Cara Daftar Merek HAKI Kelas 39 Jasa Logistik Agar Tidak Ditolak DJKI

Cara Daftar Merek HAKI Kelas 39 Jasa Logistik Agar Tidak Ditolak DJKI – Persaingan bisnis logistik, ekspedisi, jasa pengiriman, freight forwarding, kurir, transportasi, hingga pergudangan semakin berkembang. Banyak perusahaan membangun brand sendiri untuk membedakan layanan mereka dari kompetitor dan membangun kepercayaan pelanggan.

Namun, memiliki nama brand yang unik belum cukup. Bagi pelaku usaha jasa logistik, merek juga perlu dipersiapkan untuk mendapatkan perlindungan hukum melalui pendaftaran di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Salah satu hal yang penting diperhatikan adalah pemilihan kelas merek. Dalam Nice Classification 2026, Kelas 39 mencakup jasa transportasi, pengemasan dan penyimpanan barang, serta pengaturan perjalanan. Kelas ini juga mencakup berbagai jasa yang berkaitan dengan pengiriman dan penyimpanan barang.

Kesalahan dalam menentukan kelas, menyusun spesifikasi jasa, atau mengabaikan pemeriksaan merek dapat membuat proses pendaftaran menghadapi kendala. Karena itu, memahami cara daftar Merek HAKI Kelas 39 sejak awal menjadi langkah penting bagi perusahaan logistik.

Melalui PERMATAMAS, pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan mulai dari konsultasi, pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi jasa, persiapan dokumen hingga pengajuan resmi ke DJKI.

Apa Itu Merek HAKI Kelas 39?

Kelas 39 merupakan klasifikasi merek yang terutama digunakan untuk jasa transportasi, pengemasan dan penyimpanan barang, serta pengaturan perjalanan. Jasa dalam kelas ini dapat mencakup transportasi manusia, hewan, maupun barang melalui jalur darat, laut, udara, atau pipa.

Dalam bisnis logistik, Kelas 39 dapat berkaitan dengan berbagai layanan seperti:

  • Jasa pengiriman barang.
  • Jasa kurir.
  • Freight forwarding.
  • Transportasi barang.
  • Distribusi barang.
  • Pergudangan.
  • Penyimpanan barang.
  • Pengemasan barang.
  • Pelacakan kargo untuk keperluan transportasi.
  • Jasa transportasi logistik.

Nice Classification 2026 juga mencantumkan parcel delivery, packaging of goods, freight forwarding, storage of goods, warehousing, transportation logistics, serta locating and tracking of cargo for transportation purposes sebagai contoh jasa dalam Kelas 39.

Karena itu, pemilik bisnis logistik perlu memastikan uraian jasa yang diajukan benar-benar sesuai dengan aktivitas usaha.

Baca Juga  Jasa Daftar Merek HAKI Kelas 16 Kertas, Buku, ATK, dan Produk Percetakan Resmi DJKI

Cara Daftar Merek HAKI Kelas 39 Agar Tidak Ditolak DJKI

Tidak ada metode yang dapat menjamin sebuah permohonan pasti diterima DJKI. Namun, pemohon dapat mengurangi risiko kendala dengan mempersiapkan permohonan secara tepat dan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Berikut tahapan yang dapat dilakukan.

1. Tentukan Nama Merek yang Akan Digunakan

Langkah pertama adalah menentukan nama atau identitas brand yang akan didaftarkan.

Sebaiknya nama tersebut sudah dipilih dengan mempertimbangkan penggunaan jangka panjang, karena mengganti nama brand setelah perusahaan berkembang dapat membutuhkan biaya dan proses yang lebih besar.

Perhatikan beberapa hal seperti:

  • Nama mudah dibedakan.
  • Tidak sekadar menjelaskan jenis jasa secara umum.
  • Tidak memiliki kemiripan yang berpotensi menimbulkan masalah dengan merek lain.
  • Sesuai dengan identitas bisnis.
  • Dapat digunakan untuk pengembangan bisnis ke depan.

Nama yang bagus secara pemasaran belum tentu aman secara hukum. Karena itu, pemeriksaan merek tetap diperlukan sebelum pengajuan.

2. Lakukan Pengecekan Merek Terlebih Dahulu

Sebelum mendaftarkan merek Kelas 39, lakukan pengecekan terhadap merek yang telah terdaftar atau diajukan sebelumnya.

Pengecekan dapat membantu pemohon mengetahui apakah terdapat merek yang memiliki persamaan atau kemiripan dengan nama yang akan digunakan.

Beberapa unsur yang dapat diperiksa antara lain:

  1. Persamaan nama.
  2. Kemiripan susunan kata.
  3. Persamaan atau kemiripan logo.
  4. Kelas yang digunakan.
  5. Jenis jasa yang ditawarkan.
  6. Merek yang telah terdaftar atau diajukan sebelumnya.

Pengecekan awal bukan jaminan bahwa permohonan pasti diterima, karena keputusan terhadap permohonan tetap bergantung pada pemeriksaan yang dilakukan sesuai ketentuan DJKI.

Namun, langkah ini dapat membantu pemohon membuat keputusan yang lebih terinformasi sebelum mengeluarkan biaya dan mengajukan permohonan.

3. Pastikan Jasa Memang Sesuai dengan Kelas 39

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah memilih kelas hanya berdasarkan kata “logistik”.

Padahal, yang perlu diperhatikan adalah jenis jasa yang benar-benar ditawarkan perusahaan.

Kelas 39 mencakup jasa transportasi, pengemasan dan penyimpanan barang, serta pengaturan perjalanan.

Contohnya:

  • Jasa pengiriman paket.
  • Jasa pengangkutan barang.
  • Jasa freight forwarding.
  • Jasa pergudangan.
  • Jasa penyimpanan barang.
  • Jasa pengemasan barang.
  • Jasa transportasi logistik.
  • Jasa pelacakan kargo untuk keperluan transportasi.

Dengan demikian, jangan hanya menuliskan “jasa logistik” tanpa memastikan uraian jasa yang diajukan menggambarkan layanan sebenarnya.

4. Susun Spesifikasi Jasa dengan Tepat

Spesifikasi jasa merupakan bagian penting dalam permohonan merek.

Pemohon perlu menjelaskan jenis jasa yang akan menggunakan merek tersebut secara tepat dan sesuai klasifikasi.

Misalnya, perusahaan menjalankan bisnis pengiriman paket dan freight forwarding. Maka, uraian jasa perlu disusun berdasarkan layanan yang benar-benar diberikan, bukan sekadar menggunakan istilah umum seperti “bisnis logistik”.

Penyusunan yang tepat membantu membuat ruang lingkup jasa yang dimohonkan menjadi lebih jelas.

5. Perhatikan Perbedaan Kelas 39 dengan Kelas Lain

Tidak semua aktivitas perusahaan logistik berada di Kelas 39.

Nice Classification memberikan batasan terhadap jasa yang masuk dan tidak masuk Kelas 39. Misalnya, iklan untuk bisnis transportasi termasuk Kelas 35, jasa asuransi selama pengangkutan termasuk Kelas 36, sedangkan pemeliharaan dan perbaikan kendaraan termasuk Kelas 37. Penyimpanan data elektronik juga termasuk Kelas 42, bukan Kelas 39.

Karena itu, jika sebuah perusahaan memiliki beberapa jenis layanan, analisis kelas perlu dilakukan berdasarkan masing-masing aktivitas.

Contoh Jasa yang Termasuk Kelas 39

Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa contoh jasa yang berkaitan dengan Kelas 39.

Baca Juga  Jasa Pendaftaran Merek Senjata Api

Jasa Pengiriman

  • Pengiriman paket.
  • Pengiriman barang.
  • Jasa kurir.
  • Pengiriman barang melalui pesanan.
  • Distribusi barang.
  • Pengiriman dokumen tertentu.
  • Delivery barang.

Jasa Logistik

  • Transportation logistics.
  • Freight forwarding.
  • Freight brokerage.
  • Pengangkutan barang.
  • Transportasi barang.
  • Pelacakan kargo untuk keperluan transportasi.
  • Pengaturan transportasi.

Jasa Pergudangan

  • Warehousing.
  • Storage of goods.
  • Penyimpanan barang.
  • Penyewaan gudang.
  • Penyewaan kontainer penyimpanan.
  • Penyimpanan bagasi.
  • Jasa penyimpanan tertentu.

Jasa Pengemasan

  • Packaging of goods.
  • Wrapping of goods.
  • Bottling services.
  • Pengemasan sebelum pengiriman.

Contoh-contoh tersebut mengacu pada daftar jasa Kelas 39 dalam Nice Classification 2026.

Cara Daftar Merek HAKI Kelas 39 Jasa Logistik Agar Tidak Ditolak DJKI
Cara Daftar Merek HAKI Kelas 39 Jasa Logistik Agar Tidak Ditolak DJKI

Siapa yang Sebaiknya Mendaftarkan Merek Kelas 39?

Pendaftaran Merek HAKI Kelas 39 dapat dipertimbangkan oleh berbagai jenis usaha yang menyediakan jasa transportasi dan logistik.

Contohnya:

  • Perusahaan ekspedisi.
  • Jasa kurir.
  • Perusahaan logistik.
  • Freight forwarder.
  • Perusahaan trucking.
  • Jasa pengiriman barang.
  • Perusahaan transportasi.
  • Perusahaan pergudangan.
  • Warehouse dan fulfillment center.
  • Jasa distribusi barang.
  • Penyedia jasa pengemasan.
  • Perusahaan transportasi barang.
  • Penyedia layanan pelacakan kargo.

Baik perusahaan baru maupun perusahaan yang sudah memiliki banyak pelanggan dapat melakukan pengecekan dan mempersiapkan pendaftaran merek sesuai kebutuhan bisnis.

Mengapa Merek Jasa Logistik Perlu Didaftarkan?

Dalam industri logistik, pelanggan sering mengenali perusahaan berdasarkan nama brand. Ketika sebuah perusahaan dikenal karena pelayanan cepat, keamanan barang, jaringan distribusi, dan ketepatan waktu, brand tersebut dapat menjadi aset bisnis yang bernilai.

Pendaftaran merek dapat memberikan hak eksklusif atas merek setelah terdaftar sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Beberapa manfaatnya antara lain:

  • Melindungi identitas brand.
  • Memperkuat posisi bisnis.
  • Mengurangi risiko sengketa merek.
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan.
  • Mendukung ekspansi perusahaan.
  • Memperkuat nilai komersial brand.
  • Menjadi bagian dari aset tidak berwujud perusahaan.

Karena itu, pendaftaran merek sebaiknya dipertimbangkan sejak perusahaan mulai membangun identitas bisnis.

Dokumen yang Umumnya Dibutuhkan

Setelah nama dan kelas ditentukan, langkah berikutnya adalah mempersiapkan dokumen pendaftaran.

Secara umum, data yang perlu dipersiapkan antara lain:

  • Identitas pemohon.
  • Nama merek.
  • Logo merek apabila digunakan.
  • Tanda tangan pemohon.
  • Data perusahaan atau usaha sesuai kebutuhan.
  • Daftar jasa yang akan didaftarkan.
  • Uraian atau spesifikasi jasa.
  • Dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan DJKI.

Kelengkapan data sebelum pengajuan dapat membantu mengurangi kesalahan administratif.

Kesalahan yang Dapat Menimbulkan Kendala Saat Mendaftar Merek Kelas 39

Agar proses pendaftaran lebih terarah, pemilik usaha perlu menghindari beberapa kesalahan umum.

Tidak Melakukan Pengecekan Merek

Langsung mengajukan merek tanpa melakukan pengecekan dapat meningkatkan risiko menemukan merek yang memiliki persamaan atau kemiripan pada tahap pemeriksaan.

Salah Menentukan Kelas

Perusahaan logistik dapat memiliki beberapa aktivitas bisnis. Jangan menentukan kelas hanya berdasarkan nama perusahaan.

Spesifikasi Jasa Tidak Sesuai

Uraian jasa harus menggambarkan kegiatan yang benar-benar ditawarkan kepada pelanggan.

Menganggap Semua Bisnis Digital Masuk Kelas 39

Bisnis logistik yang memiliki aplikasi atau sistem digital tetap perlu melihat jenis jasa yang ditawarkan. Penyimpanan data elektronik, misalnya, termasuk Kelas 42, bukan Kelas 39.

Menganggap Bukti Pengajuan Berarti Merek Sudah Terdaftar

Bukti penerimaan permohonan berbeda dengan sertifikat merek. Setelah pengajuan, permohonan masih mengikuti tahapan pemeriksaan sesuai ketentuan.

Apakah Jasa Logistik Bisa Mendaftarkan Lebih dari Satu Kelas?

Bisa saja, apabila perusahaan memiliki beberapa jenis barang atau jasa yang memang berada pada klasifikasi berbeda dan kebutuhan perlindungannya mengharuskan pendaftaran pada kelas tambahan.

Sebagai contoh, perusahaan logistik dapat memiliki layanan transportasi yang berkaitan dengan Kelas 39, tetapi juga menjalankan aktivitas lain yang masuk kelas berbeda.

Baca Juga  Jasa Pendaftaran Merek HAKI Kelas 11 Peralatan Dapur Resmi

Karena itu, penentuan kelas sebaiknya dilakukan berdasarkan jenis kegiatan bisnis dan ruang lingkup jasa yang ingin dilindungi, bukan sekadar jumlah layanan yang dimiliki perusahaan.

Kapan Sebaiknya Mendaftarkan Merek Jasa Logistik?

Pendaftaran merek sebaiknya dipersiapkan ketika perusahaan sudah menentukan nama brand dan jenis jasa yang akan ditawarkan.

Tidak perlu menunggu sampai perusahaan memiliki ribuan pelanggan untuk mulai memikirkan perlindungan merek.

Semakin awal proses perencanaan dilakukan, semakin mudah perusahaan menyusun strategi penggunaan brand, menentukan kelas, mengecek merek, dan mempersiapkan dokumen.

Mengapa Menggunakan Jasa Daftar Merek Kelas 39?

Bagi pemilik usaha, menentukan kelas dan menyusun spesifikasi jasa dapat menjadi bagian yang cukup teknis.

Menggunakan pendampingan profesional dapat membantu proses menjadi lebih terstruktur, terutama dalam:

  • Konsultasi kelas merek.
  • Pengecekan awal nama merek.
  • Analisis jenis jasa.
  • Penyusunan spesifikasi jasa.
  • Pemeriksaan dokumen.
  • Persiapan permohonan.
  • Pengajuan melalui sistem DJKI.
  • Pendampingan proses administrasi.

Namun, pendampingan tidak berarti dapat menjamin permohonan pasti disetujui. Keputusan akhir tetap mengikuti proses pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku.

Jasa Daftar Merek HAKI Kelas 39 Bersama PERMATAMAS

Mendaftarkan merek jasa logistik bukan hanya tentang mengisi data permohonan. Pemilik usaha perlu memastikan nama merek, kelas, spesifikasi jasa, dan dokumen telah dipersiapkan dengan tepat.

Kelas 39 mencakup berbagai jasa transportasi, pengemasan, penyimpanan barang, serta pengaturan perjalanan. Dalam konteks logistik, kelas ini dapat mencakup jasa seperti pengiriman paket, freight forwarding, pergudangan, penyimpanan barang, dan transportasi logistik.

PERMATAMAS siap membantu Jasa Daftar Merek HAKI Kelas 39 mulai dari konsultasi, pengecekan merek, analisis kelas, penyusunan spesifikasi jasa, persiapan dokumen hingga pengajuan resmi ke DJKI.

Jika Anda memiliki bisnis ekspedisi, jasa kurir, logistik, freight forwarding, transportasi barang, pergudangan, fulfillment, distribusi, atau jasa pengiriman, konsultasikan kebutuhan merek Anda bersama PERMATAMAS.

Pastikan kelas dan spesifikasi jasa disiapkan dengan tepat sejak awal agar proses pendaftaran merek dapat berjalan lebih terarah dan sesuai ketentuan yang berlaku.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ Merek HAKI Kelas 39 Jasa Logistik

1. Apa itu Merek HAKI Kelas 39?

Merek HAKI Kelas 39 merupakan kelas merek yang mencakup berbagai jasa di bidang transportasi, pengemasan, penyimpanan barang, pengiriman, pergudangan, serta pengaturan perjalanan. Untuk bisnis logistik, pemilihan Kelas 39 perlu disesuaikan dengan jenis jasa yang benar-benar ditawarkan.

2. Jasa logistik termasuk Merek Kelas 39?

Ya. Berbagai layanan logistik seperti pengiriman barang, freight forwarding, ekspedisi, transportasi barang, pergudangan, penyimpanan dan pelacakan kargo dapat masuk dalam Kelas 39 sesuai spesifikasi jasanya.

3. Siapa yang perlu mendaftarkan merek Kelas 39?

Pemilik usaha ekspedisi, perusahaan logistik, jasa kurir, freight forwarding, transportasi barang, pergudangan, distribusi dan layanan terkait dapat mempertimbangkan pendaftaran mereknya pada Kelas 39.

4. Apa saja contoh jasa yang dapat didaftarkan pada Kelas 39?

Beberapa contoh layanan yang termasuk Kelas 39 antara lain:

  • Jasa pengiriman dan penyerahan barang
  • Jasa ekspedisi dan kurir
  • Freight forwarding
  • Pergudangan dan penyimpanan barang
  • Transportasi dan pelacakan kargo

5. Bagaimana cara daftar Merek HAKI Kelas 39 agar tidak ditolak DJKI?

Langkah awalnya adalah menentukan nama merek, melakukan penelusuran merek, menentukan kelas dan spesifikasi jasa yang tepat, menyiapkan dokumen, kemudian mengajukan permohonan melalui sistem resmi DJKI. Tidak ada metode yang dapat menjamin permohonan pasti diterima, tetapi pemeriksaan dan persiapan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko masalah dalam proses pendaftaran.

6. Apa kesalahan yang sering terjadi saat mendaftarkan merek jasa logistik?

Kesalahan yang sering terjadi antara lain tidak melakukan penelusuran merek terlebih dahulu, memilih kelas yang tidak sesuai, membuat uraian jasa terlalu umum, serta tidak memperhatikan potensi kemiripan dengan merek yang sudah terdaftar atau diajukan.

7. Apakah perusahaan logistik bisa mendaftarkan merek di lebih dari satu kelas?

Bisa, apabila bisnis tersebut memang menyediakan layanan yang masuk ke beberapa kelas berbeda. Penentuan kelas tambahan harus didasarkan pada jenis barang atau jasa yang benar-benar digunakan atau ditawarkan oleh bisnis.

8. Berapa biaya daftar Merek HAKI Kelas 39?

Biaya pendaftaran merek bergantung pada ketentuan tarif resmi yang berlaku serta kategori pemohon. Selain biaya resmi, apabila menggunakan jasa konsultan, terdapat biaya jasa pendampingan yang besarnya bergantung pada layanan yang diberikan.

9. Berapa lama proses pendaftaran Merek Kelas 39?

Proses pendaftaran merek tidak selesai hanya dengan pengajuan. Permohonan akan melalui tahapan pemeriksaan sesuai prosedur DJKI, sehingga waktu sampai merek memperoleh status terdaftar dapat berbeda tergantung proses pemeriksaan dan kondisi permohonan.

10. Mengapa menggunakan jasa konsultan untuk pendaftaran merek Kelas 39?

Konsultan dapat membantu melakukan pengecekan awal, menentukan kelas dan uraian jasa, mempersiapkan dokumen, mengajukan permohonan serta membantu memantau proses pendaftaran. Pendampingan dapat membantu pemilik usaha memahami tahapan pendaftaran dengan lebih terarah.

Jasa-Izin-PIRT
Jasa-Izin-PIRT

PERMATAMAS INDONESIA

Jasapendaftaranmerek.com adalah layanan pengurusan pendaftaran merek, sanggah merek, pengalihan merek, banding merek resmi di Indonesia

KONTAK KAMI

Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat

Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

Copyright @ 2023 – Jasa Pendaftaran Merek – Support DokterWebsite.ID