaan substantif

Dengan bimbingan PERMATAMAS, risiko-risiko tersebut bisa diminimalkan karena setiap tahapan diatur secara terstruktur dan profesional.

Layanan Lengkap Jasa Bikin Merek HAKI Resmi

Biro jasa Bikin Merek HAKI tidak hanya membantu pendaftaran awal, tetapi juga menyediakan layanan lanjutan untuk perlindungan merek HAKI secara menyeluruh. Layanan ini penting agar merek HAKI tetap aman dan legal selama masa perlindungan.

Biasanya layanan yang diberikan meliputi:
1. Pendaftaran merek HAKI baru
2. Perpanjangan merek HAKI yang sudah terdaftar
3. Pengalihan hak merek HAKI
4. Penanganan keberatan atau sanggahan pihak ketiga
5. Pemantauan dan konsultasi hukum berkelanjutan

Dengan layanan lengkap, pelaku usaha dapat fokus pada pengembangan bisnis tanpa khawatir status merek HAKI mereka. PERMATAMAS memastikan semua layanan dijalankan profesional dan transparan.

Tips Memilih Jasa Bikin Merek HAKI yang Terpercaya

Memilih jasa Bikin Merek HAKI yang tepat sangat krusial. Kredibilitas dan pengalaman biro jasa menentukan keberhasilan pendaftaran dan perlindungan merek HAKI. Kesalahan memilih penyedia jasa dapat menyebabkan permohonan ditolak atau proses berlarut-larut.

Beberapa tips memilih jasa Bikin Merek HAKI:
• Cek rekam jejak dan portofolio biro jasa
• Pastikan memahami regulasi DJKI terbaru
• Pilih yang transparan dalam biaya dan proses
• Layanan responsif dan mendukung pendampingan berkelanjutan
• Tersedia strategi mitigasi risiko penolakan

Dengan kriteria ini, proses pendaftaran merek HAKI akan lebih aman dan efisien. PERMATAMAS dikenal sebagai biro jasa merek HAKI terpercaya dengan pengalaman menangani berbagai jenis usaha.

Jasa Bikin Merek HAKI sebagai Solusi Perlindungan Bisnis Bersama PERMATAMAS

Merek HAKI bukan sekadar aset hukum, tetapi juga investasi bisnis jangka panjang. Perlindungan merek HAKI yang tepat membantu pelaku usaha menghindari peniruan, sengketa, dan kerugian finansial.

Pendekatan jangka panjang meliputi:
• Pemantauan masa perlindungan merek HAKI
• Perpanjangan tepat waktu
• Penanganan sengketa atau klaim pihak ketiga
• Konsultasi strategi pengelolaan merek HAKI

Sebagai solusi perlindungan bisnis, PERMATAMAS hadir untuk mendampingi pelaku usaha dalam semua aspek pendaftaran, perpanjangan, dan perlindungan merek HAKI. Dengan dukungan profesional ini, pelaku usaha dapat fokus mengembangkan bisnis dengan aman dan percaya diri.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi Jawa Barat
Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

FAQ

1. Apa itu jasa Bikin Merek HAKI?
Jasa Bikin Merek HAKI adalah layanan profesional untuk mendaftarkan, melindungi, dan mengelola merek HAKI secara legal sesuai ketentuan DJKI.

2. Mengapa pendaftaran merek HAKI penting?
Karena merek HAKI memberikan hak eksklusif, melindungi identitas bisnis, dan mencegah pihak lain meniru produk atau layanan.

3. Siapa saja yang bisa menggunakan jasa Bikin Merek HAKI?
UMKM, perusahaan skala menengah, maupun usaha besar yang ingin mendaftarkan dan melindungi merek HAKI mereka.

4. Apa keuntungan menggunakan jasa Bikin Merek HAKI?
Beberapa keuntungan: proses lebih cepat, risiko penolakan lebih kecil, pemantauan status permohonan, dan perlindungan hukum jangka panjang.

5. Apa risiko mengurus merek HAKI tanpa jasa profesional?
Risikonya antara lain dokumen tidak lengkap, salah kelas merek HAKI, penolakan permohonan, dan waktu serta biaya terbuang.

6. Apa saja layanan yang ditawarkan jasa Bikin Merek HAKI?
Layanan meliputi pendaftaran merek HAKI, perpanjangan, pengalihan hak, sanggahan, banding, dan pemantauan perlindungan merek HAKI.

7. Berapa lama proses pendaftaran merek HAKI?
Umumnya memerlukan beberapa bulan hingga sertifikat diterbitkan, tergantung pemeriksaan administrasi dan substantif DJKI.

8. Bagaimana cara memilih biro jasa Bikin Merek HAKI yang terpercaya?
Pilih biro jasa yang berpengalaman, transparan, memahami regulasi DJKI, responsif, dan menyediakan pendampingan berkelanjutan.

9. Apakah merek HAKI perlu dikelola setelah terdaftar?
Ya, untuk memastikan perlindungan tetap aktif, termasuk perpanjangan, pemantauan sengketa, dan pengelolaan hak eksklusif.

10. Siapa yang bisa membantu pengurusan merek HAKI secara profesional?
PERMATAMAS adalah biro jasa resmi yang mendampingi pelaku usaha untuk pendaftaran, perlindungan, dan pengelolaan merek HAKI secara menyeluruh.

jasa pengurusan sertifikasi halal

Biro Jasa Merek HAKI Resmi

Biro Jasa Merek HAKI Resmi – Biro jasa merek HAKI resmi memegang peranan penting dalam melindungi identitas bisnis secara hukum. Dalam dunia usaha yang kompetitif, merek HAKI bukan hanya nama atau logo, melainkan representasi reputasi, kualitas, dan kepercayaan konsumen. Ketika merek HAKI tidak dilindungi secara resmi, risiko peniruan, sengketa, hingga kehilangan hak eksklusif dapat terjadi kapan saja.

Proses pendaftaran merek HAKI memerlukan ketelitian tinggi karena melibatkan tahapan administratif dan pemeriksaan substantif oleh DJKI. Banyak permohonan merek HAKI ditolak bukan karena merek HAKI tersebut tidak layak, melainkan karena kesalahan prosedur atau pemilihan kelas.

Di tengah proses tersebut, biro jasa merek HAKI biasanya membantu melalui:
• penelusuran awal merek HAKI
• analisis potensi persamaan merek HAKI
• penentuan kelas merek HAKI
• penyusunan dokumen hukum
• pengajuan resmi ke DJKI

Pendampingan profesional menjadi faktor krusial agar proses pendaftaran merek HAKI berjalan lancar dan terukur. PERMATAMAS hadir sebagai biro jasa merek HAKI resmi yang membantu pelaku usaha, UMKM, dan perusahaan dalam mengamankan merek HAKI secara legal, aman, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Peran Biro Jasa Merek HAKI dalam Perlindungan Identitas Usaha

Biro jasa merek HAKI berperan sebagai garda terdepan dalam perlindungan identitas usaha. Dengan mendaftarkan merek HAKI secara resmi, pemilik usaha memperoleh hak eksklusif untuk menggunakan merek HAKI tersebut dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa. Perlindungan ini mencegah pihak lain menggunakan merek HAKI yang sama atau menyerupai.

Selain pendaftaran, biro jasa merek HAKI juga memberikan arahan strategis agar merek HAKI memiliki daya pembeda yang kuat. Kesalahan kecil dalam pemilihan nama, logo, atau kelas merek HAKI dapat berakibat fatal.

Di tengah proses perlindungan tersebut, peran biro jasa merek HAKI mencakup:
1. analisis kelayakan merek HAKI
2. pencegahan konflik dengan merek HAKI lain
3. penyesuaian kelas usaha
4. mitigasi risiko penolakan
5. pendampingan hukum berkelanjutan

Pendekatan ini membantu pelaku usaha menjaga identitas bisnisnya dalam jangka panjang. Melalui pengalaman dan pemahaman regulasi, PERMATAMAS mendukung perlindungan merek HAKI agar bisnis dapat berkembang tanpa hambatan hukum.

Keuntungan Menggunakan Biro Jasa Merek HAKI Resmi

Menggunakan biro jasa merek HAKI resmi memberikan banyak keuntungan dibanding mengurus pendaftaran secara mandiri. Proses pendaftaran merek HAKI membutuhkan pemahaman regulasi, teknis, dan strategi yang tidak sederhana.

Kesalahan prosedur sering kali menyebabkan permohonan merek HAKI ditolak atau tertunda lama. Keuntungan utama menggunakan biro jasa merek HAKI adalah efisiensi waktu dan ketepatan proses.

Di tengah proses pendaftaran, manfaat yang diperoleh meliputi:
• proses lebih terarah dan sistematis
• risiko kesalahan administrasi lebih kecil
• pemantauan status merek HAKI secara aktif
• respon cepat terhadap permintaan DJKI
• strategi antisipasi penolakan

Pendampingan profesional juga memberikan ketenangan bagi pemilik usaha karena setiap tahapan ditangani oleh tim berpengalaman. Dengan dukungan PERMATAMAS, proses pendaftaran merek HAKI menjadi lebih aman, transparan, dan dapat dipantau secara jelas.

Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek
Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek

Proses Pendaftaran Merek HAKI yang Aman dan Terstruktur

Proses pendaftaran merek HAKI terdiri dari beberapa tahapan penting yang harus dilakukan secara berurutan dan tepat. Tahapan ini dimulai dari penelusuran awal hingga penerbitan sertifikat merek HAKI. Tanpa pemahaman yang baik, pelaku usaha sering kali melewatkan detail penting yang berdampak pada hasil akhir. Biro jasa merek HAKI memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur.

Di tengah alur pendaftaran, proses yang dilakukan antara lain:
1. pengecekan ketersediaan merek HAKI
2. penentuan kelas merek HAKI sesuai usaha
3. pengajuan permohonan ke DJKI
4. pemantauan masa pengumuman
5. penanganan keberatan atau sanggahan

Pendekatan terstruktur ini meningkatkan peluang merek HAKI untuk disetujui. Dengan pengalaman menangani berbagai jenis merek HAKI, PERMATAMAS membantu pelaku usaha menjalani proses pendaftaran secara profesional, terukur, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Risiko Mengurus Merek HAKI Tanpa Biro Jasa Resmi

Mengurus merek HAKI tanpa pendampingan biro jasa resmi sering kali terlihat sederhana di awal, namun menyimpan berbagai risiko hukum dan administratif. Banyak pelaku usaha mengajukan permohonan merek HAKI tanpa melakukan penelusuran awal, sehingga tidak menyadari adanya persamaan dengan merek HAKI lain yang sudah terdaftar.

Risiko semakin besar ketika pemohon tidak memahami detail pemeriksaan substantif oleh DJKI. Kesalahan kecil dapat berdampak fatal dan menyebabkan permohonan merek HAKI ditolak.

Di tengah proses pengurusan mandiri, risiko yang kerap terjadi antara lain:
• salah memilih kelas merek HAKI
• merek HAKI dianggap tidak memiliki daya pembeda
• dokumen pendukung tidak lengkap
• terlambat merespons surat DJKI
• kehilangan biaya dan waktu

Situasi ini membuat banyak pelaku usaha akhirnya mengulang proses dari awal. Dengan pendampingan PERMATAMAS, risiko pengurusan merek HAKI dapat ditekan sejak tahap awal melalui analisis dan strategi yang tepat.

Jenis Layanan yang Disediakan Biro Jasa Merek HAKI

Biro jasa merek HAKI resmi tidak hanya membantu pendaftaran awal, tetapi juga menyediakan layanan lanjutan untuk menjaga keberlangsungan perlindungan hukum merek HAKI. Layanan ini penting karena merek HAKI merupakan aset bisnis jangka panjang yang perlu dikelola secara berkelanjutan.

Dalam praktiknya, layanan biro jasa merek HAKI mencakup berbagai kebutuhan hukum usaha. Di tengah cakupan layanan tersebut, umumnya meliputi:
1. pendaftaran merek HAKI baru
2. perpanjangan merek HAKI
3. pengalihan hak merek HAKI
4. penanganan sanggahan dan keberatan
5. banding merek HAKI

Dengan layanan yang lengkap, pelaku usaha tidak perlu berpindah-pindah penyedia jasa. PERMATAMAS menyediakan layanan merek HAKI secara terpadu agar perlindungan hukum bisnis tetap terjaga dari awal hingga jangka panjang.

Tips Memilih Biro Jasa Merek HAKI yang Terpercaya

Memilih biro jasa merek HAKI tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Kredibilitas dan pengalaman menjadi faktor utama karena berkaitan langsung dengan keberhasilan pendaftaran merek HAKI. Kesalahan memilih biro jasa merek HAKI dapat berdampak pada proses yang berlarut-larut atau bahkan kegagalan pendaftaran.

Pelaku usaha perlu melakukan evaluasi sebelum menentukan pilihan. Di tengah proses seleksi biro jasa merek HAKI, beberapa indikator yang perlu diperhatikan antara lain:
• memiliki rekam jejak dan portofolio jelas
• memahami regulasi DJKI terbaru
• memberikan penjelasan transparan
• memiliki tim yang responsif
• menyediakan pendampingan berkelanjutan

Dengan mempertimbangkan aspek tersebut, risiko kerugian dapat diminimalkan. PERMATAMAS dikenal sebagai biro jasa merek HAKI yang mengedepankan transparansi, pengalaman, dan pendekatan profesional.

Biro Jasa Merek HAKI sebagai Solusi Perlindungan Bisnis Jangka Panjang

Dalam jangka panjang, biro jasa merek HAKI berperan sebagai mitra strategis dalam menjaga keberlangsungan bisnis. Perlindungan merek HAKI tidak berhenti setelah sertifikat terbit, melainkan perlu dikelola agar tetap aktif dan terlindungi dari potensi sengketa.

Pendekatan jangka panjang ini mencakup pemantauan masa perlindungan, perpanjangan tepat waktu, hingga penanganan konflik merek HAKI. Di tengah pengelolaan tersebut, manfaat utama yang dirasakan pelaku usaha meliputi:
1. kepastian hukum atas merek HAKI
2. perlindungan dari peniruan usaha
3. peningkatan nilai aset bisnis
4. kemudahan ekspansi usaha
5. kepercayaan mitra dan investor

Sebagai solusi perlindungan bisnis, PERMATAMAS hadir mendampingi pelaku usaha dalam mengelola merek HAKI secara profesional dan berkelanjutan, sehingga bisnis dapat berkembang dengan aman dan percaya diri.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi Jawa Barat
Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan biro jasa merek HAKI resmi?
Biro jasa merek HAKI resmi adalah penyedia layanan profesional yang membantu proses pendaftaran dan pengelolaan merek HAKI sesuai ketentuan DJKI.

2. Mengapa pendaftaran merek HAKI penting bagi pelaku usaha?
Karena merek HAKI memberikan hak eksklusif, melindungi identitas bisnis, serta mencegah peniruan dan sengketa hukum.

3. Apa saja layanan yang diberikan biro jasa merek HAKI?
Layanan meliputi pendaftaran merek HAKI, perpanjangan, pengalihan hak, sanggahan, banding, dan pemantauan status merek HAKI.

4. Apakah UMKM perlu menggunakan biro jasa merek HAKI?
Ya, UMKM sangat dianjurkan menggunakan biro jasa merek HAKI agar proses pendaftaran lebih aman, efisien, dan minim risiko penolakan.

5. Berapa lama proses pendaftaran merek HAKI?
Proses pendaftaran merek HAKI umumnya memerlukan waktu beberapa bulan hingga sertifikat terbit, tergantung tahapan pemeriksaan dan kondisi permohonan.

6. Apa risiko mengurus merek HAKI tanpa pendampingan profesional?
Risikonya meliputi penolakan, kesalahan kelas, dokumen tidak lengkap, hingga kehilangan biaya dan waktu.

7. Bagaimana cara memilih biro jasa merek HAKI yang terpercaya?
Pilih biro jasa merek HAKI yang berpengalaman, transparan, memahami regulasi DJKI, dan memiliki layanan pendampingan berkelanjutan.

8. Apakah merek HAKI yang sudah terdaftar masih perlu dikelola?
Ya, merek HAKI perlu dikelola melalui pemantauan, perpanjangan, dan perlindungan dari potensi pelanggaran atau sengketa.

9. Apa manfaat jangka panjang memiliki merek HAKI terdaftar?
Manfaatnya antara lain kepastian hukum, peningkatan nilai aset bisnis, kemudahan ekspansi, dan kepercayaan mitra usaha.

10. Siapa yang dapat membantu pengurusan merek HAKI secara profesional?
PERMATAMAS merupakan biro jasa merek HAKI resmi yang berpengalaman mendampingi pelaku usaha dalam perlindungan merek HAKI secara menyeluruh.

jasa pengurusan sertifikasi halal

Jasa Daftar Merek HAKI Resmi

Jasa Daftar Merek HAKI Resmi – Jasa daftar merek HAKI resmi adalah layanan profesional yang membantu pemilik usaha mendaftarkan merek mereka secara legal di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Layanan ini memberikan kemudahan bagi pengusaha yang ingin merek mereka terlindungi secara hukum tanpa harus memahami seluruh prosedur teknis.

Manfaat utama menggunakan jasa resmi adalah efisiensi waktu, kepastian hukum, dan pengurangan risiko kesalahan dokumen. Banyak pengusaha baru maupun yang sudah berpengalaman memanfaatkan jasa ini agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Keuntungan jasa daftar merek HAKI resmi:
• Proses lebih cepat dan terstruktur
• Dokumen diperiksa secara profesional
• Meminimalkan risiko penolakan

PERMATAMAS hadir sebagai penyedia jasa daftar merek HAKI resmi yang mendampingi dari awal hingga sertifikat diterbitkan, memastikan semua prosedur sesuai aturan dan proses pendaftaran menjadi lebih mudah serta aman.

Apa Itu Jasa Daftar Merek HAKI Resmi

Jasa daftar merek HAKI resmi adalah layanan profesional yang membantu pengusaha mengurus pendaftaran merek melalui jalur legal resmi DJKI. Dengan menggunakan jasa ini, pengusaha dapat fokus pada pengembangan bisnis sementara proses hukum merek ditangani oleh tenaga ahli.

Manfaat utama menggunakan jasa profesional:
1. Mempermudah pengajuan merek secara legal
2. Memastikan dokumen lengkap dan sesuai standar DJKI
3. Memberikan panduan langkah demi langkah
4. Mengurangi risiko kesalahan administratif
5. Mempercepat proses hingga sertifikat diterbitkan

PERMATAMAS menyediakan layanan lengkap mulai dari pengecekan dokumen, konsultasi kategori barang/jasa, hingga pendampingan penuh hingga sertifikat HAKI diterbitkan. Dengan dukungan tim profesional, proses pendaftaran merek HAKI resmi menjadi lebih cepat, aman, dan minim risiko.

Dokumen Wajib untuk Pendaftaran Merek HAKI

Agar pengajuan merek HAKI resmi diterima, pemilik usaha harus menyiapkan dokumen yang lengkap dan valid. Dokumen yang tepat mempermudah proses pendaftaran dan meminimalkan risiko penolakan.

Dokumen utama biasanya meliputi:
• Identitas pemohon (KTP atau dokumen perusahaan)
• NPWP dan surat izin usaha
• Desain atau logo merek
• Daftar barang atau jasa terkait merek
• Surat kuasa bila diwakilkan oleh jasa profesional

PERMATAMAS memastikan seluruh dokumen siap dan sesuai standar DJKI sebelum diajukan, sehingga proses pendaftaran merek HAKI resmi lebih lancar dan aman.

Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek
Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek

Cara Mengajukan Pendaftaran Merek HAKI

Pendaftaran merek HAKI resmi mengikuti beberapa tahap, mulai dari pengajuan dokumen, verifikasi oleh DJKI, hingga penerbitan sertifikat. Memahami proses ini penting agar permohonan diterima tanpa hambatan.

Tahapan utama:
1. Konsultasi awal dan pengecekan kelayakan merek
2. Persiapan dan verifikasi dokumen
3. Pengajuan resmi ke DJKI
4. Pemantauan proses hingga sertifikat diterbitkan
5. Tindakan lanjutan jika terjadi penolakan atau koreksi

PERMATAMAS mendampingi pemohon di setiap tahap, memastikan dokumen lengkap, proses diawasi profesional, dan sertifikat HAKI diterbitkan sesuai jadwal, sehingga pengusaha dapat fokus mengembangkan usaha mereka tanpa hambatan administratif.

Tips Memilih Jasa Profesional HAKI

Memilih jasa profesional yang tepat sangat penting agar pendaftaran merek HAKI resmi berjalan lancar. Jasa yang berpengalaman akan memandu pemohon, memeriksa dokumen, dan meminimalkan risiko kesalahan.

Tips memilih jasa profesional:
• Pastikan memiliki pengalaman dan reputasi baik
• Periksa layanan pendampingan dan transparansi biaya
• Cari yang memantau setiap tahap proses dan memberikan laporan rutin
• Pilih yang menyediakan konsultasi strategi pengajuan merek
• Utamakan yang memahami kategori barang/jasa dan desain merek

PERMATAMAS merupakan jasa profesional terpercaya yang menawarkan pendampingan penuh dari awal hingga sertifikat diterbitkan, memastikan dokumen lengkap, prosedur sesuai standar, dan proses pendaftaran merek HAKI resmi berjalan cepat dan aman.

Biaya dan Lama Proses Pendaftaran Merek HAKI

Pemilik usaha sering kali ingin mengetahui estimasi biaya dan durasi proses pendaftaran merek HAKI resmi. Informasi ini penting untuk perencanaan anggaran dan strategi bisnis.
Secara umum, biaya pendaftaran ditentukan oleh jumlah kelas barang/jasa, kompleksitas desain/logo, dan tambahan layanan profesional bila menggunakan jasa. Lama proses pendaftaran dapat berkisar beberapa bulan, tergantung kelengkapan dokumen dan kelancaran prosedur di DJKI.

Faktor yang memengaruhi biaya dan durasi:
1. Jumlah kelas barang/jasa yang didaftarkan
2. Kompleksitas desain atau logo merek
3. Kecepatan tanggapan pemohon terhadap permintaan tambahan
4. Tingkat pengalaman jasa profesional yang digunakan
5. Adanya koreksi atau sanggahan dari DJKI

PERMATAMAS membantu pemohon memperkirakan biaya dan waktu secara tepat, menyiapkan dokumen lengkap, dan memantau setiap tahap proses pendaftaran merek HAKI resmi agar berjalan cepat, aman, dan efisien.

Risiko Penolakan dan Cara Mengatasinya

Meskipun prosedur pendaftaran merek HAKI resmi terstruktur, risiko penolakan tetap ada jika dokumen tidak lengkap atau merek dianggap mirip dengan yang sudah terdaftar. Pemilik usaha harus mengetahui hambatan umum dan strategi mengatasinya.

Cara mengurangi risiko penolakan:
• Pastikan dokumen lengkap dan valid
• Gunakan kategori barang/jasa yang sesuai
• Lakukan pengecekan awal kemiripan merek
• Gunakan jasa profesional untuk pendampingan
• Tindaklanjuti permintaan tambahan dari DJKI dengan cepat

PERMATAMAS mendampingi pemohon untuk meminimalkan risiko penolakan, memberikan panduan strategi pengajuan, dan memastikan seluruh proses pendaftaran merek HAKI resmi berjalan aman dan lancar.

Manfaat Menggunakan Jasa Profesional PERMATAMAS

Menggunakan jasa profesional untuk pendaftaran merek HAKI resmi memberikan banyak keuntungan. Layanan profesional memudahkan persiapan dokumen, strategi pengajuan, dan pemantauan proses hingga sertifikat diterbitkan.

Keunggulan menggunakan jasa profesional:
1. Pendampingan dari awal hingga sertifikat diterbitkan
2. Strategi pengajuan lebih efisien dan aman
3. Mempercepat proses dan meminimalkan kesalahan administrasi
4. Memastikan dokumen lengkap dan sesuai standar DJKI
5. Memberikan laporan berkala mengenai status pengajuan

PERMATAMAS hadir sebagai jasa profesional terpercaya yang mendampingi pemilik usaha dari persiapan dokumen hingga penerbitan sertifikat HAKI resmi, memastikan proses pendaftaran cepat, aman, dan seluruh prosedur dijalankan sesuai standar hukum yang berlaku.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi Jawa Barat
Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

FAQ

1. Apa itu jasa daftar merek HAKI resmi?
Jasa ini adalah layanan profesional yang membantu pemilik usaha mendaftarkan merek secara legal melalui DJKI.

2. Mengapa penting menggunakan jasa profesional untuk pendaftaran HAKI?
Proses menjadi lebih mudah, cepat, aman, dan risiko penolakan dokumen dapat diminimalkan.

3. Dokumen apa saja yang diperlukan untuk pendaftaran merek HAKI?
Dokumen utama meliputi identitas pemohon, NPWP, desain/logo merek, dan daftar barang/jasa terkait.

4. Berapa lama proses pendaftaran merek HAKI resmi?
Durasi biasanya beberapa bulan, tergantung kelengkapan dokumen dan kelancaran prosedur di DJKI.

5. Berapa biaya pendaftaran merek HAKI resmi?
Biaya tergantung jumlah kelas barang/jasa yang diajukan dan layanan tambahan dari jasa profesional.

6. Apa risiko penolakan pendaftaran merek HAKI?
Risiko termasuk dokumen tidak lengkap, kategori barang/jasa salah, atau kemiripan merek dengan yang sudah terdaftar.

7. Bagaimana cara mengurangi risiko penolakan?
Pastikan dokumen lengkap, cek kemiripan merek, dan gunakan kategori barang/jasa sesuai standar DJKI.

8. Apakah PERMATAMAS mendampingi seluruh proses pendaftaran HAKI?
Ya, PERMATAMAS mendampingi dari persiapan dokumen hingga sertifikat diterbitkan.

9. Apa keuntungan menggunakan PERMATAMAS?
Proses lebih cepat, dokumen lengkap, risiko penolakan minimal, dan pengawasan profesional di setiap tahap.

10. Bagaimana cara memulai layanan pendaftaran merek HAKI resmi dengan PERMATAMAS?
Hubungi PERMATAMAS untuk konsultasi, persiapan dokumen, strategi pengajuan, dan pendampingan hingga sertifikat diterbitkan.

jasa pengurusan sertifikasi halal

Cara Cek Nama Brand di HAKI

Cara Cek Nama Brand di HAKI – Mengecek nama brand di HAKI menjadi langkah awal yang sangat penting sebelum mendaftarkan merek resmi. Hal ini memastikan bahwa nama yang ingin digunakan tidak bentrok dengan merek lain yang sudah terdaftar, sehingga menghindari risiko penolakan permohonan. Proses pengecekan bisa dilakukan secara online melalui sistem resmi DJKI atau menggunakan jasa profesional untuk hasil yang lebih akurat.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengecek nama brand:
1. Pastikan ejaan nama brand sudah final dan konsisten
2. Catat kelas barang/jasa yang ingin didaftarkan
3. Perhatikan kemiripan nama dengan merek terdaftar sebelumnya
4. Gunakan portal resmi DJKI agar data valid
5. Simpan bukti pencarian sebagai referensi

Dengan mengetahui status nama brand sejak awal, pelaku usaha bisa lebih yakin bahwa merek yang diajukan memiliki peluang diterima lebih tinggi, serta meminimalkan konflik hukum di masa depan.

Mengapa Perlu Mengecek Nama Brand di HAKI

Pengecekan nama brand di HAKI adalah langkah preventif yang sangat penting sebelum melakukan pendaftaran resmi. Nama brand yang sudah digunakan pihak lain atau terlalu mirip dapat menyebabkan penolakan oleh DJKI dan berpotensi menimbulkan sengketa hukum.

Beberapa alasan pentingnya pengecekan:
• Menghindari konflik hukum dan sengketa merek
• Menjamin keunikan dan eksklusivitas brand
• Memperkuat posisi brand di pasar
• Memudahkan proses pendaftaran merek HAKI
• Memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha

Dengan melakukan pengecekan nama brand, pelaku usaha memiliki informasi yang akurat mengenai status nama yang diinginkan, sehingga langkah berikutnya dalam pendaftaran bisa lebih efektif dan efisien.

Persiapan Data Sebelum Cek Nama Brand

Sebelum melakukan pengecekan nama brand di DJKI, penting untuk menyiapkan semua data dan dokumen pendukung. Persiapan ini mempermudah proses pencarian dan meminimalkan kesalahan dalam interpretasi hasil.

Beberapa data yang perlu dipersiapkan:
1. Nama brand lengkap dan ejaan final
2. Kelas barang atau jasa yang akan didaftarkan
3. Kategori produk secara spesifik
4. Informasi pemilik atau badan usaha
5. Catatan tentang kemiripan nama dengan merek lain

Dengan semua data siap, proses pengecekan nama brand menjadi lebih cepat dan akurat. Pelaku usaha bisa langsung mengetahui apakah brand tersebut aman untuk didaftarkan atau perlu dilakukan modifikasi.

Website Resmi DJKI untuk Pengecekan

Portal resmi DJKI, yaitu pdki-indonesia.dgip.go.id, menjadi sumber utama untuk mengecek nama brand yang ingin didaftarkan. Situs ini menyediakan informasi valid dan terupdate mengenai semua merek yang telah terdaftar di Indonesia.

Beberapa hal penting saat menggunakan portal DJKI:
1. Login dengan akun resmi atau gunakan akses publik
2. Masukkan nama brand yang ingin dicek pada kolom pencarian
3. Pilih kelas barang/jasa sesuai rencana pendaftaran
4. Periksa hasil pencarian dan catat kemiripan dengan merek lain
5. Simpan hasil pencarian sebagai referensi resmi

Menggunakan portal resmi DJKI memastikan informasi yang diperoleh sah dan dapat dijadikan dasar untuk langkah pendaftaran selanjutnya. Pelaku usaha juga bisa mengurangi risiko penolakan akibat nama brand yang sudah digunakan pihak lain.

Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek
Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek

Langkah-langkah Cek Nama Brand di DJKI

Mengecek nama brand di DJKI memerlukan prosedur yang tepat agar hasil pencarian akurat dan bisa dijadikan dasar pendaftaran. Proses ini bisa dilakukan secara online melalui portal resmi DJKI, yaitu pdki-indonesia.dgip.go.id, sehingga pelaku usaha dapat memeriksa status nama brand dengan cepat dan efisien.

Langkah-langkah pengecekan nama brand:
1. Login atau akses portal DJKI: Gunakan akun resmi atau akses publik untuk memulai pengecekan.
2. Masukkan nama brand: Ketik nama brand yang ingin dicek di kolom pencarian sesuai ejaan final.
3. Pilih kelas barang/jasa: Sesuaikan dengan kategori produk agar hasil pencarian relevan.
4. Periksa hasil pencarian: Lihat apakah ada merek yang sama atau mirip dengan brand yang diajukan.
5. Simpan hasil: Simpan screenshot atau catatan hasil pencarian sebagai referensi untuk pendaftaran.

Dengan mengikuti langkah ini, pelaku usaha dapat mengidentifikasi potensi konflik sejak awal. Selain itu, pencarian online ini juga membantu menentukan apakah nama brand aman untuk digunakan atau perlu disesuaikan sebelum mengajukan permohonan resmi ke DJKI.

Tips Membaca Hasil Pengecekan Nama Brand

Setelah melakukan pengecekan, membaca hasil pencarian dengan tepat sangat penting agar keputusan pendaftaran merek HAKI bisa akurat. Hasil ini menunjukkan apakah nama brand yang diajukan sudah terpakai, mirip dengan merek lain, atau sepenuhnya unik.

Beberapa tips membaca hasil pencarian:
• Periksa kesamaan huruf dan ejaan: Pastikan nama brand tidak terlalu mirip dengan merek lain.
• Perhatikan kelas barang/jasa: Nama yang sama bisa diterima jika berada di kelas berbeda, tetapi tetap perlu evaluasi risiko.
• Identifikasi merek terkenal: Hindari kemiripan dengan merek populer yang bisa menimbulkan penolakan.
• Catat merek serupa: Buat daftar merek yang memiliki kemiripan untuk pertimbangan modifikasi.
• Analisis potensi konflik: Tentukan apakah perlu mengubah nama atau melanjutkan proses pendaftaran.

Memahami hasil pencarian ini membantu pelaku usaha mengurangi risiko penolakan oleh DJKI dan mempersiapkan langkah selanjutnya dalam pendaftaran. Jika ragu, menggunakan jasa profesional seperti PERMATAMAS bisa mempercepat proses dan memastikan nama brand aman sebelum diajukan.

Alternatif Cek Nama Brand melalui Jasa Profesional

Selain pengecekan mandiri melalui portal DJKI, menggunakan jasa profesional seperti PERMATAMAS bisa menjadi solusi bagi pelaku usaha yang ingin memastikan nama brand aman dan proses pendaftaran lebih cepat. Jasa profesional memiliki pengalaman dalam menilai kemiripan nama, memahami kelas barang/jasa, serta meminimalkan risiko penolakan.

Beberapa keuntungan menggunakan jasa profesional:
1. Analisis kemiripan merek lebih akurat – Mereka bisa mengevaluasi risiko kesamaan dengan merek terdaftar.
2. Efisiensi waktu – Proses pengecekan lebih cepat dibandingkan dilakukan sendiri.
3. Panduan kelas barang/jasa yang tepat – Memastikan brand didaftarkan sesuai kategori yang benar.
4. Konsultasi strategi branding – Memberikan saran agar merek lebih kuat dan unik.
5. Persiapan dokumen profesional – Membantu menyiapkan data dan dokumen yang dibutuhkan DJKI.

Dengan bantuan profesional, pelaku usaha tidak hanya memeriksa nama brand, tetapi juga memperoleh panduan lengkap agar proses pendaftaran HAKI berjalan lancar. Ini sangat penting untuk menghindari kesalahan atau penolakan yang bisa menghambat pengembangan brand di pasar.

Langkah Selanjutnya Setelah Nama Brand Aman

Setelah nama brand terbukti aman dan belum terdaftar, langkah berikutnya adalah mempersiapkan pendaftaran merek HAKI secara resmi. Proses ini mencakup pengumpulan dokumen, pengisian formulir pendaftaran, dan pengajuan ke DJKI.

Tahapan penting yang perlu diperhatikan:
1. Siapkan dokumen perusahaan – Akta perusahaan, NPWP, izin usaha, dan dokumen pendukung lainnya.
2. Siapkan dokumen merek – Logo, nama brand, deskripsi produk, dan kelas barang/jasa.
3. Konsultasikan strategi pendaftaran – Pastikan brand didaftarkan dengan benar agar diterima DJKI.
4. Ajukan permohonan resmi – Pengajuan bisa dilakukan online melalui portal DJKI atau melalui jasa profesional.
5. Pantau status permohonan – Selalu cek perkembangan pendaftaran hingga diterbitkan sertifikat resmi.
6. Terima sertifikat merek HAKI – Bukti resmi yang melindungi hak kekayaan intelektual brand Anda.

Untuk memastikan proses lebih aman, cepat, dan sesuai prosedur, disarankan menggunakan jasa pengurusan brand HAKI di PERMATAMAS. Dengan pengalaman bertahun-tahun, PERMATAMAS membantu mulai dari pengecekan nama brand, persiapan dokumen, hingga penerbitan sertifikat resmi, sehingga pelaku usaha bisa fokus mengembangkan bisnis tanpa khawatir kendala hukum merek.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi Jawa Barat
Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

FAQ

1. Apa itu HAKI?
HAKI adalah Hak Atas Kekayaan Intelektual yang melindungi merek, logo, dan identitas produk atau jasa secara legal.

2. Mengapa perlu cek nama brand sebelum daftar HAKI?
Agar menghindari konflik hukum, penolakan pendaftaran, dan kemiripan dengan merek terdaftar lain.

3. Di mana bisa cek nama brand HAKI?
Melalui portal resmi DJKI: pdki-indonesia.dgip.go.id.

4. Apa saja data yang perlu disiapkan sebelum cek nama brand?
Nama brand final, kelas barang/jasa, kategori produk, dan informasi pemilik atau perusahaan.

5. Bagaimana cara membaca hasil pengecekan nama brand?
Periksa kemiripan huruf, ejaan, kelas barang/jasa, merek terkenal, dan catat merek serupa untuk evaluasi risiko.

6. Apakah bisa cek nama brand sendiri tanpa jasa profesional?
Bisa, tetapi menggunakan jasa profesional seperti PERMATAMAS lebih cepat, akurat, dan mengurangi risiko penolakan.

7. Apa keuntungan menggunakan jasa profesional untuk cek nama brand?
1. Analisis kemiripan merek lebih tepat
2. Efisiensi waktu
3. Panduan pendaftaran sesuai kelas barang/jasa
4. Konsultasi strategi branding
5. Persiapan dokumen lengkap

8. Apa langkah setelah nama brand terbukti aman?
Persiapkan dokumen perusahaan dan merek, ajukan permohonan resmi ke DJKI, pantau status, dan terima sertifikat HAKI.

9. Berapa lama proses pendaftaran HAKI setelah nama brand aman?
Estimasi penerbitan bukti pendaftaran bisa 1 hari, sedangkan sertifikat resmi HAKI biasanya diterbitkan dalam 1 tahun.

10. Dapatkah saya mengurus pendaftaran brand HAKI melalui PERMATAMAS?
Ya, PERMATAMAS menyediakan layanan lengkap mulai dari pengecekan nama, persiapan dokumen, hingga penerbitan sertifikat resmi HAKI.

10 Penyebab Merek HAKI Ditolak

10 Penyebab Merek HAKI Ditolak – Pendaftaran merek HAKI merupakan langkah penting untuk melindungi identitas produk atau jasa dari peniruan pihak lain. Namun, tidak semua permohonan berhasil disetujui. Ada beberapa alasan mengapa merek HAKI bisa ditolak oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Memahami penyebab penolakan ini penting bagi pelaku usaha agar bisa mengajukan permohonan dengan peluang diterima lebih tinggi.

Beberapa penyebab umum penolakan merek HAKI meliputi:
• Merek terlalu umum atau deskriptif
• Sama atau mirip dengan merek terdaftar lain
• Bertentangan dengan norma, moralitas, atau hukum
• Menyesatkan konsumen
• Meniru simbol negara atau orang terkenal

Selain itu, merek yang diajukan harus unik dan dapat membedakan produk/jasa dari pesaing. Pelaku usaha disarankan untuk melakukan pengecekan di database DJKI sebelum mendaftar agar mengurangi risiko penolakan. Dengan memahami 10 alasan utama penolakan, proses pendaftaran merek HAKI bisa lebih terarah dan efisien.

1. Tidak Memiliki Daya Pembeda

Salah satu alasan paling umum merek HAKI ditolak adalah karena tidak memiliki daya pembeda. Merek yang terlalu umum atau hanya deskriptif dianggap tidak mampu menjadi identitas unik bagi produk atau jasa. Pemeriksaan ini penting agar konsumen dapat mengenali merek tertentu tanpa kebingungan dengan produk lain.

Beberapa contoh merek yang bisa ditolak karena kurang daya pembeda:
• Merek hanya menyebut jenis produk (misal: “Susu” untuk susu)
• Merek yang berupa nama generik atau istilah umum
• Simbol atau logo yang terlalu sederhana dan umum
• Kata-kata yang sudah sering digunakan dalam industri terkait
• Nama produk yang sama persis dengan istilah sehari-hari

Pelaku usaha harus menciptakan merek HAKI yang unik dan berbeda dari yang sudah ada. Merek dengan karakteristik yang jelas dan mudah diingat akan lebih mudah diterima oleh DJKI.

2. Sama atau Mirip dengan Merek Terdaftar Lain

Penolakan merek HAKI juga sering terjadi karena kemiripan dengan merek yang sudah terdaftar sebelumnya. Kemiripan ini bisa berupa keseluruhan atau pokok dari merek lain, terutama jika terkait dengan barang atau jasa sejenis. Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mencegah konflik hukum dan kebingungan konsumen.

Beberapa indikator kemiripan yang bisa menyebabkan penolakan:
• Nama merek HAKI mirip dengan merek lain dalam satu kelas barang/jasa
• Logo atau desain visual yang menyerupai merek terdaftar
• Penggunaan kata atau simbol yang sudah dikenal luas
• Bentuk huruf, warna, atau kombinasi yang sangat mirip
• Penggunaan istilah internasional yang sudah didaftarkan pihak lain

Pemeriksaan awal sebelum mendaftar sangat dianjurkan agar pemohon dapat mengidentifikasi potensi konflik. Dengan strategi kreatif, pemohon bisa menyesuaikan merek HAKI agar tetap unik dan layak didaftarkan.

3. Bertentangan dengan Norma atau Hukum

Merek HAKI bisa ditolak jika dianggap bertentangan dengan norma, hukum, moralitas, atau ketertiban umum. Pemeriksaan ini mencakup aspek ideologi, agama, kesusilaan, dan aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Merek yang vulgar, menghina, atau menyinggung pihak tertentu akan secara otomatis ditolak.

Beberapa contoh alasan penolakan terkait norma/hukum:
1. Mengandung kata atau simbol yang menyinggung agama atau budaya
2. Melanggar moralitas dan kesusilaan umum
3. Bertentangan dengan ideologi negara atau aturan pemerintah
4. Mengandung unsur kekerasan atau diskriminasi
5. Merek yang merugikan ketertiban umum atau keamanan

Pemohon harus memastikan merek HAKI yang diajukan sesuai dengan etika, norma hukum, dan nilai sosial agar bisa diterima DJKI. Memahami regulasi ini membantu pelaku usaha mencegah penolakan yang tidak perlu dan mempercepat proses pendaftaran.

4. Menyesatkan Konsumen

Salah satu alasan merek HAKI ditolak adalah karena berpotensi menyesatkan konsumen. Merek yang memberikan informasi yang tidak sesuai dengan kualitas, manfaat, atau khasiat produk/jasa dianggap merugikan konsumen dan bertentangan dengan prinsip perdagangan yang adil.

Pemeriksaan ini memastikan bahwa setiap merek yang didaftarkan dapat dipercaya dan tidak menimbulkan kebingungan.

Beberapa indikasi merek menyesatkan konsumen:
1. Klaim manfaat produk yang tidak terbukti secara ilmiah
2. Informasi kualitas yang tidak sesuai dengan kenyataan
3. Menyebutkan bahan atau kandungan yang tidak ada pada produk
4. Menggunakan kata “100% aman” atau “100% asli” tanpa dasar
5. Memberi kesan palsu bahwa produk memiliki sertifikasi tertentu

Pemohon harus memastikan merek HAKI yang diajukan menyampaikan informasi akurat, jujur, dan tidak menipu. Dengan pendekatan yang transparan, risiko penolakan dapat dikurangi dan merek lebih dipercaya oleh konsumen.

Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek
Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek

5. Menyerupai Simbol Negara atau Lembaga Resmi

Penggunaan lambang negara, bendera, atau simbol lembaga resmi tanpa izin merupakan alasan kuat merek HAKI ditolak. DJKI memeriksa setiap permohonan untuk memastikan tidak ada pelanggaran terhadap simbol resmi yang dilindungi undang-undang. Hal ini penting untuk menjaga kehormatan simbol negara dan kredibilitas lembaga.

Beberapa contoh penggunaan simbol yang bisa menyebabkan penolakan:
• Meniru lambang negara atau bendera nasional
• Menggunakan simbol resmi kementerian atau lembaga pemerintah
• Mengadopsi logo partai politik atau organisasi resmi
• Memanfaatkan emblem militer atau kepolisian
• Meniru tanda resmi lembaga pendidikan atau asosiasi profesi

Memahami regulasi ini membantu pelaku usaha menyesuaikan desain merek HAKI, sehingga tidak melanggar hukum dan meningkatkan peluang diterima DJKI.

6. Menyerupai Nama atau Foto Orang Terkenal

Merek HAKI yang menggunakan nama, foto, atau identitas orang terkenal tanpa izin juga rentan ditolak. Hal ini karena melanggar hak pribadi dan hak kekayaan intelektual pihak lain. Pemeriksaan DJKI memastikan hak individu terlindungi dari penyalahgunaan merek.

Contoh penggunaan yang bisa menyebabkan penolakan:
• Nama selebriti atau tokoh publik tanpa izin
• Foto atau siluet orang terkenal pada logo atau kemasan
• Nama badan hukum milik orang lain tanpa persetujuan
• Penggunaan identitas influencer untuk promosi produk
• Nama tokoh sejarah yang masih dilindungi hak cipta

Pemohon sebaiknya menciptakan merek HAKI yang orisinal dan bebas dari unsur pihak ketiga untuk menghindari sengketa hukum.

7. Nama Varietas Tanaman Terlindungi

Merek HAKI yang berupa nama varietas tanaman yang sudah dilindungi juga bisa ditolak. Tujuan aturan ini adalah untuk melindungi hak pemilik varietas dan mencegah kebingungan di pasar, terutama untuk barang/jasa sejenis.

Beberapa poin penting terkait penolakan:
1. Nama varietas tanaman yang sudah dipatenkan atau dilindungi
2. Digunakan pada produk yang sejenis dengan tanaman tersebut
3. Tidak ada izin resmi dari pemilik hak varietas
4. Dapat menimbulkan klaim hukum dari pemilik varietas
5. Berisiko menyesatkan konsumen tentang sumber produk

Dengan memahami hal ini, pelaku usaha dapat memilih merek HAKI yang aman, unik, dan sesuai aturan hukum, sehingga peluang diterima DJKI lebih tinggi.

8. Hanya Sebutan Produk atau Jasa

Salah satu alasan merek HAKI ditolak adalah jika hanya berupa sebutan langsung dari produk atau jasa yang ditawarkan. Merek yang deskriptif tidak dianggap unik dan tidak dapat membedakan produk Anda dari pesaing lain. Hal ini penting agar konsumen dapat mengenali merek tertentu tanpa kebingungan.

Beberapa contoh merek yang bisa ditolak karena bersifat deskriptif:
• Nama produk yang sama dengan jenis barang (misal: “Jus Jeruk”)
• Merek yang hanya menjelaskan fungsi produk
• Kata-kata generik yang sudah banyak digunakan industri
• Nama yang mengandung istilah umum untuk jasa tertentu
• Desain logo yang terlalu sederhana tanpa karakter pembeda

Pemohon disarankan untuk menciptakan merek HAKI yang unik, kreatif, dan berbeda dari istilah umum agar lebih mudah diterima DJKI. Merek yang orisinal memberikan keuntungan kompetitif sekaligus perlindungan hukum yang maksimal.

9. Mirip dengan Merek Terkenal

Kemiripan dengan merek HAKI terkenal milik pihak lain, bahkan untuk barang atau jasa yang berbeda, dapat menyebabkan penolakan. DJKI menilai kemiripan ini bisa menimbulkan kebingungan di masyarakat atau dianggap meniru reputasi merek terkenal.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan penolakan:
1. Nama merek mirip dengan merek terkenal meski berbeda kelas
2. Logo atau desain menyerupai merek terkenal
3. Warna, huruf, atau simbol yang meniru karakter merek populer
4. Menggunakan slogan atau tagline yang sudah terkenal
5. Memberi kesan bahwa produk terkait dengan merek terkenal

Memahami risiko ini penting agar pemohon menciptakan merek HAKI yang unik dan tidak menyerupai merek lain yang sudah memiliki reputasi. Strategi branding yang kreatif akan memudahkan proses pendaftaran dan melindungi merek secara legal.

10. Beritikad Tidak Baik

Permohonan merek HAKI dengan itikad tidak baik, seperti meniru merek lain yang sudah dikenal atau dimaksudkan untuk menipu konsumen, juga akan ditolak. DJKI memastikan setiap pendaftaran dilakukan dengan niat yang jujur dan fair.

Beberapa contoh indikasi permohonan beritikad tidak baik:
• Meniru merek lain yang sudah terkenal secara sengaja
• Mengubah sedikit nama/logo tetapi tetap menyerupai merek lain
• Menggunakan merek untuk menipu konsumen agar mengira produk terkait merek lain
• Memanfaatkan popularitas merek lain untuk keuntungan sendiri
• Mengajukan merek dengan niat untuk memblokir kompetitor

Dengan memastikan merek HAKI diajukan dengan itikad baik dan orisinal, pemohon dapat mengurangi risiko penolakan dan memperoleh perlindungan hukum penuh atas merek mereka.
Untuk proses pendaftaran yang cepat, aman, dan profesional, Anda dapat mengurus merek HAKI di PERMATAMAS, layanan yang berpengalaman membantu setiap langkah mulai dari persiapan dokumen hingga sertifikat resmi.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi Jawa Barat
Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

FAQ

1. Apa itu merek HAKI?
Merek HAKI adalah identitas resmi produk atau jasa yang dilindungi secara hukum oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

2. Mengapa merek HAKI bisa ditolak?
Merek bisa ditolak karena kurang daya pembeda, meniru merek lain, bertentangan hukum, menyesatkan konsumen, atau beritikad tidak baik.

3. Apakah merek yang deskriptif bisa diterima?
Tidak, merek yang hanya berupa sebutan produk/jasa (deskriptif) dianggap tidak unik dan berisiko ditolak.

4. Bagaimana jika merek mirip merek terkenal?
Kemiripan dengan merek terkenal, meski untuk produk berbeda, dapat menyebabkan penolakan oleh DJKI.

5. Apakah penggunaan nama orang terkenal diperbolehkan?
Tidak, menggunakan nama atau foto orang terkenal tanpa izin akan ditolak.

6. Bagaimana dengan simbol negara atau lembaga resmi?
Penggunaan lambang negara, bendera, atau simbol lembaga resmi tanpa izin adalah alasan penolakan merek HAKI.

7. Apa yang dimaksud dengan merek beritikad tidak baik?
Merek diajukan dengan niat meniru, menipu konsumen, atau memanfaatkan reputasi merek lain.

8. Apakah merek yang menyesatkan konsumen bisa diterima?
Tidak, merek yang memberikan klaim palsu atau informasi menipu tentang produk/jasa akan ditolak.

9. Bagaimana cara membuat merek HAKI diterima?
Pastikan merek unik, orisinal, tidak meniru pihak lain, sesuai norma hukum, dan tidak menyesatkan konsumen.

10. Apakah ada jasa pengurusan merek HAKI profesional?
Ya, jasa profesional seperti PERMATAMAS Indonesia dapat membantu pendaftaran merek HAKI agar aman, cepat, dan legal.

Panduan Daftar Merek HAKI

Panduan Daftar Merek HAKI – Pendaftaran merek HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) merupakan langkah penting bagi pelaku usaha yang ingin melindungi brand, logo, atau produk mereka secara resmi. Dengan mendaftarkan merek, pemilik mendapatkan hak eksklusif untuk menggunakan merek tersebut, mencegah penyalahgunaan, dan meningkatkan nilai bisnis.

Proses pendaftaran kini lebih mudah karena didukung sistem online, tetapi tetap membutuhkan pemahaman mengenai syarat, biaya, dan prosedur yang berlaku.

Dalam praktiknya, pendaftaran merek HAKI memiliki beberapa keuntungan utama:
• Melindungi merek dari peniruan oleh pihak lain
• Memberikan bukti hukum bila terjadi sengketa merek
• Meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan konsumen

Proses pendaftaran dapat dilakukan sendiri atau dengan bantuan jasa profesional. Produsen atau pelaku usaha harus menyiapkan dokumen teknis, seperti formulir permohonan, logo atau desain merek, dan dokumen legal perusahaan. Pemahaman yang tepat akan prosedur dan syarat pendaftaran membantu mempercepat proses dan mengurangi risiko penolakan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Dengan mengikuti panduan lengkap ini, pelaku usaha tidak hanya melindungi merek mereka, tetapi juga membuka peluang pengembangan usaha secara legal dan profesional. Keputusan untuk mendaftarkan merek adalah investasi jangka panjang yang mendukung keberlanjutan bisnis di Indonesia.

Daftar merek HAKI biaya berapa?

Biaya pendaftaran merek HAKI bervariasi tergantung kategori pemohon, apakah UMKM atau reguler. Pemerintah telah menetapkan biaya resmi agar proses pendaftaran lebih terjangkau dan transparan. Informasi biaya ini penting agar pelaku usaha dapat merencanakan anggaran sebelum mengajukan permohonan pendaftaran merek.

Biaya resmi pendaftaran HAKI:
• UMKM: Rp 500.000 per kelas
• Reguler: Rp 1.800.000 per kelas
• Biaya tambahan bisa dikenakan untuk layanan konsultasi atau perpanjangan

Selain biaya resmi, calon pemohon perlu mempertimbangkan biaya untuk dokumen pendukung seperti desain logo, foto produk, dan konsultasi hukum jika diperlukan. Pendaftaran merek yang tepat biaya dan sesuai prosedur membantu pelaku usaha memperoleh hak hukum tanpa hambatan.

Membayar biaya resmi tidak hanya memenuhi ketentuan hukum, tetapi juga memastikan merek terdaftar secara sah di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), sehingga pelaku usaha memiliki perlindungan hukum penuh terhadap merek mereka.

Daftar HAKI online dimana?

Pendaftaran merek HAKI kini dapat dilakukan secara online melalui sistem resmi DJKI. Platform ini memudahkan pelaku usaha di seluruh Indonesia untuk mendaftarkan merek tanpa harus datang langsung ke kantor DJKI. Sistem online ini disebut AHU Online atau portal resmi DJKI, yang menyediakan panduan lengkap mulai dari pengisian formulir hingga upload dokumen.

Beberapa poin penting daftar HAKI online:
• Akses portal resmi DJKI di https://pdki-indonesia.dgip.go.id/
• Siapkan akun pengguna dan dokumen digital seperti logo, formulir, dan identitas perusahaan
• Ikuti langkah-langkah pengisian formulir dan unggah dokumen sesuai instruksi

Dengan mendaftar secara online, pemohon dapat memantau status pendaftaran secara real-time, mengurangi kesalahan administrasi, dan mempercepat proses penerbitan sertifikat. Sistem online ini juga mendukung transparansi dan mempermudah pemohon memahami seluruh prosedur pendaftaran.

Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek
Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek

Cara daftar merek di HAKI?

Pendaftaran merek HAKI mengikuti prosedur resmi yang telah ditetapkan DJKI. Pelaku usaha harus menyiapkan dokumen lengkap, memahami kelas barang atau jasa yang sesuai, dan mengikuti langkah-langkah administratif agar permohonan diterima.

Langkah-langkah mendaftar merek HAKI:
1. Tentukan jenis dan kelas merek sesuai barang atau jasa
2. Persiapkan dokumen seperti formulir permohonan, identitas pemohon, dan logo/design merek
3. Daftar melalui portal resmi DJKI atau sistem online PDKI
4. Lakukan pembayaran biaya resmi sesuai kategori UMKM atau reguler
5. Pantau status permohonan hingga sertifikat diterbitkan

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, pemohon dapat memastikan merek mereka terdaftar secara sah, mendapatkan hak eksklusif, dan terlindungi dari penyalahgunaan. Pemahaman yang tepat terhadap prosedur juga mengurangi risiko penolakan dan mempercepat proses legalisasi merek di Indonesia.

Apakah daftar HAKI gratis?

Pendaftaran merek HAKI tidak sepenuhnya gratis karena pemerintah menetapkan biaya resmi untuk setiap permohonan. Namun, biaya ini relatif terjangkau, terutama bagi UMKM, dan sudah termasuk biaya pemeriksaan serta penerbitan sertifikat. Memahami biaya ini penting agar pelaku usaha bisa merencanakan anggaran dan menghindari kesalahpahaman saat proses pendaftaran. Meskipun ada biaya resmi, pendaftaran tetap lebih murah dibandingkan risiko hukum dan kerugian jika merek tidak dilindungi.

Berikut beberapa poin penting:
• Biaya resmi UMKM: Rp 500.000 per kelas
• Biaya reguler: Rp 1.800.000 per kelas
• Tidak ada biaya tambahan untuk pendaftaran online melalui portal DJKI

Dengan mengetahui bahwa pendaftaran tidak gratis, pemohon bisa lebih siap dan tidak tergesa-gesa. Investasi ini sebanding dengan hak eksklusif dan perlindungan hukum yang diberikan oleh DJKI bagi pemilik merek.

Berapa lama proses HAKI merek?

Proses pendaftaran merek HAKI memiliki beberapa tahap, mulai dari pemeriksaan administratif hingga penerbitan sertifikat resmi. Waktu yang dibutuhkan berbeda antara bukti pendaftaran dan sertifikat lengkap, sehingga penting untuk memahami estimasi durasinya agar bisnis dapat merencanakan strategi pemasaran.

Estimasi durasi pendaftaran HAKI:
• Bukti pendaftaran dapat diperoleh 1 hari setelah dokumen diterima dan diverifikasi secara online
• Proses verifikasi lanjutan dan penerbitan sertifikat resmi bisa mencapai 1 tahun
• Penggunaan jasa profesional dapat mempercepat beberapa tahap administrasi

Selain itu, proses dapat lebih cepat jika dokumen lengkap dan tidak ada masalah dalam pemeriksaan. Pemohon juga dapat memantau status pendaftaran melalui portal resmi DJKI secara online.
Memahami estimasi waktu ini membantu produsen merencanakan pemasaran produk dan meminimalkan risiko sengketa hukum sebelum merek resmi terdaftar.

Apakah bisa mendaftar merek HAKI sendiri?

Ya, pendaftaran merek HAKI bisa dilakukan sendiri oleh pelaku usaha tanpa menggunakan jasa profesional. Sistem online DJKI memudahkan siapa saja untuk mendaftarkan merek mereka secara mandiri, asalkan dokumen lengkap dan prosedur dipahami dengan baik.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan jika mendaftar sendiri:
• Pastikan dokumen lengkap, seperti formulir permohonan, identitas pemohon, dan desain merek/logo
• Pilih kelas barang/jasa yang sesuai agar perlindungan hukum maksimal
• Ikuti panduan pendaftaran melalui portal resmi DJKI atau PDKI online

Meskipun bisa mendaftar sendiri, beberapa pelaku usaha memilih jasa profesional untuk memastikan dokumen benar dan mempercepat proses. Namun, kemampuan mendaftar sendiri memberi fleksibilitas dan menghemat biaya tambahan.

Apa HAKI yang paling langka?

Beberapa jenis HAKI dianggap lebih langka karena jumlah pemohon terbatas atau proses verifikasinya lebih kompleks. HAKI yang langka biasanya terkait dengan merek internasional, inovasi baru, atau desain unik yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Beberapa contoh HAKI yang termasuk langka:
• Merek dagang internasional yang memiliki perlindungan global
• Hak cipta untuk desain atau karya kreatif dengan kepemilikan tunggal
• Paten untuk inovasi teknologi yang baru dikembangkan

HAKI langka ini biasanya memiliki nilai komersial tinggi dan memberikan keuntungan eksklusif bagi pemiliknya. Memahami kategori HAKI langka juga membantu pelaku usaha memilih jenis perlindungan yang tepat sesuai strategi bisnis dan produk mereka.

Apa saja syarat mendaftar HAKI?

Mendaftarkan merek HAKI membutuhkan pemenuhan syarat administratif dan teknis agar permohonan diterima oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Pemenuhan syarat ini penting agar proses pendaftaran berjalan lancar, mengurangi risiko penolakan, dan memperoleh perlindungan hukum maksimal.

Beberapa syarat utama yang harus dipenuhi antara lain:
1. Identitas pemohon lengkap, baik individu maupun badan usaha (PT, CV, atau koperasi)
2. Dokumen legalitas perusahaan seperti akta pendirian, izin usaha, dan NPWP
3. Desain logo atau merek yang akan didaftarkan dalam format digital yang jelas
4. Formulir permohonan resmi DJKI yang diisi dengan benar
5. Penentuan kelas barang/jasa sesuai standar Internasional Nice Classification

Selain persyaratan administratif, pemohon juga perlu memastikan merek yang diajukan tidak meniru merek lain yang sudah terdaftar. Hal ini akan meminimalkan risiko sengketa hukum di kemudian hari. Dengan memenuhi semua persyaratan ini, proses pendaftaran bisa berjalan lancar, dan pemohon memperoleh bukti pendaftaran serta sertifikat HAKI resmi dari DJKI.

Apakah merek HAKI kena pajak?

Secara umum, pendaftaran merek HAKI tidak termasuk pajak, melainkan masuk kategori Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Artinya, biaya yang dibayarkan untuk pendaftaran bukan pajak penghasilan atau pajak konsumsi, tetapi biaya resmi untuk memperoleh hak perlindungan hukum atas merek.

Beberapa hal penting terkait biaya HAKI:
• UMKM: PNBP Rp 500.000 per kelas
• Reguler: PNBP Rp 1.800.000 per kelas

Meskipun bukan pajak, pembayaran ini wajib dilakukan agar permohonan pendaftaran bisa diproses. Bukti pembayaran menjadi salah satu syarat utama dalam proses verifikasi di portal DJKI. Dengan memahami status PNBP, pemohon dapat mengelola anggaran dengan tepat dan memastikan proses pendaftaran merek HAKI berjalan lancar.

Jasa daftar HAKI Pengalaman

Bagi pelaku usaha yang ingin memastikan pendaftaran merek HAKI berjalan cepat, aman, dan tanpa kesalahan dokumen, menggunakan jasa profesional adalah pilihan tepat. Jasa berpengalaman membantu mengurus seluruh proses mulai dari persiapan dokumen hingga penerbitan sertifikat resmi.

Beberapa keuntungan menggunakan jasa berpengalaman:
• Membantu menyiapkan dokumen lengkap, mulai dari formulir, identitas pemohon, hingga desain merek/logo
• Memastikan prosedur pendaftaran sesuai ketentuan DJKI dan mengurangi risiko penolakan
• Mempercepat proses verifikasi dan penerbitan sertifikat HAKI

PERMATAMAS Indonesia menawarkan layanan jasa daftar HAKI dengan pengalaman yang terbukti. Dengan pendampingan profesional, pelaku usaha dapat fokus pada produksi dan pemasaran, sementara seluruh proses pendaftaran diurus oleh tenaga ahli yang paham regulasi DJKI. Hal ini juga meningkatkan peluang merek segera mendapatkan perlindungan hukum penuh.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi Jawa Barat
Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

FAQ

1. Apa itu HAKI?
HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) adalah hak eksklusif yang diberikan pemerintah untuk melindungi merek, logo, desain, atau karya cipta dari penggunaan pihak lain tanpa izin.

2. Berapa biaya daftar merek HAKI?
• UMKM: Rp 500.000 per kelas
• Reguler: Rp 1.800.000 per kelas

3. Apakah daftar HAKI gratis?
Tidak, pendaftaran merek HAKI memerlukan biaya resmi (PNBP), tergantung kategori pemohon.

4. Daftar HAKI bisa dilakukan di mana?
Pendaftaran online melalui portal resmi DJKI: https://pdki-indonesia.dgip.go.id/.

5. Bagaimana cara daftar merek di HAKI?
1. Tentukan kelas barang/jasa
2. Persiapkan dokumen pemohon dan logo
3. Daftar via portal DJKI
4. Bayar biaya resmi
5. Pantau status hingga sertifikat diterbitkan

6. Berapa lama proses pendaftaran HAKI?
• Bukti pendaftaran: 1 hari
• Sertifikat resmi: estimasi 1 tahun

7. Apakah bisa mendaftar merek HAKI sendiri?
Ya, pemohon bisa mendaftar sendiri melalui portal DJKI asalkan dokumen lengkap.

8. Apa saja syarat mendaftar HAKI?
1. Identitas pemohon lengkap
2. Dokumen legalitas perusahaan
3. Desain merek/logo digital
4. Formulir permohonan DJKI
5. Penentuan kelas barang/jasa

9. Apakah merek HAKI kena pajak?
Tidak kena pajak, tapi ada PNBP:
• UMKM Rp 500.000 per kelas
• Reguler Rp 1.800.000 per kelas

10. Apakah ada jasa daftar HAKI yang berpengalaman?
Ya, PERMATAMAS Indonesia menyediakan layanan profesional untuk mengurus pendaftaran merek HAKI agar proses cepat, aman, dan legal.

Syarat Pendaftaran Merek HAKI Terbaru

Syarat Pendaftaran Merek HAKI Terbaru – Pendaftaran merek HAKI menjadi langkah strategis bagi pelaku usaha untuk melindungi identitas bisnisnya secara hukum. Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, merek bukan hanya soal nama atau logo, tetapi juga aset tidak berwujud yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Karena itu, memahami syarat pendaftaran merek HAKI terbaru menjadi hal penting agar proses pengajuan berjalan lancar dan tidak berujung penolakan.

Saat ini, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) terus melakukan penyesuaian sistem dan ketentuan pendaftaran merek. Mulai dari mekanisme pengajuan berbasis online, klasifikasi kelas merek, hingga kelengkapan dokumen yang wajib disiapkan pemohon. Banyak permohonan merek tertunda bukan karena mereknya bermasalah, melainkan karena pemohon kurang memahami syarat yang berlaku.

Secara umum, syarat pendaftaran merek HAKI terbaru menekankan pada kejelasan identitas pemohon dan kekhasan merek yang diajukan. Beberapa poin utama yang perlu diperhatikan antara lain:
• Merek harus memiliki daya pembeda dan tidak meniru merek lain
• Pemohon wajib menentukan kelas merek sesuai jenis usaha
• Seluruh data dan dokumen harus diisi secara lengkap dan benar

Dengan memahami syarat sejak awal, pelaku usaha dapat menghemat waktu, biaya, dan mengurangi risiko penolakan dalam proses pendaftaran merek.

Apa yang Dimaksud dengan Syarat Pendaftaran Merek HAKI Terbaru

Syarat pendaftaran merek HAKI terbaru adalah ketentuan yang harus dipenuhi oleh pemohon agar merek dapat diproses dan dicatat secara resmi oleh DJKI. Syarat ini mencakup aspek administratif, teknis, hingga substansi merek yang diajukan. Tujuannya adalah memastikan bahwa merek yang didaftarkan memang layak mendapatkan perlindungan hukum.

Dalam praktiknya, syarat pendaftaran merek tidak hanya berkaitan dengan dokumen, tetapi juga menyangkut karakter merek itu sendiri. Merek yang bersifat umum, menyesatkan, atau memiliki persamaan dengan merek terdaftar sebelumnya berpotensi besar ditolak. Oleh karena itu, pemahaman terhadap definisi syarat pendaftaran menjadi langkah awal yang krusial.

Secara garis besar, syarat pendaftaran merek HAKI terbaru meliputi:
• Identitas pemohon yang jelas, baik perorangan maupun badan usaha
• Penentuan kelas merek yang sesuai dengan produk atau jasa
• Contoh merek yang diajukan harus konsisten dengan penggunaan di lapangan

Memahami makna dan ruang lingkup syarat ini akan membantu pemohon menyiapkan pendaftaran merek secara lebih matang dan terarah.

Perubahan dan Ketentuan Terbaru dalam Pendaftaran Merek HAKI

Seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia usaha, ketentuan pendaftaran merek HAKI mengalami sejumlah penyesuaian. Salah satu perubahan yang paling terasa adalah sistem pendaftaran yang sepenuhnya dilakukan secara daring. Hal ini menuntut pemohon untuk lebih teliti dalam mengisi data karena kesalahan kecil dapat berdampak pada lamanya proses pemeriksaan.

Selain sistem online, ketentuan terbaru juga menekankan pentingnya klasifikasi kelas merek yang tepat. Satu merek dapat didaftarkan untuk lebih dari satu kelas, namun setiap kelas memiliki biaya dan ketentuan tersendiri. Kesalahan dalam memilih kelas sering kali menjadi penyebab utama terhambatnya proses pendaftaran.

Beberapa ketentuan terbaru yang perlu diperhatikan antara lain:
• Pemeriksaan formalitas dilakukan lebih ketat sejak awal pengajuan
• Merek harus bebas dari unsur yang bertentangan dengan hukum dan moralitas
• Kesamaan merek, baik visual maupun pengucapan, menjadi fokus utama pemeriksaan substantif

Dengan memahami perubahan dan ketentuan terbaru ini, pemohon dapat menyesuaikan strategi pendaftaran mereknya agar lebih efektif dan sesuai regulasi.

Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek

Syarat Administratif Pendaftaran Merek HAKI Terbaru

Syarat administratif merupakan fondasi utama dalam pendaftaran merek HAKI. Tanpa kelengkapan administrasi, permohonan merek tidak akan diproses ke tahap pemeriksaan selanjutnya. Karena itu, pemohon perlu memastikan seluruh dokumen disiapkan dengan benar sebelum melakukan pengajuan.

Dokumen administratif berfungsi untuk membuktikan identitas pemohon serta kepemilikan atas merek yang diajukan. Baik pelaku usaha perorangan, UMKM, maupun perusahaan berbadan hukum, masing-masing memiliki ketentuan administratif yang harus dipenuhi sesuai statusnya.

Adapun syarat administratif pendaftaran merek HAKI terbaru meliputi:
1. Identitas pemohon (KTP untuk perorangan atau akta pendirian untuk badan usaha)
2. NPWP pemohon atau perusahaan
3. Contoh merek yang akan didaftarkan
4. Daftar kelas merek beserta jenis barang atau jasa
5. Surat pernyataan kepemilikan merek

Kelengkapan dan keakuratan dokumen administratif ini akan sangat menentukan cepat atau lambatnya proses pendaftaran merek HAKI.

Syarat Teknis Merek HAKI agar Lolos Pemeriksaan DJKI

Selain syarat administratif, pemohon juga harus memahami syarat teknis agar merek HAKI dapat lolos pemeriksaan DJKI. Pemeriksaan teknis dilakukan untuk menilai apakah merek yang diajukan memiliki kelayakan hukum dan tidak melanggar ketentuan yang berlaku. Tahapan ini sering menjadi titik krusial karena banyak merek ditolak akibat tidak memenuhi aspek teknis.

Secara teknis, merek harus memiliki daya pembeda yang jelas dan tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. DJKI akan menilai kesamaan merek dari sisi visual, bunyi, maupun makna. Merek yang terlalu umum, deskriptif, atau menyerupai merek terkenal berisiko tinggi ditolak meskipun dokumen administrasinya lengkap.

Agar merek HAKI lolos pemeriksaan teknis, perhatikan hal-hal berikut:
1. Merek yang diajukan tidak mempunyai kesamaan unsur utama dengan merek lain yang telah tercatat secara resmi
2. Merek tidak bersifat umum atau menggambarkan langsung jenis produk
3. Tidak menggunakan simbol, lambang, atau istilah yang dilarang
4. Tidak menyesatkan konsumen terkait kualitas atau asal produk
5. Memiliki keunikan dan karakter pembeda yang kuat

Memenuhi syarat teknis sejak awal akan meningkatkan peluang merek untuk diterima dan mendapatkan perlindungan hukum secara optimal.

Dokumen Wajib untuk Pendaftaran Merek HAKI Terbaru

Kelengkapan dokumen menjadi faktor penentu dalam proses pendaftaran merek HAKI. Dokumen yang tidak lengkap atau tidak sesuai format sering menyebabkan permohonan tertunda bahkan ditolak. Oleh karena itu, pemohon perlu memastikan seluruh berkas disiapkan sesuai ketentuan terbaru.

Dokumen yang diajukan berfungsi sebagai bukti identitas pemohon serta representasi resmi dari merek yang akan didaftarkan. Baik pemohon perorangan maupun badan usaha memiliki kewajiban yang sama dalam hal ketepatan dan kejelasan dokumen.

Berikut dokumen wajib untuk pendaftaran merek HAKI terbaru:
• Identitas pemohon (KTP atau data badan usaha)
• NPWP pemohon atau perusahaan
• Contoh merek dalam format yang ditentukan
• Daftar kelas merek beserta uraian barang atau jasa
• Surat pernyataan kepemilikan merek

Dengan menyiapkan dokumen secara lengkap dan rapi, proses pendaftaran merek HAKI dapat berjalan lebih cepat dan minim kendala.

Syarat Pendaftaran Merek HAKI Terbaru untuk UMKM dan Non-UMKM

Pemerintah memberikan perlakuan berbeda dalam pendaftaran merek HAKI bagi UMKM dan Non-UMKM. Perbedaan ini terutama berkaitan dengan biaya resmi serta beberapa ketentuan administratif tambahan. Meski demikian, prinsip dasar perlindungan merek tetap berlaku sama untuk semua pemohon.

Bagi UMKM, terdapat kemudahan berupa tarif resmi yang lebih terjangkau. Namun, status UMKM harus dibuktikan dengan dokumen pendukung yang sah. Sementara itu, Non-UMKM atau perusahaan reguler wajib memenuhi ketentuan umum tanpa fasilitas tarif khusus.

Syarat pendaftaran merek HAKI terbaru untuk UMKM dan Non-UMKM meliputi:
1. Bukti status UMKM atau badan usaha reguler
2. Identitas pemohon yang sesuai dengan data usaha
3. Penentuan kelas merek berdasarkan kegiatan usaha
4. Contoh merek yang konsisten dengan penggunaan
5. Pernyataan kepemilikan dan tanggung jawab hukum

Memahami perbedaan syarat ini akan membantu pemohon memilih jalur pendaftaran yang tepat sesuai kondisi usahanya.

Jasa Pengurusan Pendaftaran Merek HAKI Berpengalaman

Mengurus pendaftaran merek HAKI secara mandiri memang memungkinkan, namun tidak sedikit pelaku usaha yang mengalami kendala teknis dan administratif. Kesalahan kecil dalam pemilihan kelas atau penyusunan dokumen dapat berdampak panjang terhadap proses dan hasil pendaftaran merek.

Menggunakan jasa pengurusan pendaftaran merek HAKI berpengalaman menjadi solusi praktis bagi pelaku usaha yang ingin proses lebih aman dan terarah. Pendampingan profesional membantu meminimalkan risiko penolakan serta memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan terbaru.

Alasan mengurus pendaftaran merek HAKI di PERMATAMAS antara lain:
• Berpengalaman menangani berbagai jenis pendaftaran merek
• Pendampingan dari awal hingga sertifikat terbit
• Proses transparan dan dapat dicek melalui daftar klien

Dengan dukungan tim yang kompeten, PERMATAMAS siap membantu Anda melindungi merek sebagai aset bisnis jangka panjang secara legal dan terpercaya.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan pendaftaran merek HAKI?
Pendaftaran merek HAKI adalah proses pencatatan merek secara resmi agar mendapatkan perlindungan hukum atas nama, logo, atau simbol usaha.

2. Apa saja syarat pendaftaran merek HAKI terbaru?
Syaratnya meliputi identitas pemohon, contoh merek, kelas merek, dokumen pendukung, serta pemenuhan ketentuan teknis merek.

3. Apakah pendaftaran merek HAKI dilakukan secara online?
Ya, pendaftaran merek HAKI saat ini dilakukan melalui sistem online yang disediakan DJKI.

4. Berapa biaya resmi pendaftaran merek HAKI?
Biaya resmi berbeda untuk UMKM dan Non-UMKM, serta dihitung per kelas merek yang diajukan.

5. Berapa lama proses pendaftaran merek HAKI?
Bukti pendaftaran dapat diperoleh sekitar 1 hari kerja, sedangkan sertifikat merek memerlukan waktu hingga ±1 tahun.

6. Apakah UMKM mendapatkan kemudahan pendaftaran merek HAKI?
Ya, UMKM mendapatkan tarif resmi yang lebih terjangkau dengan syarat memenuhi ketentuan sebagai UMKM.

7. Apa penyebab umum penolakan pendaftaran merek HAKI?
Penyebabnya antara lain kesamaan dengan merek terdaftar, merek terlalu umum, atau tidak memenuhi syarat teknis.

8. Apakah satu merek bisa didaftarkan untuk lebih dari satu kelas?
Bisa. Namun setiap kelas dikenakan biaya terpisah dan harus sesuai dengan jenis produk atau jasa.

9. Apakah merek harus digunakan sebelum didaftarkan?
Tidak wajib, namun merek yang sudah digunakan biasanya lebih mudah dibuktikan kepemilikannya.

10. Apakah bisa menggunakan jasa untuk mengurus pendaftaran merek HAKI?
Bisa. Menggunakan jasa berpengalaman dapat membantu memastikan proses lebih aman dan sesuai ketentuan.

jasa pengurusan sertifikasi halal

Cara Mengurus Merek HAKI: Syarat, Tahapan, dan Estimasi Proses

Cara Mengurus Merek HAKI: Syarat, Tahapan, dan Estimasi Proses – Mengurus merek HAKI merupakan langkah penting bagi pelaku usaha untuk melindungi identitas bisnis secara hukum. Merek yang didaftarkan memberikan hak eksklusif kepada pemiliknya sehingga dapat mencegah penggunaan nama atau logo yang sama oleh pihak lain. Tanpa pendaftaran merek, pelaku usaha berisiko kehilangan hak atas merek yang sudah dibangun bertahun-tahun, bahkan berpotensi menghadapi sengketa di kemudian hari.

Proses pengurusan merek HAKI pada dasarnya dilakukan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Meskipun terlihat sederhana, dalam praktiknya banyak pemohon mengalami kendala karena kurang memahami alur, persyaratan, maupun ketentuan teknis yang berlaku. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui gambaran umum proses sejak awal agar pendaftaran dapat berjalan lebih terarah.

Beberapa hal utama yang perlu dipahami sebelum mengurus merek HAKI antara lain:
• pentingnya pengecekan merek terlebih dahulu,
• kelengkapan dokumen yang harus disiapkan,
• serta estimasi waktu hingga sertifikat merek diterbitkan.
Dengan memahami ketiga aspek tersebut, pelaku usaha dapat meminimalkan risiko penolakan dan memastikan mereknya memperoleh perlindungan hukum secara optimal.

Apa Itu Merek HAKI dan Fungsinya bagi Usaha

Merek HAKI adalah tanda yang digunakan untuk membedakan barang atau jasa yang diproduksi oleh seseorang atau badan usaha dengan barang atau jasa sejenis lainnya. Tanda tersebut dapat berupa nama, logo, huruf, angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut. Dalam konteks hukum, merek yang telah terdaftar akan mendapatkan perlindungan sebagai bagian dari Hak Kekayaan Intelektual.

Fungsi utama merek HAKI bukan hanya sebagai identitas usaha, tetapi juga sebagai alat perlindungan hukum. Dengan memiliki merek terdaftar, pemilik usaha memiliki hak eksklusif untuk menggunakan merek tersebut dalam kegiatan perdagangan. Selain itu, merek juga memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen serta memperkuat posisi bisnis di pasar.

Secara umum, fungsi merek HAKI bagi usaha meliputi:
• sebagai pembeda produk atau jasa dari kompetitor,
• sebagai alat promosi dan pembangun reputasi,
• serta sebagai dasar perlindungan hukum jika terjadi sengketa.

Dengan demikian, pendaftaran merek HAKI bukan sekadar formalitas administratif, melainkan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi keberlangsungan dan perkembangan usaha.

Syarat Mengurus Pendaftaran Merek HAKI

Sebelum mengajukan pendaftaran merek HAKI, pemohon wajib menyiapkan sejumlah persyaratan administratif. Kelengkapan dan kesesuaian dokumen menjadi faktor penting yang mempengaruhi kelancaran proses pendaftaran. Kesalahan kecil pada tahap awal sering kali menjadi penyebab utama terhambatnya permohonan merek.

Persyaratan pendaftaran merek HAKI pada dasarnya disesuaikan dengan status pemohon, baik perorangan maupun badan usaha. Selain itu, merek yang diajukan harus memenuhi ketentuan, seperti tidak memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek lain yang telah terdaftar dan tidak bertentangan dengan ketertiban umum.

Adapun syarat umum yang perlu dipersiapkan antara lain:
1. Identitas pemohon (KTP untuk perorangan atau akta dan NIB untuk badan usaha),
2. Label atau contoh merek yang akan didaftarkan,
3. Penentuan kelas barang atau jasa sesuai jenis usaha,
4. Surat pernyataan kepemilikan merek,
5. Bukti pembayaran biaya pendaftaran merek.

Dengan menyiapkan seluruh persyaratan tersebut secara lengkap dan benar, proses pengurusan merek HAKI dapat berjalan lebih efektif dan mengurangi risiko penolakan.

 

Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek
Jasa Daftar Merek, Jasa Banding Merek, Jasa Pengalihan Merek, Jasa Perpanjang Merek

Tahapan Mengurus Merek HAKI Secara Resmi

Tahapan mengurus merek HAKI dilakukan melalui sistem pendaftaran yang telah ditetapkan oleh DJKI. Setiap tahapan memiliki fungsi dan tujuan tersendiri dalam menilai kelayakan suatu merek untuk didaftarkan. Oleh karena itu, pemohon perlu memahami alur ini agar tidak terjadi kesalahan prosedural.

Secara umum, proses dimulai dari pengajuan permohonan hingga penerbitan sertifikat merek. Selama proses tersebut, merek akan melalui pemeriksaan administratif dan substantif untuk memastikan tidak melanggar ketentuan yang berlaku. Pada tahap tertentu, merek juga akan diumumkan kepada publik untuk memberi kesempatan adanya keberatan dari pihak lain.

Tahapan utama pengurusan merek HAKI meliputi:
1. Pengajuan permohonan pendaftaran merek,
2. Pemeriksaan formalitas oleh DJKI,
3. Pengumuman merek dalam berita resmi,
4. Pemeriksaan substantif,
5. Penerbitan sertifikat merek jika disetujui.

Memahami setiap tahapan ini akan membantu pemohon memantau perkembangan permohonan mereknya sekaligus mempersiapkan langkah yang diperlukan jika muncul kendala selama proses berlangsung.

Biaya Resmi Pendaftaran Merek HAKI

Biaya resmi pendaftaran merek HAKI merupakan komponen penting yang perlu dipahami sejak awal oleh pemohon. Dengan mengetahui biaya yang berlaku, pelaku usaha dapat menyiapkan anggaran secara tepat serta menghindari kesalahpahaman terkait pungutan di luar ketentuan resmi. Biaya pendaftaran merek ditetapkan berdasarkan kategori pemohon dan dihitung per kelas barang atau jasa yang diajukan.

Dalam praktiknya, biaya pendaftaran merek HAKI dibedakan antara pelaku UMKM dan pemohon non-UMKM atau reguler. Perbedaan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan dukungan kepada pelaku usaha mikro dan kecil agar lebih mudah mendapatkan perlindungan merek.

Adapun biaya resmi yang berlaku adalah:
• UMKM: Rp. 500.000 per kelas,
• Non-UMKM / Reguler: Rp. 1.800.000 per kelas,
• biaya tersebut belum termasuk jika pemohon mengajukan lebih dari satu kelas merek.

Perlu dipahami bahwa biaya pendaftaran merek bersifat per kelas, sehingga pemilihan kelas yang tepat menjadi sangat penting. Kesalahan dalam menentukan kelas dapat menyebabkan perlunya pengajuan ulang yang tentu akan menambah biaya. Oleh karena itu, memahami struktur biaya dan ketentuan kelas sejak awal akan membantu proses pendaftaran merek HAKI berjalan lebih efisien dan terencana.

Berapa Lama Proses Pendaftaran Merek HAKI

Lama proses pendaftaran merek HAKI sering menjadi pertanyaan utama bagi pelaku usaha. Hal ini wajar karena perlindungan merek berkaitan langsung dengan keamanan bisnis dalam jangka panjang. Secara umum, proses pendaftaran merek tidak berlangsung instan, namun memiliki tahapan yang jelas dan terukur.

Pada tahap awal, setelah permohonan diajukan dan dinyatakan lengkap, pemohon akan memperoleh bukti pendaftaran merek. Bukti ini sangat penting karena sudah dapat digunakan sebagai dasar kepemilikan merek sementara, termasuk untuk kebutuhan administrasi bisnis tertentu. Estimasi waktunya relatif cepat, yaitu sekitar 1 hari kerja sejak permohonan diajukan dengan benar.

Adapun gambaran waktu proses pendaftaran merek HAKI adalah sebagai berikut:
• bukti pendaftaran merek terbit dalam ± 1 hari kerja,
• merek akan melalui tahapan pemeriksaan dan pengumuman,
• sertifikat merek terbit dengan estimasi ± 1 tahun.

Estimasi waktu tersebut dapat berbeda tergantung kondisi permohonan, adanya keberatan dari pihak lain, atau kebutuhan klarifikasi tambahan. Dengan memahami alur waktu ini, pemohon dapat memiliki ekspektasi yang realistis dan merencanakan langkah bisnis dengan lebih matang.

Kendala Umum dalam Mengurus Merek HAKI

Dalam proses pengurusan merek HAKI, tidak sedikit pemohon yang menghadapi kendala administratif maupun substantif. Kendala ini umumnya muncul karena kurangnya pemahaman terhadap ketentuan pendaftaran atau ketidaksiapan dokumen sejak awal. Akibatnya, proses menjadi lebih lama bahkan berujung pada penolakan permohonan.

Salah satu tantangan utama adalah kesamaan merek dengan merek lain yang telah terdaftar. Selain itu, pemilihan kelas yang tidak sesuai dengan jenis usaha juga sering menjadi masalah. Kendala-kendala tersebut sebenarnya dapat dihindari apabila pemohon melakukan pengecekan dan persiapan secara menyeluruh sebelum mengajukan permohonan.

Beberapa kendala umum dalam mengurus merek HAKI antara lain:
1. Merek memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek terdaftar,
2. Kesalahan dalam memilih kelas barang atau jasa,
3. Dokumen persyaratan tidak lengkap atau tidak sesuai,
4. Deskripsi merek yang tidak jelas,
5. Kurangnya pemahaman terhadap tahapan pemeriksaan merek.

Dengan mengetahui kendala-kendala tersebut, pemohon dapat lebih waspada dan mempersiapkan permohonan secara lebih matang sehingga risiko penolakan dapat diminimalkan.

Jasa Daftar Merek HKI Berpengalaman

Bagi pelaku usaha yang ingin proses pendaftaran merek berjalan lebih terarah, menggunakan jasa daftar merek HKI berpengalaman dapat menjadi solusi yang tepat. Pendampingan profesional membantu pemohon memahami setiap tahapan, mulai dari pengecekan merek hingga terbitnya sertifikat, sehingga risiko kesalahan dapat ditekan.

PERMATAMAS hadir sebagai penyedia jasa pendaftaran merek yang berpengalaman dan fokus pada pendampingan klien secara menyeluruh. Dengan pengalaman menangani berbagai jenis permohonan merek, proses pengurusan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Klien juga dapat memantau perkembangan permohonan secara transparan.

Alasan memilih jasa PERMATAMAS antara lain:
• pendampingan berpengalaman dalam pendaftaran merek HKI,
• proses terarah dan sesuai ketentuan resmi,
• rekam jejak yang dapat dicek melalui daftar klien kami.

Dengan dukungan tim yang berpengalaman, pendaftaran merek tidak hanya menjadi formalitas, tetapi langkah strategis untuk melindungi dan mengembangkan usaha Anda secara berkelanjutan.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan merek HAKI?
Merek HAKI adalah tanda berupa nama, logo, atau simbol yang didaftarkan untuk melindungi hak eksklusif pemiliknya atas suatu produk atau jasa.

2. Siapa saja yang wajib mengurus merek HAKI?
Setiap pelaku usaha, baik perorangan, UMKM, maupun badan usaha, dianjurkan mengurus merek HAKI untuk melindungi identitas usahanya.

3. Apa syarat utama pendaftaran merek HAKI?
Syarat utama meliputi identitas pemohon, contoh merek, penentuan kelas barang atau jasa, serta dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan.

4. Berapa biaya resmi pendaftaran merek HAKI?
Biaya resmi pendaftaran merek HAKI adalah Rp. 500.000 per kelas untuk UMKM dan Rp. 1.800.000 per kelas untuk non-UMKM atau reguler.

5. Berapa lama proses pendaftaran merek HAKI?
Bukti pendaftaran merek dapat diperoleh dalam 1 hari kerja, sedangkan sertifikat merek terbit dengan estimasi waktu sekitar 1 tahun.

6. Apakah merek harus dicek terlebih dahulu sebelum didaftarkan?
Ya, pengecekan merek sangat disarankan untuk memastikan tidak ada kesamaan dengan merek lain yang sudah terdaftar.

7. Apa penyebab utama merek HAKI ditolak?
Penolakan biasanya disebabkan oleh kesamaan merek, kesalahan pemilihan kelas, atau dokumen yang tidak sesuai ketentuan.

8. Apakah satu merek bisa didaftarkan untuk lebih dari satu kelas?
Bisa. Namun, setiap kelas akan dikenakan biaya pendaftaran terpisah sesuai ketentuan yang berlaku.

9. Apakah bukti pendaftaran merek sudah memiliki kekuatan hukum?
Bukti pendaftaran dapat digunakan sebagai dasar kepemilikan sementara, namun perlindungan penuh diperoleh setelah sertifikat merek terbit.

10. Apakah bisa menggunakan jasa untuk mengurus merek HAKI?
Bisa. Menggunakan jasa pendaftaran merek berpengalaman dapat membantu proses lebih terarah dan meminimalkan risiko kesalahan.

jasa pengurusan sertifikasi halal

Usulan Penolakan Merek HAKI: Penyebab dan Cara Menanggapi dengan Benar

Usulan Penolakan Merek HAKI: Penyebab dan Cara Menanggapi dengan Benar – Mendaftarkan merek HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) menjadi salah satu langkah penting bagi pelaku usaha untuk melindungi nama bisnis, logo, atau identitas produk agar tidak digunakan oleh pihak lain. Namun dalam praktiknya, tidak semua permohonan berjalan mulus. Banyak pemohon menerima pemberitahuan berupa “Usulan Penolakan Merek” dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Surat pemberitahuan usulan penolakan ini sering menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi pemilik merek yang baru pertama kali mengurus pendaftaran. Sebagian bahkan menganggap penolakan tersebut bersifat final, sehingga pasrah atau membiarkan pengajuan tidak dilanjutkan. Padahal, adanya usulan penolakan bukan berarti permohonan merek otomatis gagal. Pemerintah melalui DJKI masih memberikan kesempatan bagi pemohon untuk memberikan penjelasan, pembuktian, atau tanggapan hukum atas keberatan tersebut.

Artikel ini hadir sebagai panduan komprehensif dan mudah dipahami, mulai dari penjelasan apa itu usulan penolakan merek, dasar hukumnya, penyebab permohonan ditolak, hingga cara mengajukan tanggapan secara tepat. Penjelasan ini cocok untuk pelaku usaha, konsultan HKI, pelaku UMKM, hingga perusahaan besar yang ingin memastikan merek dagangnya memperoleh perlindungan hukum yang sah.

Apa Itu Usulan Penolakan Merek HAKI

Usulan penolakan merek HAKI adalah pemberitahuan resmi dari DJKI yang menyatakan bahwa permohonan pendaftaran merek dinilai memiliki alasan yang dapat menyebabkan penolakan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Surat ini tidak berarti permohonan sudah ditolak. Sebaliknya, DJKI masih memberikan ruang bagi pemohon untuk memberikan tanggapan, argumentasi, hingga bukti pendukung dalam jangka waktu tertentu, umumnya 30 hari sejak surat diterbitkan.

Dalam sistem DJKI, usulan penolakan biasanya muncul setelah permohonan melewati tahap:
• Pemeriksaan formalitas
• Pengumuman publik (jika tidak ada keberatan dari pihak ketiga)
• Pemeriksaan substantif

Tahap inilah di mana DJKI menilai apakah merek memenuhi syarat perlindungan hukum. Jika ditemukan unsur yang melanggar, DJKI mengirimkan usulan penolakan sebagai dasar evaluasi.
Usulan penolakan juga bukan sesuatu yang jarang terjadi. Berdasarkan tren permohonan merek di Indonesia, banyak pemohon — termasuk brand besar — pernah menerima pemberitahuan ini dan tetap memperoleh sertifikat setelah memberikan tanggapan yang kuat dan sesuai prosedur.
Dengan kata lain, surat ini bukan akhir, melainkan proses verifikasi lanjutan.

Apa Itu Usulan Penolakan Merek HAKI Pemeriksaan Ex Officio

Usulan penolakan melalui pemeriksaan ex officio adalah penilaian yang dilakukan oleh DJKI secara independen tanpa melibatkan pihak luar. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan bahwa merek yang diajukan tidak bertentangan dengan ketentuan hukum, kepatutan, dan prinsip perlindungan merek.

Dalam konteks ini, DJKI bertindak sebagai lembaga yang berwenang melakukan:
• Penelitian
• Perbandingan dengan database merek yang sudah ada
• Analisis persamaan visual, fonetik, dan konseptual
• Penilaian makna atau sensitivitas bahasa (termasuk unsur SARA, pornografi, atau simbol resmi negara)

Pemeriksaan ex officio berlandaskan Pasal 20, 21, dan 22 Undang-Undang Merek, di mana alasan penolakan dapat mencakup:
• Persamaan pada pokoknya dengan merek terdaftar sebelumnya
• Merek bersifat deskriptif atau terlalu umum
• Mengandung unsur menyesatkan atau bertentangan dengan moralitas publik
• Menyerupai simbol negara, organisasi internasional, atau lembaga pemerintahan

Proses ex officio dilakukan secara sistematis dan berbasis database nasional maupun internasional (WIPO / Madrid System), sehingga penilaiannya tidak subjektif melainkan berdasarkan standar legal dan teknis.

Karena itu, pemohon wajib memahami bahwa usulan penolakan bukan berarti instansi menemukan kesalahan fatal, melainkan bagian dari proses filtering untuk memastikan setiap merek yang diterima memiliki legalitas dan kekuatan hukum yang sah.

Usulan Penolakan Merek HAKI
Usulan Penolakan Merek HAKI

Penyebab Merek HAKI Ditolak

Penyebab utama usulan penolakan dapat berbeda-beda tergantung karakteristik merek, kelas barang/jasa, hingga kesamaan fonetik atau visual. Namun secara umum, penyebab terbanyak meliputi:

1. Merek Terlalu Mirip dengan yang Sudah Terdaftar

Ini meliputi kemiripan:
• Pelafalan
• Logo atau bentuk grafis
• Struktur kata
• Makna
Contoh umum:
“PERMATAMAS” vs “PERMATA MAS”

2. Merek Mengandung Kata Deskriptif

DJKI melarang pendaftaran nama yang hanya menggambarkan fungsi produk, seperti:
• “Sabun Wangi”
• “Teh Manis”
• “Aqua Mineral”
Karena bukan memiliki karakter pembeda (distinctiveness).

3. Mengandung Unsur Umum (Generic)

Kata yang sudah menjadi nama barang tidak bisa dimonopoli. Contoh:
• “Laptop”
• “Handphone”
• “Susu Bubuk”

4. Mengandung Unsur Pelanggaran Etika atau Hukum

Termasuk:
• Unsur penghinaan
• Unsur pornografi
• Simbol negara seperti Garuda, bendera RI, palang merah

5. Mirip Dengan Nama Tokoh atau Lembaga

Nama publik figur, organisasi internasional, dan institusi tidak dapat didaftarkan tanpa izin resmi.

6. Ada Pihak yang Mengajukan Keberatan (Opposition)

Jika ada pemilik merek sebelumnya mengajukan keberatan, DJKI dapat mengeluarkan usulan penolakan.

Penyebab-penyebab ini penting dipahami karena menjadi dasar penyusunan strategi tanggapan agar peluang diterima tetap besar.

Bagaimana Cara Membuat Tanggapan atas Usulan Penolakan Merek HAKI

Mengajukan tanggapan bukan sekadar menjawab surat penolakan, tetapi menyusun argumentasi hukum yang kuat, logis, dan didukung pembuktian. Prinsipnya mirip legal defense, bukan jawaban biasa.

Berikut langkah penyusunan tanggapan yang ideal dan sesuai standar penilaian DJKI:

1. Membaca dan Memahami Alasan Penolakan

Jangan langsung membalas tanpa memahami konteks legalnya. Identifikasi apakah penolakan berkaitan dengan:
• Persamaan fonetik
• Persamaan visual/logo
• Makna kata
• Kategori barang/jasa
• Unsur deskriptif
• Pelanggaran etika/public policy

2. Melakukan Analisis Perbandingan dengan Merek Pembanding

Jika alasan penolakan adalah persamaan pada pokoknya, pemohon harus membandingkan secara:
Aspek Perbandingan Tujuan
Fonetik Cara melafalkan Menunjukkan perbedaan bunyi
Visual Bentuk tulisan/logo Membuktikan pembeda visual
Konseptual Makna atau asosiasi Menunjukkan konteks berbeda
Kelas NICE Kelas produk Membuktikan target pasar berbeda

3. Menggunakan Dasar Hukum

Argumentasi sebaiknya mengacu pada:
• UU No. 20 Tahun 2016 tentang Merek
• Peraturan Menteri Hukum dan HAM
• Yurisprudensi dan contoh kasus terdahulu (jika ada)
Ini menunjukkan bahwa pemohon memahami aspek legal bukan sekadar opini pribadi.

4. Melampirkan Bukti Pendukung

Bukti dapat berupa:
• Analisis branding
• Surat pernyataan penggunaan merek
• Bukti komersialisasi (etiket produk, invoice, website, marketplace)
• Legal opinion dari konsultan HKI (opsional namun sangat membantu)

5. Menjaga Nada Penulisan yang Formal, Objektif, dan Tidak Konfrontatif

Format ideal isi tanggapan:
1. Pembuka
2. Identifikasi nomor permohonan
3. Menyebut dasar hukum
4. Membantah alasan penolakan dengan argumen dan bukti
5. Kesimpulan dan permohonan evaluasi ulang

6. Mengajukan Melalui Sistem DJKI (Online)

Semua dokumen dikirim melalui akun MEREK.DJKI dan bukan melalui email atau surat biasa.

7. Memastikan Tenggat Waktu Tidak Terlewat

Batas waktu 30 hari bersifat fatal. Jika lewat, permohonan dianggap menerima penolakan.

Dengan mengikuti struktur tersebut, peluang pengajuan tanggapan untuk diterima menjadi lebih besar.

Contoh Surat Tanggapan atas Usulan Penolakan Merek HAKI

Penyusunan surat tanggapan merupakan tahap yang sangat penting dalam proses mempertahankan hak merek. Formatnya harus jelas, runtut, dan mengikuti kaidah penulisan resmi. Meski setiap kasus memiliki karakteristik berbeda, contoh berikut dapat dijadikan acuan dasar penyusunan:

Contoh Format Surat Tanggapan Penolakan Merek

Contoh Format Surat Tanggapan Penolakan Merek
Contoh Format Surat Tanggapan Penolakan Merek

Syarat Membuat Tanggapan atas Usulan Penolakan Merek HAKI

Agar proses pengajuan tanggapan diterima oleh sistem DJKI, beberapa persyaratan administratif dan legal harus dipenuhi. Persyaratan ini bersifat wajib dan berfungsi sebagai validasi bahwa pemohon memiliki kapasitas untuk melakukan pembelaan merek.
Berikut syarat yang harus disiapkan:

1. Surat Tanggapan yang Sah

Dokumen utama berisi jawaban resmi terhadap alasan penolakan yang diterbitkan DJKI. Surat harus ditandatangani oleh:
• Pemohon langsung, atau
• Kuasa resmi (konsultan HKI)

2. Dokumen Identitas Pemohon

Jika perseorangan:
• KTP atau paspor pemohon
Jika badan usaha:
• Akta pendirian perusahaan
• NPWP perusahaan
• Surat kuasa internal (jika diperlukan)

3. Surat Kuasa (Jika Menggunakan Konsultan HKI)

Surat kuasa wajib jika permohonan dikelola oleh perwakilan. Formatnya mengikuti ketentuan resmi DJKI.

4. Bukti Perbandingan atau Pembuktian Lainnya

Termasuk:
• Studi fonetik dan visual
• Bukti penggunaan merek (etiket produk, foto kemasan, marketplace)
• Perbandingan kelas NICE dalam tabel

5. Dokumen Pendukung Tambahan

Opsional tetapi direkomendasikan:
• Pendapat hukum (legal opinion)
• Bukti pendaftaran merek di negara lain (jika ada)
• Sertifikasi brand positioning atau riset pasar

Jika seluruh syarat ini lengkap, sistem DJKI akan memproses permohonan untuk diverifikasi dan dinilai kembali oleh tim pemeriksa substantif.

Biaya Resmi Mengajukan Tanggapan atas Usulan Penolakan Merek HAKI

Mengajukan tanggapan atas usulan penolakan merek HAKI sebenarnya tidak dikenakan biaya apapun. Proses ini sepenuhnya gratis selama tanggapan masih diajukan dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh DJKI, yaitu maksimal 30 hari kalender sejak surat usulan penolakan diterbitkan.

Karena sifatnya merupakan hak pemohon untuk memberikan klarifikasi, argumentasi hukum, atau pembuktian tambahan, pemerintah tidak memungut biaya tambahan pada tahap ini. Pemohon hanya perlu mengunggah dokumen tanggapan melalui akun pemilik merek di sistem DJKI dan memastikan semua dokumen dan dasar hukum telah lengkap.

Meskipun tidak ada biaya resmi dari DJKI, sebagian pemohon tetap memilih menggunakan bantuan konsultan atau kuasa HAKI. Alasannya karena penyusunan tanggapan harus kuat secara hukum dan dapat membantah alasan penolakan yang biasanya cukup teknis, seperti kesamaan pada pokoknya, tidak memiliki daya pembeda, atau bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang Merek.
Dengan kata lain, biaya hanya muncul jika pemohon menggunakan jasa profesional, bukan karena kewajiban dari pemerintah. Namun bila pemohon menyusun dan mengajukan sendiri secara mandiri, maka proses tanggapan tetap sah dan tidak memerlukan biaya sama sekali.

Langkah Mengajukan Tanggapan atas Usulan Penolakan Merek HAKI

Setelah persyaratan lengkap dan surat tanggapan selesai disusun, langkah berikutnya adalah mengirimkan dokumen secara resmi melalui portal merek DJKI.
Berikut alur proses yang berlaku:

1. Login ke Akun DJKI Merek Online
Masuk ke laman resmi DJKI menggunakan akun pemohon atau kuasa merek.

2. Pilih Menu “Daftar Permohonan Merek”
Cari permohonan yang statusnya muncul sebagai “Usulan Penolakan”.

3. Klik Menu “Tanggapi Penolakan”
Sistem akan membuka halaman unggah dokumen.

4. Unggah Dokumen dan Lampiran
Yang harus diunggah:
• Surat tanggapan resmi
• Lampiran pembanding
• Surat kuasa (jika ada)
• Bukti terkait lainnya
Pastikan format file dalam bentuk PDF dengan ukuran sesuai ketentuan.

5. Lakukan Pembayaran Biaya Resmi
Sistem akan otomatis menghasilkan billing code.

6. Submit dan Konfirmasi
Setelah seluruh data terisi dan pembayaran berhasil, klik Submit.

7. Menunggu Evaluasi dari DJKI
Status akan berubah menjadi:
📌 “Dalam Proses Pemeriksaan Ulang”
Proses evaluasi dapat berlangsung beberapa minggu hingga beberapa bulan tergantung kompleksitas kasus dan antrean pemeriksaan.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut secara tertib, peluang merek untuk akhirnya diterima dan mendapatkan sertifikat menjadi jauh lebih besar.

Berapa Lama Proses Mengajukan Tanggapan atas Usulan Penolakan Merek HAKI

Waktu pengajuan pendaftaran merek HAKI tidak langsung selesai dalam hitungan hari. Prosesnya melalui beberapa tahapan resmi dari DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) hingga akhirnya sertifikat terbit.

Secara umum, estimasi waktu prosesnya adalah:
• Pengajuan dan pemeriksaan formalitas: ± 1–2 bulan
• Masa pengumuman publik: 2 bulan
• Pemeriksaan substantif: ± 6–12 bulan
• Penerbitan sertifikat merek: ± 1 bulan setelah dinyatakan lolos

Jika dijumlahkan, maka total proses pendaftaran merek biasanya berjalan sekitar:
➡️ 12 hingga 18 bulan, tergantung kondisi, antrean sistem, dan apakah ada keberatan pihak ketiga.

Jika dalam proses terjadi kendala seperti:
• Ada keberatan (oposisi dari pemilik merek lain)
• Dokumen kurang lengkap
• Merek terlalu mirip dengan yang sudah ada

Maka proses dapat memakan waktu lebih panjang. Karena itu, pemeriksaan merek sebelum daftar sangat dianjurkan untuk menghindari penolakan dan mempercepat waktu penerbitan sertifikat

Bila Tanggapan Merek HAKI Ditolak, Bagaimana?

Tidak semua tanggapan yang diajukan akan diterima. Apabila setelah pemeriksaan ulang DJKI memutuskan bahwa merek tetap tidak memenuhi ketentuan perlindungan, maka status permohonan berubah menjadi Ditolak Permanen.
Namun penolakan ini bukan akhir dari segalanya. Pemohon masih memiliki hak lanjutan sesuai mekanisme hukum dengan dua opsi langkah:

1. Mengajukan Banding ke Komisi Banding Merek (KBM)

Banding diajukan melalui jalur resmi DJKI dengan tujuan meminta peninjauan ulang oleh Komisi Banding Merek. Tahapan ini bersifat formal dan membutuhkan argumen hukum yang lebih kuat dibanding pengajuan tanggapan awal.

Durasi proses banding bisa memakan waktu 6–18 bulan.
Biasanya, opsi ini dipilih jika:
• Merek memiliki nilai ekonomi besar
• Sudah digunakan secara luas
• Terdapat keyakinan kuat bahwa pemeriksaan awal kurang tepat

2. Mengganti Nama Merek dan Mengajukan Permohonan Baru

Jika analisis menunjukkan peluang banding kecil, strategi terbaik adalah:
• Rebranding sebagian atau menyempurnakan identitas merek (modifikasi visual, kata, atau tambahan elemen unik)
• Melakukan searching merek sebelum mendaftar ulang
• Mengajukan permohonan baru melalui sistem DJKI
Strategi ini lebih efisien untuk UMKM atau merek yang belum masuk pasar secara masif.

Rekomendasi Para Praktisi HKI

Dalam praktik, keputusan terbaik ditentukan oleh nilai brand dan analisis peluang hukum. Produk viral, franchise, atau brand yang sudah beredar luas sebaiknya memilih jalur banding agar perlindungan hukum tetap konsisten.
Sementara untuk brand yang masih dalam tahap pengembangan, mendaftar ulang adalah solusi cepat dan ekonomis.

Jasa Pengurusan Tanggapan Merek HAKI Berpengalaman

Menghadapi usulan penolakan merek bukan sekadar membalas surat keberatan dari DJKI. Proses ini memerlukan pemahaman yang tepat mengenai hukum merek, strategi pembuktian, pola pemeriksaan DJKI, serta cara membedakan unsur kesamaan yang dianggap membingungkan secara hukum.

Banyak pemilik usaha yang awalnya mencoba menangani sendiri, namun pada akhirnya memilih bantuan profesional karena penyusunan tanggapan harus bersifat argumentatif, logis, dan berbasis regulasi yang berlaku. Kesalahan kecil dalam pemilihan dasar hukum, struktur kalimat, atau bukti pendukung dapat berdampak pada keputusan akhir: diterima atau tetap ditolak.

Karena itu, sebagian besar pemohon akhirnya memilih menggunakan layanan konsultan atau pendamping resmi merek. Salah satu penyedia layanan yang telah berpengalaman menangani proses ini adalah PERMATAMAS, yang fokus membantu pemilik usaha dalam penyusunan tanggapan hukum secara profesional dan sesuai prosedur DJKI.

Beberapa keuntungan menggunakan layanan profesional seperti PERMATAMAS antara lain:
• Analisis mendalam terhadap penyebab penolakan berdasarkan dokumen resmi DJKI
• Penyusunan argumen berbasis hukum, metode pemeriksaan merek, dan doktrin pelindungan merek
• Pembuatan surat tanggapan formal yang memenuhi standar administratif dan substansi hukum
• Pendampingan mulai dari penyusunan bukti hingga keputusan akhir
• Menghemat waktu, mengurangi risiko kesalahan teknis, dan meningkatkan peluang diterima

Selain itu, pengalaman menangani berbagai kasus serupa menjadi nilai penting karena penyusunan argumen bukan hanya soal menjelaskan, tetapi juga meyakinkan examiner bahwa merek yang diajukan memiliki daya pembeda, tidak menimbulkan kebingungan, dan sah untuk dilindungi sesuai Undang-Undang Merek dan Indikasi Geografis.

Bagi para pelaku usaha yang ingin tetap fokus pada bisnis tanpa harus mempelajari detail teknis hukum kekayaan intelektual, dukungan ini menjadi solusi praktis sekaligus strategis.
Jadi, jika Anda saat ini menerima surat “Usulan Penolakan Merek”, jangan panik atau langsung menyerah. Kesempatan memperjuangkan merek masih terbuka, terutama jika langkah jawabannya tepat, strategis, dan disusun dengan pendekatan yang benar.

Kesimpulan Penolakan Merek HAKI

Usulan penolakan merek HAKI bukan akhir dari proses pendaftaran. Sebaliknya, ini adalah tahapan evaluasi yang masih memberikan ruang bagi pemohon untuk memperjuangkan hak atas mereknya. Dengan memahami alasan penolakan, menyusun tanggapan secara profesional, memenuhi persyaratan administratif, dan mematuhi ketentuan hukum, peluang merek untuk akhirnya mendapatkan sertifikat tetap sangat besar.

Perlindungan merek adalah investasi jangka panjang. Jangan sampai keputusan terlambat, kurang tepat, atau salah strategi membuat identitas usaha Anda hilang atau dimanfaatkan orang lain.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ

1. Apa itu usulan penolakan merek HAKI dari DJKI?

Usulan penolakan merek adalah pemberitahuan resmi dari DJKI yang menyatakan bahwa merek yang diajukan masih bermasalah, misalnya mirip dengan merek lain, tidak memiliki daya pembeda, atau melanggar ketentuan hukum. Pemohon diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan agar pemeriksaan tidak langsung dihentikan.

2. Apakah merek HAKI yang mendapat usulan penolakan berarti sudah pasti ditolak?

Tidak. Usulan penolakan bukan keputusan final. Pemohon memiliki kesempatan untuk memberikan tanggapan dalam waktu maksimal 30 hari kalender sejak surat diterbitkan. Jika argumen dan bukti kuat, merek masih berpeluang diterima.

3. Berapa biaya mengajukan tanggapan atas usulan penolakan merek HAKI ?

Proses pengajuan tanggapan melalui sistem DJKI gratis dan tidak dikenakan biaya. Biaya hanya muncul jika pemohon menggunakan jasa pendamping profesional atau konsultan HAKI.

4. Bagaimana cara menanggapi usulan penolakan merek HAKI yang benar?

Pemohon harus memberikan penjelasan hukum yang logis, menghadirkan bukti pendukung, serta menunjukkan bahwa merek memiliki daya pembeda. Struktur tanggapan harus mengikuti format resmi DJKI agar terbaca profesional dan mudah dievaluasi.

5. Apakah wajib menggunakan jasa merek HAKI?

Tidak wajib. Namun banyak pemohon memilih menggunakan jasa profesional seperti PERMATAMAS untuk memastikan penyusunan argumentasi benar secara hukum, sesuai dengan pola pemeriksaan DJKI, dan meningkatkan peluang merek dinyatakan diterima.

6. Apa yang terjadi jika tanggapan Merek HAKI tetap ditolak?

Jika DJKI menolak meskipun sudah diberikan tanggapan, proses dapat dilanjutkan ke tahapan banding atau keberatan lebih lanjut sesuai mekanisme hukum. Pemilik merek masih memiliki hak untuk memperjuangkan permohonan sebelum keputusan benar-benar final.

 

PERMATAMAS INDONESIA

Jasapendaftaranmerek.com adalah layanan pengurusan pendaftaran merek, sanggah merek, pengalihan merek, banding merek resmi di Indonesia

KONTAK KAMI

Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat

Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

Copyright @ 2023 – Jasa Pendaftaran Merek – Support DokterWebsite.ID